Menu
Pelaku UMKM Mulai Merasakan Manfaat Program PEN - Transaksi Kartu Kredit BNI Syariah Wajib Pakai Pin - Stok Darah Menipis, PMI Ajak Donor Darah sesuai Protokol Kesehatan Aman - Band Kotak Siap ' All Out' dalam konser Penggalangan Dana bagi 1000 Pekerja Seni Terdampak Covid-19 - HUT BNI, Pegawai dan Serikat Pekerja BNI Membagikan 146.000 Paket Sembako - MenKopUKM Ingin KSPPS BMT BUS Rembang Fokus Garap Sektor Pertanian dan Kelautan - MenKopUKM Dorong KSPPS Fastabiq Khoiro Ummah Pati Naik Kelas Ke Level Nasional - Paket LumApps Essentials Bisa Digunakan Gratis hingga 30 September 2020. - Antisipasi Krisis Pangan, MenKopUKM Dorong Koperasi Pangan Diperkuat - Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, MenKopUKM Serahkan Restrukturisasi Pembiayaan LPDB KUKM ke KSP KUD Mintorogo Demak

Anti Ribet, Bank DKI Wujudkan Digital Island di Kepulauan Seribu

September 25, 2019 | ekbis

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wasdi menyaksikan pengguna KJP di Jakgrosir Kepulauan Seribu

KEPULAUAN SERIBU:(GLOBALNEWS.ID)-Masyarakat yang saat ini sudah mulai melek teknologi menjadikan gaya hidup juga bergeser, salah satunya melalui penggunaan layanan perbankan. Kehadiran digital banking juga menawarkan kelebihan lain sehingga membuat transaksi keuangan menjadi lebih cepat, aman, nyaman, dan mudah. Hal ini yang coba diwujudkan Bank DKI bersama Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan Digital Island pada ranah transaksi keuangan di Kepulauan Seribu.

Pada tanggal 22 September 2019, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan Jakgrosir yang di dukung oleh Bank DKI dan Perumda Pasar Jaya di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu. Beliau mengatakan, “masalah yang selama ini dihadapi masyarakat Kepulauan Seribu adalah harga bahan kebutuhan pokok lebih mahal dibanding daratan Jakarta karena biaya transportasi yang tinggi.Dengan adanya Jakgrosir, ia berharap masalah disparitas harga dapat dituntaskan,

”Program Digital Island coba di wujudkan Bank DKI melalui penyediaan sistem pembayaran cashless di JakGrosir yang merupakan fasilitas perkulakan pertama di Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi mengatakan, “Untuk mewujudkan digital island di Pulau Seribu, Bank DKI menyediakan fasilitas Electronic Data Capture (EDC) sebagai solusi pembayaran non tunai menggunakan kartu ATM untuk berbelanja serta menikmati harga +/- 30% lebih murah di banding sebelum kehadiran JakGrosir dan Bank DKI. Para pemegang kartu KJP Bank DKI, Lansia, Kartu Pekerja, PHL/PPSU juga dapat menikmati barang kebutuhan pokok lebih murah”.

Dengan kehadiran JakGrosir dan Bank DKI, masyarakat Kepulauan Seribu akan lebih terlayani dan menikmati harga yang sama dengan harga di Jakarta. Lebih rendahnya harga suplai barang yang diterima oleh pedagang diharapkan diikuti dengan harga yang lebih murah dan stabil di tingkat konsumen.

Untuk mendukung transaksi keuangan para pedagang Perumda Pasar Jaya di JakGrosir, Bank DKI juga menyediakan produk Tabungan Monas Bisnis Perkulakan. Melalui Tabungan Monas Bisnis Perkulakan, para pedagang di lingkungan Perumda Pasar Jaya memiliki kemudahan untuk bertransaksi di Perumda Pasar Jaya seperti JakGrosir dan Mini DC Perumda Pasar Jaya. Selain itu, para pedagang juga memiliki kemudahan untuk mendapatkan pinjaman dari Bank DKI untuk modal usaha dalam bentuk fasilitas aflopend ataupun Pinjaman Rekening Koran.

Sebagai informasi, Bank DKI bersama dengan Pemprov DKI Jakarta telah memiliki program Digital Island di Kepulauan Seribu yaitu program inklusi keuangan untuk membudayakan cashless transaction masyarakat Kepulauan Seribu. Pada program ini, Bank DKI menyediakan 86 mesin EDC di 8 pulau, 300 merchant JakOne Mobile, 12 agen Laku Pandai serta 11 mesin ATM di 7 Pulau. Harapannya, masyarakat Kepulauan Seribu maupun pengunjung wisatawan di mudahkan dalam bertransaksi pada layanan perbankan.(jef)

tags:

Related For Anti Ribet, Bank DKI Wujudkan Digital Island di Kepulauan Seribu