Global News Indonesia
Menu
Standardisasi dan Sertifikasi Produk KUMKM Diperlukan Agar Jadi Usaha yang Berkelanjutan dengan Skala yang Lebih Besar - RA Suhardani Bustanil Arifin Raih Mahakarya Budaya dari MURI - Di Hadapan Mahasiswa UIN Walisongo, Rano Karno Bicara Strategi Bisnis Millenial - Perkuat Ekspor Indonesia, BNI Rangkul Mitra Bisnis di Singapura - Kemenkop dan UKM Perkuat Pengawasan Koperasi Melalui Peningkatan IT - OASE Bersama Kemenkop dan UKM Sinergi Program Pemberdayaan Masyarakat di Malaka - BNI Pertahankan Keunggulan Layanan Trade Finance - Marketing Bagian Penting Pemasaran Produk KUKM - Kepedulian Pemda diharapkan untuk Majukan Koperasi - Menteri Puspayoga Launching Desa Terang 2018 di Lampung

2018, Rumah Zakat Gandeng Tiga Kementrian Bangun 1.234 Desa Berdaya di 34 Provinsi

Februari 28, 2018 | news


JAKARTA:(Globalnews.id)- Rumah Zakat menjalin kerja sama dengan tiga kementerian Republik Indonesia untuk pembangunan 5.323 Desa Berdaya di tahun 2023. Untuk tahun 2018, ditargetkan berdiri 1.234 Desa Berdaya di 34 Provinsi.

Adapun ketiga kementerian tersebut adalah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo berharap dengan adanya Desa Berdaya bisa berdampak pada penurunan kemiskinan masyarakat desa. “Kami siap mendukung program Desa Berdaya, Program ini sudah jalan dan bagus dengan konsep yang sudah jelas,” ujarnya, di Jakarta Rabu (28/2).

Sedangkan CEO Rumah Zakat, Nur Efendi mengatakan, kerja sama ini menjadi wujud komitmen Rumah Zakat untuk mendukung program pemerintah dalam upaya pembangunan desa.
Ia menjelaskan, saat ini salah satu konsentrasi dari Pemerintah Indonesia adalah melakukan pembangunan Desa Tertinggal dan Desa Berkembang untuk akhirnya menjadi Desa Mandiri.

Rumah Zakat juga memiliki program Desa Berdaya yang didanai oleh zakat, infak dan sedekah (ZIS). Program tersebut bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam rangkaian pembangunan desa yang sedang dilakukan pemerintah. Ia berharap dengan kolaborasi ini, pembangunan desa bisa dengan cepat terwujud.

Desa berdaya merupakan program pemberdayaan dalam cakupan wilayah desa, melalui pendekatan terintegrasi yaitu program capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiap-siagaan bencana dengan target tumbuh dan berkembangnya kelembangaan lokal yang berdaya untuk mengatasi permasalahan sendiri serta berkolaborasi dengan pihak lain terutama pemerintah desa.

Saat ini, Rumah Zakat membina 1.056 Desa Berdaya di 172 kota/kabupaten di 21 provinsi. Setiap desa punya keunikan potensi dan sumberdaya. Oleh karena itu Rumah Zakat menggagas forum desa berdaya. Melalui forum tersebut, diharapkan para pemuda pelopor di pedesaan bisa saling berbagi dan berkolaborasi untuk memberdayakan desanya.

Forum desa berdaya juga diharapkan bisa menjadi penghubung komunitas desa dengan pemerintah lokal dan nasional. “Kami targetkan Rumah Zakat dapat membina 1.234 desa berdaya di 34 provinsi di tahun 2018, jadi di semua provinsi ada desa berdaya binaan Rumah Zakat,” ujarnya.(jef)

Related For 2018, Rumah Zakat Gandeng Tiga Kementrian Bangun 1.234 Desa Berdaya di 34 Provinsi