Arsip Kategori: ekbis

Dampak Tahun Politik Minim, 2024 Industri Properti Makin Moncer

Jakarta:(Globalnews.id)- Bisnis properti di tahun 2024 diprediksi akan semakin moncer. Salah satu buktinya tahun politik ternyata tidak berpengaruh negatif pada sektor properti di tanah air.

Hal tersebut mengemuka dalam acara Citra Swarna Group Media Luncheon 2024 dengan tema “Membaca Peluang Ekspansi Bisnis Property Tahun 2024” yang digelar di Hutan Kota by Plataran, Kamis, 29 Februari 2024.

Hadir dalam acara ini Komisaris Utama Citra Swarna Group (CSG), Komisaris Utama CSG, Petrus Padmardjo; Direktur Sales & Marketing CSG Felicia Simon; dan Senior Vice President (SVP) Non-Subsidized Mortgage Division BTN Mochamad Yut Penta.

Felicia mengungkapkan bahwa tahun 2023 pendapatan Citra Swarna Group meningkat 39 persen, dari target Rp600-an miliar, ternyata terealisasi Rp900-an miliar. “Tahun ini kami menetapkan target pendapatan Rp1,1 triliun. Target ini diluar pendapatan dari akuisisi commercial building” jelasnya.

Felicia menuturkan, sumber pendapatan terbesar CSG masih dari proyek landed residential, baik yang sedang berjalan maupun yang baru.

Menurutnya, tahun ini CSG tidak hanya fokus pada pengembangan rumah dan ruko, tapi juga pada bisnis lain. CSG telah mengakuisisi pembelian Siantar City Square, di Pematang Siantar, commercial building di Palembang, dan penjajakan di wilayah Jawa Timur.

“Ekspansi CSG juga akan dilakukan ke wilayah Medan, Bogor, Palembang, Balikpapan, ditambah satu di Jabodetabek,” ujarnya.

Sementara untuk proyek perumahan CSG di kawasan Karawang, Bogor dan Serang, pengembangannya juga tidak berhenti di lahan yang dikuasai. “Ekspansi CSG ini adalah strategis bisnis sebagai pengembang properti skala nasional,” tuturnya.

Terkait bank lahan, Felicia mengatakan, saat ini CSG memiliki land bank sebanyak 300 hektar yang jumlahnya dipastikan akan terus bertambah. “Angkanya dinamis ya, akan terus bertambah, total saat ini kami meniliki 300 hektar,” jelasnya

Hingga saat ini KPR mesih menjadi pilihan utama para konsumen CSG dibanding cara pembelian lainnya seperti cash keras dan kredit developer. Dari sisi pembeli, mayoritas adalah mereka yang baru pertama memiliki rumah, hanya sedikit yang membeli untuk investasi. “99 persennya pembeli memilih menggunakan KPR,” jelasnya.

Sementara Senior Vice President (SVP) Non-Subsidized Mortgage Division BTN Mochamad Yut Penta mengatakan, prospek properti di tahun 2024 akan sangat menjanjikan dimana secara demografi Indonesia sangat menjajikan.

“Di Indonesia setiap tahunnya ada sekitar 800 ribu keluarga baru yg perlu rumah, jadi kita strong ya, basic-nya dari segi demografi industri properti kita kuat,” jelas Penta.

Menurutnya, industri properti di Indonesia kondisinya masih tetap stabil. Di saat ekonomi naik turun, industri properti tetap tumbuh. Saat pertumbuhan ekonomi negatif, industri properti turun tapi tetap positif. “Tetapi saat ekonomi naik tinggi, industri properti naik tapi tidak terlalu tinggi alias stabil,” jelasnya.

