Menu
BNI Syariah Bersama Universitas Padjajaran Gelar Talkshow Edukasi Pengelolaan Keuangan Syariah - Begini Cara Ikuti Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Jakarta - Sukses Gelar JD.ID Loyalty Festival 2020, JD.ID Berikan Apresiasi Kepada Seluruh Pelanggan - Bencana Sulut dan Jabar: Berlanjut, Bantuan BNI untuk Korban Banjir - MenKopUKM dan MenParekraf Optimalkan Kolaborasi di 5 Destinasi Super Prioritas - KemenKopUKM Dukung Peningkatan Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan dengan Usaha Besar - Miliki kontak dengan Banyak Orang di Lingkungan Relatif Tertutup, DPP ORGANDA Himbau Pemerintah Berikan Priotas Vaksin Kepada Pengemudi Angkutan Umum - KemenKopUKM Tata Struktur Organisasi Baru Menuju Koperasi Modern Serta UMKM Berdaya Saing dan Naik Kelas - MenKopUKM Kebangkitan KUMKM Menjadi Kunci Pemulihan Ekonomi - Kelola Aset, Taspen Percayakan pada Kustodian BNI

BUMDes Siap Bentuk dan Libatkan Koperasi

Januari 16, 2017 | koperasi dan ukm
Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga bertemu dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjodjo, di Jakarta Senin (16/1/2017) Dalam pertemuan tersebut Mendes menegaskan BUMDes siap mendukung dan melibatkan koperasi yang sudah ada (existing) dalam pembangunan desa dan mendirikan koperasi jika dalam satu desa belum ada koperasinya.

Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga bertemu dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjodjo, di Jakarta Senin (16/1/2017) Dalam pertemuan tersebut Mendes menegaskan BUMDes siap mendukung dan melibatkan koperasi yang sudah ada (existing) dalam pembangunan desa dan mendirikan koperasi jika dalam satu desa belum ada koperasinya.

JAKARTA:(Globalnews.id)-Meski nantinya tidak berbentuk koperasi, namun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan mendukung koperasi desa yang sudah ada (existing), bahkan siap mendirikan koperasi jika di desa tersebut belum terbentuk koperasi.

“Nantinya sinergi antara BUMDes dengan koperasi  akan terus berjalan, misalnya suatu desa yang sudah maju dengan sejumlah unit usaha, maka perlu disinergikan dengan koperasi yang sudah ada. Kalau belum ada koperasi, kita akan bentuk koperasi,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, di Jakarta Senin (16/1).

Dalam hal ini BUMDes bisa memiliki unit usaha yang bekerjasama dengan koperasi. “Jadi misal nanti kalau desa sudah terintegrasi ada kebutuhan angkutan, lalu ada koperasi angkutan, sehingga sinergi koperasi dengan BUMDes,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi merencanakan tidak akan membentuk BUMDes dalam bentuk koperasi, melainkan dikelola dalam bentuk holding dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang memadai.

Nantinya sebanyak 75.000 BUMDes akan dikelola oleh masyarakat desa yang keuntungannya untuk membangun desa. Sementara itu, koperasi merupakan unit usaha yang dimiliki anggota, tetapi pembagian hasilnya hanya untuk kesejahteraan anggota.

Eko memberi contoh, BUMNDes yang berhasil yaitu BUMDes desa Ponggok, Kec Polanharjo Kab Klaten, dimana sudah berhasil mengembangkan wisata air umbul Ponggok.

Klaten, tempat yang sangat terkenal dan banyak diburu oleh para pecinta traveller. Umbul Ponggok Klaten adalah obyek wisata air berupa sumber mata air alami yang sangat jernih dengan dihiasai bebatuan karang serta  ikan hias di dalamnya. Tempat yang memiliki view sangat keren ini sangat cocok untuk kita senorkling, berenang, serta diving.

Dengan air yang sangat jernih dan dilengkapi keindahan yang tiada duanya kita bisa mengabadikan moment tersebut dalam subuah foto yang bakal kita kenang. “Nah disana pengelolaan unit unitnya dilakukan oleh koperasi, bahkan sudah didirikan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) disana,” katanya..(jef)

Related For BUMDes Siap Bentuk dan Libatkan Koperasi