Menu
DUKUNG THE NEW NORMAL, BTN AJAK PENGEMBANG BANGUN RUMAH RAKYAT - MONITORING TRANSPORTASI LAUT JELANG LEBARAN 2020, PELABUHAN DI BALIKPAPAN AMAN DAN TERKENDALI -   BNI Syariah Ajak Masyarakat untuk Bijak Bertransaksi di Masa Pandemi - Sambut Idul Fitri, ASDP Bagikan 3.671 Paket Sembako Bagi Masyarakat Sekitar Pelabuhan di 9 Provinsi - Kemenkop dan UKM Libatkan Komunitas untuk Distribusikan Masker Kain Bagi Pedagang - Tumbuh 2,8 Persen, IPC Catatkan Laba 2019 Sebesar Rp 2,5 T - Wujudkan _Covid Safe BUMN_, BNI Hi-Movers Sisihkan THR Rp 130,2 Miliar untuk Tangkal Virus - _PLAY_ ! Siaran PUPR TV Mengudara di Kanal Resmi KemenPU - INFINIX BERBAGI DENGAN PARA ANAK YATIM DI JAKARTA, MELALUI PROGRAM #INFINIXCARE - Gandeng Blibli.com, Kementerian Koperasi dan UKM Luncurkan KUMKM Hub

Batasi Transaksi Tunai di Transportasi Publik, Pengguna JakLingko bisa Top Up Saldo dengan JakOne Mobile

April 17, 2020 | ekbis

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)-Sejalan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, Bank DKI menghimbau nasabah yang masih harus bepergian menggunakan transportasi publik untuk menghindari kontak fisik selama berada di area transportasi publik dan mengurangi transaksi tunai, seperti saat ingin melakukan top up JakCard/JakLingko yang biasanya dilakukan dengan menukarkan uang tunai.

Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (13/04).

Herry menyampaikan pemilik kartu JakLingko dan JakCard tidak perlu khawatir karena bisa top up menggunakan aplikasi JakOne Mobile menggantikan uang tunai. “Lebih cepat, lebih praktis lebih mudah dan pastinya lebih aman apalagi disaat pandemik Covid-19” ujar Herry terus mengimbau nasabah untuk melakukan transaksi secara non tunai.

“Untuk melakukan top up JakCard/JakLingko, nasabah cukup login pada aplikasi JakOne Mobile di smartphone, pilih opsi isi ulang JakCard, tempel JakCard di belakang smartphone dan tap pilihan ‘tempel kartu”, pilih nominal pengisian kemudian pilih sumber dana (dari uang elektronik JakOne Pay atau rekening tabungan.”, tutur Herry.

Sebagaimana diketahui, sejak 24 Maret 2020, Layanan transaksi top up hingga pembelian kartu di seluruh halte akan dihentikan oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Ini berarti seluruh pelanggan diwajibkan untuk memastikan memiliki kartu JakCard dengan saldo yang memadai ketika sampai di halte. Hal ini dapat dipermudah dengan melakukan top up JakCard & JakLingko melalui JakOne Mobile.

Sebagai informasi, JakOne Mobile merupakan aplikasi layanan keuangan digital yang terdiri mobile banking dan uang elektronik yang dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan sehari-hari pada beragam merchant yang bekerjasama dengan Bank DKI. Nasabah juga dapat melakukan transaksi transfer antar rekening ataupun antar bank, pembayaran berbagai tagihan dan belanja di e-commerce dengan menggunakan JakOne Mobile dari rumah.

Bank DKI juga mengajak nasabah dan seluruh lapisan masyarakat untuk turut membantu para korban Covid-19 dan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19. “Dana ini nantinya akan dipergunakan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19. Mari kita sebarkan kebaikan bersama dengan berbagi sesama melalui Bank DKI Peduli dengan rekening 101.20.12345.5 dan 701.07.00003.0 untuk rekening Bank DKI Syariah”, tutup Herry.(jef)

tags:

Related For Batasi Transaksi Tunai di Transportasi Publik, Pengguna JakLingko bisa Top Up Saldo dengan JakOne Mobile