Penta menambahkan, potensi bagi bisnis properti ke depan masih relatif besar. Saat ini, angka backlog perumahan mencapai 9,9 juta keluarga yang belum memiliki rumah. (Jef)

Berkonsep Futuristik dan Ramah Lingkungan, BNI Hadirkan Gedung Baru di IKN

Jakarta: (Globalnews.id)- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

BNI akan menghadirkan gedung BNI di IKN yang ditujukan untuk menjawab berbagai kebutuhan layanan perbankan di Ibu Kota masa depan Indonesia tersebut.

Perseroan secara resmi melakukan groundbreaking pembangunan gedung BNI di Mini Financial Center yang ada di IKN pada tanggal 29 Februari 2024.

Proses groundbreaking dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Bambang Susantono, didampingi oleh Direktur Utama BNI Royke Tumilaar.

Hadir juga jajaran Direksi BNI dalam groundbreaking tersebut, Direktur Wholesale & International Banking BNI Silvano Winston Rumantir, Direktur Institutional Banking BNI Muhammad Iqbal, dan Direktur Technology & Operations BNI Toto Prasetio.

Royke mengatakan, pembangunan gedung BNI di IKN ini menjadi bentuk proaktif perseroan dalam mendukung pemerintah dalam pengembangan IKN.

“Pembangunan gedung BNI ini merupakan langkah nyata kami untuk mewujudkan cita-cita pembangunan IKN. Kami optimis gedung BNI ini akan menjadi awal terbentuknya ekosistem perbankan di sini,” ungkap Royke.

Berlokasi di area Mini Financial Center dengan luas lahan sekitar 9.000 meter persegi, gedung BNI di IKN akan memfasilitasi layanan perbankan smart-digital dengan desain bangunan yang futuristik namun tetap ramah lingkungan.

Hal ini sejalan dengan komitmen BNI untuk menjadi pionir dalam menyediakan layanan perbankan yang efisien dan ramah lingkungan.

Konsep Smart City IKN yang juga dipegang oleh BNI menekankan pentingnya adopsi teknologi cerdas dalam setiap aspek kehidupan di wilayah tersebut.

Dengan pendekatan smart people, smart governance, smart infrastructure, smart environment, smart economy, dan smart society, BNI bertujuan membangun sebuah ekosistem yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di IKN.

Rencananya, gedung BNI di IKN tersebut akan mengusung konsep blended with nature yang diwujudkan dalam desain yang mengikuti kontur tanah, merespons sungai yang mengalir di tapak, dan memaksimalkan vegetasi alami pada lahan untuk menghadirkan bangunan yang modern dengan tetap menyatu pada konteks alam sekitarnya.

Lebih lanjut Royke mengatakan, kehadiran gedung BNI di IKN ini juga menjadi bukti nyata hadirnya ekosistem layanan digital di Kawasan IKN.

“Tentu banyak potensi bisnis yang akan lahir di IKN. Kami ingin menjadi bank milik negara yang lebih dulu menjawab potensi pertumbuhan bisnis tersebut,” pungkasnya. (Jef)

62 Produk Unitlink dengan Imbal Hasil Terbaik 2022-2023

Jakarta:(Globalnews.id)-Produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau yang lebih dikenal dengan unitlink masih akan menarik bagi generasi muda, meskipun pendapatan premi unitlink pada 2022-2023 mengalami penurunan.

Direktur Utama PT Media Asuransi Indonesia Mucharor Djalil dalam sambutannya pada acara Media Suransi Unitlink Award 2024 di Jakarta, Kamis (29/2/2024) mengatakan bahwa selama dua tahun, yaitu 2022 dan 2023 produk unitlink mengalami penurunan pendapatan preminya.

Mucharor mengungkapkan, produk Regulasi OJK, yaitu SEOJK No.5/SEOJK.05/2022, yang dikeluarkan pada Maret 2022, mendorong perusahaan asuransi jiwa untuk menyesuaikan dengan regulasi tersebut.

“Walaupun ada masa transisi selama 12 bulan, tapi regulasi yang mengatur PAYDI (Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi) menyebabkan penurunan pada pendapatan premi unitlink. Tapi, menurut Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon, produk unitlink masih akan menarik generasi muda. Karena ada investasinya dan lebih fleksibel,” kata Mucharor Djalil.

