Menu
Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Semester I 2020, Ada Perlambatan Namun Tetap Komitmem pada Nasabah - Menhub Saat Buka PSN : Ayo Kayuh Sepedamu - Program Padat Karya Ditjen Hubdat Sampai 23 September Serap 3.919 Orang - Program Padat Karya Kemenhub dilaksanakan dengan Utamakan Prtotokol Kesehatan - KemenkopUKM Kembangkan UMKM Pariwisata KEK Likupang, Minahasa Utara - Konsisten Dukung Pengembangan Pariwisata Daerah, Angkasa Pura I Raih Penghargaan Indonesia CSRxPKBL Award 2020 - Terdampak Pandemi, MenkopUKM Dorong Petani Kopi Bentuk Koperasi - Kementerian Koperasi dan UKM Raih BMN Award 2020 - KemenkopUKM Dorong UKM Manfaatkan Peluang Ekspor ke Pasar Eropa - Nikmati Petang di KM Dorolonda, PELNI Gelar Virtual Tour

30 Perusahaan Raih Insurance Market Leaders Award 2020

Agustus 28, 2020 | ekbis

Jakarta:(Globalnews.id)- Media Asuransi memberikan penghargaan Market Leaders Award 2020 kepada 30 perusahaan asuransi terbesar di Indonesia, yakni 15 perusahaan asuransi jiwa dengan pendapatan premi terbesar di tahun 2019 dan 15 perusahan asuransi umum dengan premi bruto terbesar 2019.

Penghargaan diserahkan kepada 30 perusahaan asuransi umum dan asuransi jiwa ini, dilakukan secara virtual melalui channel you tube TVAsuransi. Jumat, 28 Agustus 2020. Ini merupakan penyelenggaraan Market Leaders Award yang kedua, semenjak Media Asuransi mengadakan acara tahunan ini pada tahun lalu.

Sebelum prosesi awarding, Media Asuransi menghadirkan Mohammad Feriadi selaku Presiden Direktur PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) selaku guest speaker. Dalam kesempatan itu Mohammad Feriadi ‘Succes Story JNE Menjadi Market Leader dan Bagaimana Bertahan di Tengah Disrupsi Digital dan Pandemi Covid-19’.

Sementara itu Mucharor Djalil selaku pimpinan Lembaga Riset Media Asuransi
(LRMA) menjelaskan, yang merupakan lembaga di bawah Media Asuransi, melakukan kajian selama 7 tahun (2013-2019) terhadap Laporan Keuangan Publikasi 15 perusahaan asuransi jiwa terbesar berdasarkan pendapatan preminya dan 15 perusahaan asuransi umum terbesar berdasarkan preminya. “15 perusahaan asuransi jiwa terbesar menguasai sekitar 80 persen pasar asuransi jiwa Indonesia, sedang 15 perusahaan asuransi umum terbesar menguasai setidaknya 65 persen pasar asuransi umum Indonesia,” katanya di sela-sela acara virtual awarding.

Dia tambahkan, Media Asuransi memberikan award ini sebagai penghargaan terhadap
kerja keras dalam membesarkan perusahaan-perusahaan asuransi tersebut. “Pengaruh 15 perusahaan asuransi jiwa terbesar dan 15 perusahaan asuransi umum terbesar ini, sangat besar terhadap industri asuransi Indonesia. Perusahaan-perusahaan asuransi ini merupakan market
leader berdasar pendapatan premi untuk asuransi jiwa dan premi bruto untuk asuransi umum,” kata Mucharor Djalil.

Berdasar kajian Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA), dampak pertumbuhan
ekonomi yang rendah ini langsung dirasakan industri asuransi di Indonesia. Di tahun 2019, asuransi jiwa hanya mencatat pertumbuhan pendapatan premi sebesar 4,07 persen sedang premi bruto industri asuransi umum tumbuh 15,00 persen.

Kajian itu dilakukan berdasar data 69 perusahaan dari 72 asuransi umum, di luar data lima perusahaan asuransi umum syariah full fledged, sedang tiga perusahaan belum mempublikasikan neraca keuangannya sampai artikel ini naik cetak. Untuk asuransi jiwa, kajian dilakukan atas data 50 perusahaan asuransi jiwa, di luar lima perusahaan asuransi jiwa syariah full fledged, dan empat perusahaan asuransi jiwa yang belum mempublikasikan neraca keuangannya sampai artikel ini naik cetak.

Hasil kajian LRMA menunjukkan bahwa Premi Bruto industri asuransi umum di
tahun 2019 tumbuh 15,00 persen year on year (yoy), dari Rp56,18 triliun di tahun 2018 menjadi Rp64,62 triliun pada 2019.

Dalam periode ini, pertumbuhan premi bruto para market leaders, yakni 15 perusahaan asuransi umum terbesar berdasar premi bruto 2019, sebesar 20,10 persen yoy. Yakni tumbuh dari Rp35,30 triliun di tahun 2018 menjadi Rp42,40 triliun di tahun 2019.

Sementara itu untuk industri asuransi jiwa, pertumbuhan Pendapatan Premi 15
perusahaan market leaders asuransi jiwa tercatat sebesar 1,28 persen, yakni dari Rp137,52 triliun di tahun 2018 menjadi Rp139,34 triliun pada 2019. Lebih rendah dibanding pertumbuhan pendapatan premi industri asuransi jiwa yang 4,07 persen, yakni dari Rp167,96 triliun pada 2018 menjadi Rp174,80 triliun di tahun 2019.

Sekarang bagaimana pengaruh market leaders ini terhadap keseluruhan industri asuransi jiwa. Walau hanya 15 perusahaan dari total 50 perusahaan yang datanya diolah (sekitar sepertiga), para market leaders ini ternyata benar-benar menjadi penguasa pasar karena memiliki market share sebesar 79,71 persen di tahun 2019. Sementara itu untuk asuransi umum, 15 perusahaan terbesar dari 73 perusahaan yang datanya diolah (hampir
seperlima) ini menguasai 65,62 persen market share tahun 2019. (jef)

15 Market Leaders Asuransi Umum Indonesia 2020

1. PT Asuransi Sinar Mas

2. PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)

3. PT Asuransi Astra Buana

4. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Tbk

5. PT Asuransi Central Asia

6. PT Asuransi Bangun Askrida

7. PT Asuransi Adira Dinamika, Tbk

8. PT Asuransi Wahana Tata

9. PT Sompo Insurance Indonesia

10. PT Asuransi Multi Arta Guna, Tbk

11. PT Asuransi Simas Insurtech

12. PT Asuransi MSIG Indonesia

13. PT BRI Asuransi Indonesia

14. PT Asuransi Tokio Marine Indonesia

15. PT Lippo General Insurance, Tbk

15 Market Leaders Asuransi Jiwa Indonedia 2020

1. PT Prudential Life Assurance

2. PT Asuransi Simas Jiwa

3. PT Asuransi Allianz Life Indonesia

4. PT AIA Financial

5. PT Indolife Pensiontama

6. PT Capital Life Indonesia

7. PT AXA Mndiri Financial Services

8. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia

9. PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha

10. PT Asuransi BRI Life

11. PT BNI Life Insurance

12. PT Panin Dai-ichi Life

13. PT Asuransi Jiwa Sequis Life

14. PT Astra Aviva Life

15. PT Sun Life Financial Indonesia. (***)

Related For 30 Perusahaan Raih Insurance Market Leaders Award 2020