Menu
Dukung Penanganan Covid-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi Melalui Bank DKI Peduli - BNI Syariah Catat Transaksi Mobile Banking Selama COVID-19 Naik Signifikan - LPDB-KUMKM Beri Pinjaman Rp50 M Bantu UMKM Mitra Kospin Jasa di Masa Pandemi Corona - Kemenkop dan UKM Ajak KUMKM Indonesia Produksi Masker Kain - Berharap Warga DKI dan Daerah Lain Segera Hidup Normal dan Sehat,DRD DKI Dukung Kebijakan Gubernur Anies Berlakukan PSBB di Jakarta - Kemenkop dan UKM Lakukan Pelantikan Pejabat Sesuai Protokol Covid-19 - Pemulihan Ekonomi Nasional Sangat Bergantung Pada Keberhasilan Pencegahan Covid 19 - Laba Bersih BNI Februari 2020 Meningkat 22,3% Jadi Rp 2,58 Triliun - Ringankan Beban Masyarakat, BNI Syariah Salurkan Bantuan 5,7 Ton Beras ke Ojek Online dan Pedagang - Menkop dan UKM Harap 8 Langkah Mitigasi Bisa Bawa Dampak Ekonomi Positif bagi Pelaku KUMKM

Cara Kemenkop dan UKM Putus Penyebaran Virus Corona

Maret 20, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan sejumlah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19. Meski hingga saat ini belum ada satu pun pegawai yang dinyatakan positif terjangkit virus mematikan tersebut.

Upaya ini mulai dari pengecekan kesehatan dan suhu tubuh bagi seluruh pegawai bekerja sama dengan tim medis dari poliklinik Kemenkop dan UKM, menyiapkan hand sanitizer di setiap lantai, hingga sarapan pagi untuk menambah daya tahan tubuh pegawai.

“Diharapkan ini upaya kita mencegah penyebaran lebih jauh lagi dan kita ingatkan untuk menjaga kesehatan daya tahan tubuh,” kata Sekretaris Kemenkop dan UKM Prof Rully Indrawan di Kemenkop dan UKM di Jakarta, belum lama ini.

Penanganan penyebaran virus corona yang dilakukan di seluruh lingkungan kerja Kemenkop dan UKM berlaku juga di dua Badan Layanan Umum (BLU), yakni Lembaga Layanan Pemasaran KUKM, dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM.

“Dalam kondisi saat ini kita perlu lebih meningkatkan perhatian kita, karena kalau kita kena berdampak ke semua. Jadi dari kita saling mengingatkan satu sama lain, yang tugas di rumah pun tetap menjaga kesehatan dan produktivitasnya,” ungkapnya.

Prof Rully bersama petugas medis dari Poliklinik Kemenkop dan UKM sejak pagi meninjau seluruh ruangan untuk memastikan pegawai yang masuk kerja dalam kondisi sehat. Ia juga meninjau kesiapan klinik untuk melayani pegawai yang sakit, maupun mengecek angkutan jemput pegawai.

“Kita dengan tim kesehatan juga berkunjung ke ruangan-ruangan untuk mengecek, meminta kabar dari mereka tentang kesehatan mereka. Bagi yang kurang enak badan coba kita bantu dengan penanganan pertama klinik sudah siap untuk itu,” ujar Prof Rully.

“Kemudian tadi juga di cek tentang angkutan jemputan kalau kekurangan kita tambah lain supaya terhindar dari kontak fisik untuk penumpang umum. Ini salah satu upaya kita untuk mencegah dari persoalan itu,” pungkasnya.

Dalam melakukan peninjauan tersebut, Prof Rully memberi semangat kepada pegawai Kemenkop dan UKM baik yang bekerja di kantor, maupun di rumah. Ia mengingatkan ke semua pegawai untuk terus waspada terhadap penyebaran virus corona.

“Tentu saja karyawan kita untuk didorong mereka lebih bersamangat dengan kondisi dan semua juga harus waspada, hati-hati dan kita juga mau tahu juga untuk teman-teman yang bekerja di rumah juga apakah sudah di manage dengan baik oleh temen-temen eselon II dan tadi yang penting mereka memiliki perasaan bahwa tidak sendirian menghadapi masalah ini,” kata Prof Rully.

Dokter poliklinik Kemenkop dan UKM Dr Nitty Aidha mengatakan kunci pencegahan penyebaran virus corona terletak pada personal hygiene. “Jadi kita harus sering cuci tangan. Jadi kalau pulang aktivitas di luar langsung pulang ke rumah langsung mandi, cuci tangan ganti baju,” papar Dr Nitty Aidha.

“Kemudian bagi yang beraktifitas di luar bagi yang tidak WFH diharapkan 50 tahun ke bawah tidak mengalami gejala lagi sakit, dia sehat secara fisik. Kemudian yang di WFH diharapkan tetap bekerja di rumah tetapi diimbau tidak keluar rumah,” tambahnya.

Dr Nitty Aidha bersama tim medis menyiapkan obat-obatan dan masker bagi pegawai yang menunjukkan gejala sakit. “Kita siapkan hand sanitizer juga, kemudian bagi pegawi yang sakit, tidak fit silahkan untuk berobat. Jadi tidak usah ditahan sehari dua-hari, kalau merasa tidak fit langsung berobat ke poliklinik,” imbuh dia.(jef)

Related For Cara Kemenkop dan UKM Putus Penyebaran Virus Corona