Dari hasil kerja Lembaga Riset Media Asuransi, Dewan Juri Unitlink Award 2024 Media Asuransi menentukan lima produk unitlink dari masing-masing fund berdasarkan nilai return dan nilai sharpe selama dua tahun terakhir.

“Kami mengucapkan selamat kepada 22 perusahaan asuransi jiwa yang 62 produk unitlink mereka memperoleh Unitlink Award 2024 Media Asuransi. Semoga penghargaan ini semakin mendorong kinerja positif dalam marketing maupun penyelesaian klaim produk unitlink perusahaan-perusahaan asuransi jiwa yang Bapak dan Ibu pimpin,” kata Mucharor Djalil.

62 Produk Unitlink dengan Imbal Hasil Terbaik 2022-2023

Media Asuransi memberikan penghargaan Unitlink Award 2024 di industri asuransi jiwa. Secara keseluruhan ada 466 produk unitlink dari 33 perusahaan asuransi jiwa yang berhasil lolos dalam pemeringkatan untuk memperebutkan predikat unitlink berkinerja investasi terbaik tahun ini. Ada penambahan produk yang ikut pemeringkatan dibanding tahun lalu sebanyak 451 produk unitlink.

Penghargaan yang diserahkan untuk 22 perusahaan asuransi jiwa (konvensional dan syariah) tersebut diselenggarakan secara virtual. Acara disiarkan secara langsung melalui Zoom dan jejaring sosial Youtube (tunda) pada 29 Februari 2024.

Berdasar data Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) sebenarnya jumlah produk unitlink yang beredar di pasaran dan jumlah asuransi yang memasarkan jauh lebih banyak, namun sebagian dari produk-produk tersebut tidak lolos persyaratan untuk ikut dinilai.

Dewan Juri Unitlink Award 2024 Media Asuransi terdiri dari: Tri Djoko Santoso (Ketua Merangkap Anggota), Mucharor Djalil (Anggota), dan Wawan Hendrayana (Anggota),

Ketua Dewan Juri merangkap anggota Tri Djoko Santoso mengatakan bahwa dewan juri memutuskan ada 3 syarat sebuah produk unitlink dapat diikutkan dalam pemeringkatan kali ini, yakni:

Produk tersebut sudah ada selama 2 tahun (30 Desember 2021).
Produk tersebut tidak menunjukkan anomali pergerakan.
Perusahaan yang memiliki atau memasarkan produk tidak terlibat kasus hukum yang mengikat atau sanksi dari OJK.
Untuk periode penilaiannya, menurut Tri Djoko menggunakan metode periode penilaian sebelumnya tahun 2023 (Desember 2020 – Desember 2022) sebagai acuan periode 2024 (Desember 2021 – Desember 2023)

Dewan Juri Unitlink Award 2024 Media Asuransi juga memutuskan untuk mengelompokkan produk unitlink yang ada berdasar jenis fund masing-masing. Pengelompokan ini untuk membuat penilaian menjadi lebih fair, karena masing-masing produk dibandingkan dengan produk lain yang memiliki karakteristik serupa.

Pengelompokan jenis fund unitlink yang dilakukan penilaian ada 12, yakni:

Saham berdenominasi Rupiah (Konvensional)
Campuran berdenominasi Rupiah (Konvensional)
Pendapatan Tetap Berdenominasi Rupiah (Konvensional)
Pasar Uang berdenominasi Rupiah (Konvensional)
Saham berdenominasi Dolar (Konvensional)
Campuran berdenominasi Dolar (Konvensional)
Pendapatan Tetap Berdenominasi Dolar (Konvensional)
Pasar Uang berdenominasi Dolar (Konvensional)
Saham Syariah berdenominasi Rupiah
Campuran Syariah berdenominasi Rupiah
Pendapatan Tetap Syariah berdenominasi Rupiah
Pasar Uang Syariah berdenominasi Rupiah.
(Jef)

BNI Salurkan Pembiayaan Diaspora Indonesia di Hong Kong

Jakarta:(Globalnews.id)- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menyalurkan fasilitas kredit kepada diaspora di luar negeri. Hal ini dilakukan sebagai bentuk konsistensi BNI dalam menjalankan mandat sebagai bank BUMN yang Go Global.

