Menu
Perlu Sinergi antar Pelaku Usaha dengan Regulator Agar Industri Jasa Logistik Bisa Survive - Angkasa Pura I Tetap Lakukan Investasi Namun Selektif Sesuai Kebutuhan - MenkopUKM Fokus Siapkan Koperasi Percontohan di Sektor Pangan - Agar Mampu Jadi Kekuatan Ekonomi, Koperasi Diarahkan Dikelola Secara Modern - MenkopUKM Siapkan Model Bisnis Koperasi Pangan Mirip Korporasi - Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, BNI Syariah Gelar ELSYA MES Goes To Campus - Per September 2020, Realisasi Program PEN Melalui LPDB-KUMKM Capai Rp1 Triliun - Akses Pasar Terbuka Luas, KemenkopUKM Latih Pengrajin Anyaman untuk Dorong Ekspor Produk - Bank DKI Raih Penghargaan Infobank Awards 2020 - *Masalah Likuiditas Koperasi Jadi Pemicu Rush Money*

Ajak Pelaku UMKM dan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan, Sekretaris Kemenkop dan UKM Bagikan Masker Gratis

Mei 15, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(Globalnews.id)- Sebagai upaya dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta mematuhi protokol kesehatan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) membagikan masker gratis kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun masyarakat. Pembagian masker gratis tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan di kawasan jalan Setia Budi, Jakarta Selatan.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan mengatakan, pembagian masker tersebut dilakukan, karena masih banyak ditemui masyarakat maupun para pedagang di kawasan tersebut yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker.

“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk memberikan kepastian dengan mengikuti protokol kesehatan. Masker ini wajib dipakai tidak bisa tidak, untuk kepentingan bersama,” tegas Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, di Jalan Setia Budi, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2020).

Menurut Rully, memakai masker adalah salah satu protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh pelaku UMKM dan masyarakat, ketika berada diluar rumah, untuk memutus penularan virus corona atau Covid-19. Apalagi, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih diberlakukan di DKI Jakarta.

“Memakai masker adalah bagian protokol kesehatan. Masih banyak masyarakat yang belum menyadari tentang pentingnya masker. Selain itu, masyarakat belum semuanya mampu menyediakan masker secara jumlah yang cukup,” katanya.

Ia berharap dengan distribusi langsung masker ke pelaku UMKM dan masyarakat tersebut, maka akan tumbuh kesadaran tentang manfaat, fungsi maupun peran menjaga kesehatan. Rully mengaku, pandemi Covid-19 merupakan masalah bersama dan dibutuhkan kerjasama untuk mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Yang paling penting mengajak masyarakat untuk peduli bahwa masalah wabah ini masalah bersama. Harus diatasi bersama dengan keikhlasan. Mentaati peraturan, mentaati protokol kesehatan dan tetap produktif menjalankan usahanya,” ujarnya.

Rully Indrawan menjelaskan, pihaknya mendukung penuh agar perekonomian masyarakat segera pulih, namun tetap menjaga kesehatan. Menurutnya, masker yang diberikan merupakan produk dari UMKM di Indonesia.

“Kami Kemenkop dan UKM mendukung agar ekonomi masyarakat tetap pulih dan kesehatan tetap terjaga. Ini yang dibagikan produksi UMKM. UMKM untuk UMKM dan Indonesia,” tambahnya.

Ia mengaku akan terus berkeliling untuk membagikan masker gratis maupun alat pelindung diri kepada pelaku UMKM, masyarakat, petugas medis, klinik maupun layanan kesehatan.

Para pedagang dan masyarakat menyambut baik upaya pembangian masker gratis yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM. Seperti yang disampaikan Ibu Lilis, yang berjualan menu buka puasa di jalan Setia Budi, Jakarta Selatan.

“Terima kasih pak. Kebetulan masker saya sudah lama tidak diganti,” katanya sambil melayani pembeli jelang buka puasa. (jef)

Related For Ajak Pelaku UMKM dan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan, Sekretaris Kemenkop dan UKM Bagikan Masker Gratis