Global News Indonesia
Menu
Muslimpreneur Dinilai Cocok Bagi Wirausaha Baru Generasi Millenial - Terkait Dugaan Kecurangan di Berbagai TPS Saat Pemilu. APDI Minta KPU, Bawaslu,  DKPP serta Polri Berlaku Tegas - Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) Gunakan Slipform Paver dari Wirtgen Group - Hindari Bentrok dan Perpecahan Bangsa. APDI Minta Masyarakat Tunggu Hasil Keputusan Real Count KPU - Sukses Masuki Pasar Pesantren, Koperasi Mantan Napi Terorisme Siap Rambah Pasar Online - Sektor Garam Rakyat pun Kini Berhak Mendapatkan KUR - Kemenkop dan UKM Gandeng Dekranas Tingkatkan Kualitas Produk Perajin UMKM - Kemenkop dan UKM Perkuat Ketahanan Bisnis KUKM Hadapi Bencana - Kopsis dan Kopma Bisa Jadi Laboratorium Tumbuhnya Koperasi dan Wirausaha Baru - Koperasi Masa Kini Tak Bisa Lagi Andalkan Bantuan Pemerintah

ADS-B Buatan Dalam Negeri Siap Masuk Pasar Domestik dan Global

Maret 15, 2017 | ekbis
dok kemenhub

dok kemenhub

JAKARTA:(Globalnews.id)- Industri dirgantara nasional patut bangga, kini alat untuk mengetahui lokasi pesawat terbang saat mengudara, produksi dalam negeri atau Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) sudah teruji, dan siap masuk pasar domestik maupun global..

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan sertifikat uji tipe Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) milik PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (INTI). Dengan adanya sertifikat tersebut, maka ADS-B milik INTI telah laik digunakan di Indonesia.

ADS-B sendiri merupakan teknologi pengawasan untuk mengetahui lokasi pesawat terbang saat mengudara. ADS-B dioperasikan oleh petugas dari Air Traffic Control.

“Ads-B membanggakan ya, karena alat navigasi sekarang kita gunakan dari Perancis, Rusia, dan sebagainya. Kita sudah melewati barrier entry, dari pengguna menjadi pembuat. Makanya saya dorong Airnav menggunakan ADS-B milik INTI,” ujar Budi Karya di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Budi Karya juga menekankan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk memanfaatkan ADS-B tersebut. Ke depan, dirinya berharap Indonesia dapat mengekspor teknologi ADS-B.”Secara ekonomis, ada indsutri baru. Sekarang kan kita bisa ekspor kereta. Nantinya kita mendorong ekspor alat itu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, saat ini sudah terpasang 30 ADS-B di wilayah Indonesia. Menurut dia, ADS-B buatan dalam negeri akan melampaui teknologi negara lain.

“Pemberian sertifikat ini dilakukan setelah ADS-B ini lolos dari pengujian yang dilakukan sejak tahun 2012 di Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Husein Sastranegara Bandung,” tandas Agus. (jef)

Related For ADS-B Buatan Dalam Negeri Siap Masuk Pasar Domestik dan Global