Kali ini BNI memberikan diaspora loan kepada Toko Indonesia Kampung Kita, sebuah jaringan toko produk Indonesia yang ada di Hong Kong. Penyerahan Kredit disampaikan oleh Direktur Network & Services BNI Ronny Venir dan disaksikan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan dan Perlindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Frederica Widyasari Dewi.

Ronny Venir mengatakan, Toko Indonesia Kampung Kita merupakan contoh keberhasilan diaspora dalam mempromosikan produk-produk Indonesia agar dapat menembus pasar luar negeri.

BNI pun berkomitmen untuk terus konsisten mendukung ekspansi bisnis diaspora untuk semakin berkembang dan memberi nilai tambah pada produk-produk UMKM Indonesia.

“Diaspora loan ini merupakan salah satu langkah BNI dalam menggali potensi bisnis, baik itu dari luar negeri ke Indonesia maupun dari Indonesia ke luar negeri,” sebutnya.

Pemilik Toko Indonesia Kampung Kita, Phang Tjhung Phin, menceritakan bahwa usahanya tersebut telah beroperasi sejak 2013. Menurutnya, keberadaan Toko Indonesia Kampung Kita memudahkan para diaspora Indonesia untuk mendapatkan produk-produk asal Indonesia, khususnya produk kuliner.

Hingga saat ini, Toko Indonesia Kampung Kita telah memiliki 7 jaringan toko di Hong Kong. Toko ini telah menjadi suatu kebanggaan bagi komunitas Indonesia di Hong Kong.

Toko Indonesia Kampung Kita juga telah menjadi pusat kegiatan dan kehidupan sehari-hari yang memelihara rasa keakraban dan kebersamaan. Dengan koleksi produk Indonesia yang kaya akan keberagaman budaya dan keindahan seni, toko ini membawa nuansa kampung halaman di tengah-tengah keseharian warga Indonesia di Hong Kong.

Toko ini tidak hanya menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan makanan khas Indonesia, tetapi juga merangkul warisan budaya.

Dengan kata lain, kehadiran bisnis Toko Indonesia Kampung Kita telah memfasilitasi integrasi budaya, mempromosikan keunikan Indonesia, dan memperkuat identitas komunitas di tengah lingkungan yang beragam.

“Toko Indonesia Kampung Kita tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga pusat pertemuan, tempat berbagi cerita, dan menguatkan ikatan antarwarga Indonesia. Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami untuk menciptakan lingkungan inklusif dan mendukung kesejahteraan serta kebahagiaan seluruh komunitas Indonesia di Hong Kong,” pungkasnya. (*)

Dukung Inacraft 2024, BNI Dorong UMKM Go Global

Jakarta:(Globalnews.id)-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dengan proaktif mendukung gelaran bertajuk The 24th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2024). Pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 28 Februari hingga 3 Maret 2024.

Presiden RI Joko Widodo hadir dan membuka secara langsung pameran Inacraft 2024. BNI dan Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft (ASEPHI) telah menjalin kerja sama sejak tahun 2005 atau selama 20 tahun melalui event Inacraft.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, BNI terus mempererat engagement dengan UMKM peserta Inacraft 2024 dengan menyediakan wadah UMKM Go Global melalui Xpora.

“BNI Xpora berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan UMKM melalui program one-stop export solution. Sebagai BUMN dengan mandat bank go global, BNI berupaya proaktif membantu UMKM memperluas penetrasi pasar luar negeri,” ujarnya.

