Menu
Firman Rendi: Banpres Produktif Merupakan Energi Baru Bagi Usaha Saya - 36 Perusahaan Raih Predikat Best Insurance 2020 - LPDB-KUMKM Amankan Uang Negara Senilai Rp6,8 Miliar - Ekosistem Digital Bantu Percepatan Penanganan Covid-19 - MenkopUKM Perkuat Kemitraan Koperasi Dengan TaniHub Dalam Menyerap Hasil Pertanian - MenkopUKM Resmikan Logo Baru LPDB, Wujudkan Layanan Berkualitas - MenkopUKM: Transformasi Digital Koperasi Harus Dipercepat - Optimalkan Pemulihan Perekonomian Masyarakat Melalui Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Gandeng Kejari Kota Bandung - MenkopUKM Dorong Petani Bangun Korporatisasi Petani Melalui Koperasi - KemenkopUKM: Banpres Produktif Harus Tepat Sasaran, Pencairan dan Pemanfaatan

BRI Life Berbagi Melalui Gerakan ‘Sejuta Masker Untuk Indonesia’ dalam Menangkal Virus Corona

Februari 27, 2020 | news

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)-Virus Covid-19 atau dikenal sebagai Corona Virus, mulai mewabah di Wuhan sejak bulan November tahun 2019. Tercatat, Jumlah korban bertambah setiap harinya dan sampai saat ini telah merenggut lebih dari 2000 nyawa, sementara 75.000 orang lainnya telah terjangkit.

Palang Merah Indonesia (PMI) menginisiasi gerakan “Sejuta Masker Untuk Indonesia” sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona. Melalui gerakan ini, PMI mengajak semua pihak untuk berkontribusi melindungi Indonesia dengan menyediakan satu juta masker dan cairan antiseptik.

BRI Life turut berpartisipasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan BenihBaik.com melalui gerakan Sejuta Masker Untuk Indonesia, guna mengantisipasi masuknya Virus Corona di Indonesia, melalui sebuah aksi nyata gerakan pengadaan 1 juta boks masker dan sabun antiseptik.

Ketua Umum PMI, Muhammad Jusuf Kalla menegaskan,“Kita harus selalu siap apabila virus ini masuk ke Indonesia sama halnya seperti negara lain, serta kita harus membantu pemerintah secara prefentif dalam memitigasi pengaruh dari virus Corona tersebut”.

Jusuf Kalla menambahkan, “Hingga saat ini masih belum ditemukan cara pengobatanya, namun penularan virus bisa dicegah dengan menggunakan masker dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat”.

Sangatlah beralasaan, jika Indonesia harus menyatakan kesiagaan sedini mungkin terhadap penyebaran virus ini, karena Singapura dengan jumlah bandara dan pelabuhan laut yang lebih sedikit dari Indonesia, sudah memberikan warning terhadap penyebaran wabah virus corona yang mungkin dibawa oleh orang yang datang ke Singapura.

“Sementara Indonesia, dengan jumlah bandara internasional dan pelabuhan yang lebih banyak, tentu memiliki tingkat bahaya lebih besar dari Singapura” tutur Jusuf Kalla.

Untuk itu, PMI dan BenihBaik.com beserta BRI Life serta perusahaan pendukung lainnya, bekerja sama dalam pengadaan satu juta boks masker, juga sabun antiseptik yang membutuhkan dana mencapai Rp 100 miliar, guna mendukung gerakan “Sejuta Masker Untuk Indonesia”.

Kepala Divisi Corporate Secretary BRI Life, Hardy Nurhadi, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa; “BRI Life menyambut baik niat mulia PMI, sebagai sebuah organisasi dalam bidang sosial kemanusiaan terbesar di Indonesia dengan kiprahnya yang menjangkau seluruh pelosok Indonesia, dalam program “Sejuta Masker Untuk Indonesia”.

“Kami berharap melalui gerakan ini, BRI Life bersama Palang Merah Indonesia yang bekerjasama dengan Benihbaik.com, dapat turut memberikan andil nyata bagi masyarakat Indonesia dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona yang saat ini tengah menjadi isu hangat di belahan dunia”, ujar Hardy.

Penggalangan dana untuk gerakan “Sejuta Masker untuk Indonesia” akan berlangsung selama tiga bulan, dan masker yang dibeli dari dana yang terkumpul akan segera didistribusikan di daerah yang berpotensi terdampak Virus Corona, antara lain Batam, Manado, Jawa, Sumatera, Kalimantan Utara dan daerah lain di Indonesia.((jef)

Related For BRI Life Berbagi Melalui Gerakan ‘Sejuta Masker Untuk Indonesia’ dalam Menangkal Virus Corona