Global News Indonesia
Menu
Kemenkop UKM dan Gojek Kerja Sama Pelatihan Kewirausahaan - Menkop dan UKM Resmikan Kampung Ramadhan 2019 - Tren Ekonomi Kolaborasi Sesuai dengan Marwah Koperasi - Prospek Berkarir di Industri Syariah Cukup Bagus - Kemenkop dan UKM Targetkan 25 Ribu IUMK Melalui OSS - BTN AKAN AMBIL ALIH MAYORITAS SAHAM PNMIM, RUPST BTN menyetujui perubahan pengurus bank dan pembagian dividen sebesar 20% - Koperasi Siap Belajar Sistem Pengawasan dari Bank Dunia dan OJK - Kemenkop dan UKM Targetkan Semua Konsultan PLUT-KUMKM Miliki Sertifikat - Kemenkop dan UKM Dukung Peternak Sapi Bangun Industri Pupuk dan Gas - Koperasi di Indonesia Alami Lompatan Besar

Bantu Korban Bencana, BNI Ajak Psikolog Beri Pertolongan Pertama Psikologi Pascabencana

Oktober 12, 2018 | news

Jakarta: (Globalnews.id)- Masa tanggap darurat pasca bencana gempa bumi, tsunami, dan tanah bergerak di Palu dan sekitarnya dimanfaatkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk membantu penyembuhan kejiwaan korban bencana di kalangan karyawan dan keluarganya. BNI juga memberikan bantuan yang sama untuk para korban bencana di kota-kota lain di luar Palu yang juga terkena dampak bencana serupa, termasuk di Parigi.
Untuk itu konsultasi psikologi di Palu, BNI menggandeng psikolog dari Lembaga Konsultan Psikologi Iradat. Adapun untuk korban bencana di Parigi dan sekitarnya, BNI bekerja sama dengan Tim Lembaga Wahana Visi Indonesia, Dinas Kesehatan, Psycholog Bakti Husada, serta Sekretaris Kabupaten Parigi.


BNI membuka masa konsultasi psikologi di Palu selama 6 hari, mulai tanggal 8 Oktober 2018 hingga 13 Oktober 2018. Para karyawan atau anggota keluarganya berkesempatan memperoleh kesempatan konsultasi yang disiapkan 8 jam per hari. Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Jumat (12 Oktober 2018).
Kiryanto menuturkan, pada masa-masa pasca bencana, korban sangat membutuhkan pertolongan pertama untuk memulihkan dampak psikologi akibat kejutan setelah bencana (psycological first aid). Kehadiran para psikolog yang diundang BNI diharapkan akan menjadi dukungan sosial dan psikososial yang sangat diperlukan para korban pasca bencana.


“Warga Palu akan membutuhkan teman untuk diajak bicara, mendengarkan keluhan dan memenuhi kebutuhan dasar, untuk membantu pemulihan psikologinya hingga kembali ke kondisi normal,” ujarnya.
Animo karyawan dan keluarganya untuk mengikuti konsultasi ini cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh tingginya kesadaran para warga korban bencana akan kesehatan kejiwaan mereka agar dapat kembali beraktivitas lebih maksimal. Khusus untuk Parigi, terdapat 500 korban Bencana Gempa yang memanfaatkan layanan konsultasi psikologi yang dilaksanakan di alun-alun Parigi.


BNI juga mengirimkan para relawan untuk membantu berbagai upaya pemulihan pascabencana pada masa tanggap darurat. Para relawan merupakan karyawan-karyawan BNI yang berasal dari daerah-daerah bebas bencana.(jef)

Related For Bantu Korban Bencana, BNI Ajak Psikolog Beri Pertolongan Pertama Psikologi Pascabencana