Pada acara Inacraft 2024, BNI Xpora akan memberikan layanan konsultasi bisnis Go Global di booth BNI. Pelaku UMKM dapat mengajukan pertanyaan seputar pemberdayaan UMKM, termasuk berbagai pelatihan, pendampingan, program pembiayaan, serta potensi bisnis matching dengan calon pembeli dari luar negeri.

“Kami berharap lebih banyak pelaku UMKM dapat bergabung dengan portal digital BNI Xpora, sehingga mereka akan mendapatkan akses ke berbagai informasi serta kesempatan untuk mengikuti program pelatihan, pendampingan, business matching, dan event pameran dalam dan luar negeri,” tambah Royke.

Royke mengungkapkan, dalam Inacraft 2024 kali ini, BNI Xpora memberikan kesempatan UMKM untuk melakukan business matching dengan calon pembeli dari luar negeri. Adapun hingga akhir Desember 2023, Xpora telah menyelenggarakan 83 pelatihan dengan jumlah peserta mencapai 7.429 UMKM.

“Partisipasi Xpora dalam berbagai acara baik di dalam maupun di luar negeri telah mencapai 72 acara yang diikuti oleh 1.033 UMKM. BNI juga memanfaatkan koneksi Cabang Luar Negeri dan Diaspora untuk menyelenggarakan 793 acara business matching hingga saat ini,” jelasnya.

Selain itu, BNI menawarkan berbagai keuntungan menarik kepada pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam Inacraft pada Februari 2024. Antara lain, bonus saldo rekening hingga Rp3 juta untuk tenant dengan peningkatan saldo tertinggi.

Selain itu ada juga TapCash dengan saldo hingga Rp750 ribu dan Logam Mulia bagi tenant dengan transaksi EDC & QRIS tertinggi, serta special merchandise bagi tenant yang menukarkan struk settlement EDC.

Dalam event Inacraft 2024 ini, terdapat 14 UMKM Binaan Xpora yang merupakan debitur dan nasabah setia yang turut serta, antara lain Genta Guitar & Ukulele, 1719, Aryasena Craft, Golden Dragon Melamine, Nuanza Porcelain, Maeswara Basket, Sunandsand, Apikmen, Mira Muraza Songket, Mendong Jaya, Mamnich, DOWA, Oak Leather Gallery, dan Rumah Mode Bunga. (Jef)

BNI Asset Management Luncurkan Reksa Dana Indeks : BNI-AM IDX –PEFINDO Prime Bank Melengkapi Jajaran Family Index

Jakarta:(globalnews.id) – BNI Asset Management (BNIAM) siap luncurkan produk reksa dana indeks baru untuk melengkapi“Family Indeks”di tahun 2024 untuk memenuhi komitmen BNI AM untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk –produk baru untuk memenuhi kebutuhan investor yang semakin spesifik.

Hari ini (Selasa 27 Februari 2024,) BNIAM meluncurkan Reksa Dana Indeks yaitu Reksa Dana Indeks BNI-AM IDX PEFINDO PRIME BANK yang telah efektif mendapat perijinan dari OJK.

Acara launching Reksa Dana Indeks BNI-AM IDX –PEFINDO Prime Bank ini sekaligus memperkenalkan kepada investor, satu lagi reksa dana baru yaitu Reksa Dana Indeks BNI-AM PEFINDO I-Grade yang telah diluncurkan sebelumnya.

Acara launching dikemas dengan talkshow yang menampilkan nara sumber dari PEFINDO sebagai kontributor indeks Prime Bank dan I Grade yang hadir sebagai anggota baru Family Indeks BNIAM.

Tampil sebagai nara sumber, Suhindarto selaku Kepala Divisi Riset Ekonomi PEFINDO berpasangan dengan Putut Endro Andanawarih selaku Direktur Investasi BNI-AM.

