Global News Indonesia
Menu
OASE Bersama Kemenkop dan UKM Sinergi Program Pemberdayaan Masyarakat di Malaka - BNI Pertahankan Keunggulan Layanan Trade Finance - Marketing Bagian Penting Pemasaran Produk KUKM - Kepedulian Pemda diharapkan untuk Majukan Koperasi - Menteri Puspayoga Launching Desa Terang 2018 di Lampung - Kemenkop dan UKM Gelontorkan Bantuan WP di Wilayah Perbatasan NKRI - KWSG Optimalkan Pelayanan Berbasis Digitalisasi - Lewat Pengawasan Perkuat dan Jaga Marwah Koperasi di Banyumas - Provinsi Kalsel, Kalbar dan Jatim Raih Terbaik dalam Pendataan Koperasi - Bank BTN Luncurkan BTN House Price Index (BTN HPI)

Berkat Asian Games ke 18, Omzet Smesco Indonesia Naik 110,8 Persen

Agustus 27, 2018 | koperasi dan ukm

JAKARTA: (Globalnews.id)- Perhelatan Asian Games ke 18 yang sudah berjalan delapan hari ini benar-benar dimanfaatkan oleh Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP – KUKM) untuk mempromosikan produk unggulan UKM dari berbagai daerah yang ditampilkan di Smesco Indonesia. Terbukti banyak dari atlet ataupun official dari peserta Asian Games yang mampir ke Smesco untuk belanja produk UKM.

Direktur Utama LLP-KUKM, Emilia Suhaimi, mengaku senang dengan respon positif dari atlet, official ataupun suporter terhadap produk-produk yang dipajang di Smesco Indonesia. Sudah banyak produk-produk UKM yang dibeli oleh delegasi dari berbagai negara. Hal ini menandakan pilihan panitia penyelenggara (Inasgoc) memilih Smesco sebagai salah satu destinasi wisata belanja dari peserta Asian Games tidak salah.

Emilia menyatakan adanya Asian Games mampu mendongkrak omzet dan penjualan dari produk UKM di Smesco Indonesia. Selama lima hari pelaksanaan Asian Games omzet tercatat naik tajam hingga lebih dari 110,8 persen atau 2-3 kali lipat. Diharapkan banyaknya delegasi atlet atau official peserta Asian Games yang berbelanja di Smesco Indonesia dapat menjadi sarana promosi produk UKM ke berbagai negara.

“Pertumbuhan omzet month to month 110,8 persen. Itu dari tanggal 19 sampai 24 Juli. Untuk tanggal yang sama di bulan Agustus 2018,” kata Emilia saat ditemui di Smesco Indonesia, Jakarta, Minggu (26/8).

Meskipun senang, Emilia mengaku perlu ada upaya bersama meramaikan Smesco. Dia mengaku kepedulian Dinas Koperasi dan UKM dari berbagai daerah dianggap belum optimal. Hal itu ditunjukkan dengan kurang cepatnya respon mereka untuk mempercepat sirkulasi produk-produk UKM yang habis atau hampir habis. Hal ini membuat promosi produk unggalan dari daerah-daerah yang paling banyak diminati oleh buyer menjadi terkendala.

“Dinas koperasi kurang sadar, padahal ini (Smesco Indonesia) sangat membantu produk unggulan UKM dari daerahnya, tapi mereka kurang serius dan ogah-ogahan. Seolah-olah ini sebagai kerja tambahan bagi mereka, terutama dari Daerah Sulawesi Utara,” ucap dia.

Disisa waktu Asian Games yang tinggal beberapa hari lagi, Emilia berharap peran dan komitmen pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UKMnya dapat lebih ditingkatkan. Produk UKM yang mereka titipkan di Smesco Indonesia ini menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha di daerah untuk mengembangkan produknya ke pasar ekspor.

“Daerah kurang peduli untuk mendorong barang-barang yang udah habis untuk segera dikirim ke sini. Padahal Smesco ditunjukan menjadi wisata belanja bagi mereka para Atlet dan official,” pungkasnya. (jef)

Related For Berkat Asian Games ke 18, Omzet Smesco Indonesia Naik 110,8 Persen