Global News Indonesia
Menu
Tahun 2020 diyakini jadi era kebangkitan brand lokal Indonesia - Optimalisasi Perekonomian Domestik Jadi Tumpuan Pertumbuhan Ekonomi - Kemenkop dan UKM Genjot Potensi Daerah Tasikmalaya - BNI Hong Kong Promosikan Investasi dan Ekspor Indonesia - Dipimpin Kemenkop dan UKM, Stakeholders Selaraskan Strategi Nasional Pengembangan UMKM - ICEE Indonesia 2019, Gairahkan Pasar Elektronik Indonesia Menuju Industri 4.0 di Segmen Consumer Electronics - Kemenkop dan UKM Rumuskan Formula Tepat Sistem Pelayanan Publik - BNI Ajak Pegawai Cerdas Tangani Sampah - Kemenkop dan UKM Siap Bangun Rumah Produksi Bersama buat UMKM di Destinasi Wisata Labuan Bajo NTT - Menkop dan UKM Bersama Stafsus Presiden Bahas Pengembangan Produk UMKM

2020 Suku Bunga KUR Turun Jadi 6 Persen, Plafon Kredit Naik Jadi Rp 190 Triliun

November 12, 2019 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Pemerintah menurunkan suku bunga KUR dari 7 persen menjadi 6 persen efektif mulai 1 Januari 2020. Kebijakan ini diharapkan mempercepat pertumbuhan UMKM sejalan dengan akan diterbitkannya RUU Cipta Lapangan Kerja.

Penurunan bunga KUR juga diikuti dengan kenaikan plafon KUR dari Rp140 triliun pada 2019 menjadi Rp190 triliun pada 2020. Plafon KUR akan ditingkatkan bertahap hingga Rp325 triliun pada 2024. Peningkatan plafon KUR mikro dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta per debitur. 

Adapun plafon KUR perdagangan yang semula Rp100 juta naik menjadi Rp200 juta. Sedangkan KUR mikro sektor produksi tidak dibatasi. 

“Kebijakan KUR ini diharapkan memang akan memberikan dampak pertumbuhan UMKM karena di tengah ekonomi global yang sedang lesu sekarang, titik berat pertumbuhan memang akan didorong di sektor UMKM,” kata Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, usai Rakor Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM di Kantor Menko Perekonomian, Selasa (12/11). 

Dikemukakan Teten, model pembiayaan KUR untuk usaha mikro akan memudahkan kerja Kementerian Koperasi dan UKM untuk melembagakan usaha mikro yang jumlahnya mencapai 60 juta unit. 

Menteri juga mengharapkan para pelaku UMKM membentuk badan hukum yang berbentuk koperasi untuk memudahkan melakukan pembinaan, pemberdayaan untuk akselerasi penyaluran KUR. 

Pemerintah akan terus menggenjot penyaluran KUR bagi sektor produksi seperti perikanan, perkebunan, peternakan dan mengembangkan sektor pariwisata.(jef)

Related For 2020 Suku Bunga KUR Turun Jadi 6 Persen, Plafon Kredit Naik Jadi Rp 190 Triliun