Talkshow yang dipandu oleh Amelia Sintama selaku Manajer Pemasaran Channel Distribusi BNI-AM itu, mengulas seluk beluk metodologi pembentukan indeks kedua reksa dana tersebut dan keunggulan indeksnya.

Sementara itu, di sisi lain Putut Endro Andanawarih mengulas propek penerbitan reksa dana indeks saham menghadapi masa pasca pemilu dimana nampaknya pasar cenderung mulai bergairah akibat tingkat ketidakpastian (uncertainty) politik mulai berkurang.

Launching yang ditandai dengan penekanan tombol secara digital dilakukan oleh Donny Susatio Adjie selaku Plt Direktur Utama BNI-AM bersama dengan Irmawati Amran selaku Direktur Utama Pefindo dengan didampingi oleh Putut Endro Andawarih selaku Direktur Investasi BNI-AM dan Ade Yusriansyah selaku Direktur Operasional BNI-AM.

Dalam sambutannya, Donny Susatio Adjie mengatakan “Kami melihat peluang pasar di tahun 2024 ini masih positif seiring kembalinya kepercayaan pasar pada keberlanjutan ekonomi Indonesia di tangan pemerintahan yang baru.

Hal ini merupakan secercah harapan bagi instrumen investasi berbasis indeks saham yang belakangan semakin diminati oleh para Investor Retail di Indonesia. ‘ Oleh karenanya hari ini kami menerbitkan BNI-AM produk baru Reksa Dana Indeks, yaitu Reksa Dana BNI-AM IDX –PEFINDO Prime Bank,”katanya.
:
Reksa Dana BNI AM IDX –PEFINDO PRIME BANK ini mengukur kinerja harga dari 10 saham perbankan yang memiliki peringkat Invesment Grade dengan Likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

Dengan peluncuran reksa dana ini BNI-AM genap memiliki 8 Reksa Dana Indeks di Family Index nya yaitu Reksa Dana BNI-AM IDX –PEFINDO Prime Bank, BNI-AM PEFINDO I-Grade, BNI-AM Indeks IDX30 (BNI30), BNI-AM Indeks Growth30 (BNI30G), BNI-AM Short Duration Bond Index, BNI-AM High Dividen20, BNI-AM SRI KEHATIdan BNI-AM IDX Sharia Growth.

Kami berharap produk- produk reksa dana indeks ini bisa menjadi Produk unggulan dan menjadi Favorit Investor setia BNI-AM di tahun 2024”sambung Donny.

BNI AM juga memperkenalkan Reksa Dana BNI-AM PEFINDO I-Grade bersama dengan PEFINDO Prime Bank, karena kedua indeksnya sama-sama dikelola oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) sehingga momentum launchingi ni dipandang tepat untuk memperkuat positioning reksa dana berbasis indeks PEFINDO yang mempunyai kinerja unggul tersebut.

“PEFINDO Investment Grade Index (Indeks PEFINDO i-Grade) adalah indeks harga saham yang konstituennya terdiri dari emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) yang telah mendapatkan peringkatI nvestment Grade dari PEFINDO dan konstituennya terdiri dari 30 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Faktor faktor yang menjadi dasar dalam emilihan konstituen Indeks PEFINDO i-Grade ini meliputi antara lain peringkatI nvestment Grade dari PEFINDO, Aspek Legal, Kapitalisasi Pasar, dan Likuiditas,” kata Suhindarto, Kepala Divisi Riset Ekonomi PEFINDO.

BNI-AM berharap dalam peluncuran Reksa Dana BNI-AM IDX PEFINDO PRIME BANK & memperkenalkan Reksa Dana Indeks BNI-AM PEFINDO I-GRADE dapat menjadi alternatif baru bagi investor retail untuk berinvestasi pada saham saham di sektor perbankan melalui 2 reksa dana berbasis indeks ini. (Jef)

Pasokan Melimpah, Konsumen Gas Dalam Negeri Harus Disiapkan

JAKARTA:(Globalnews.id) – Ketersediaan stok gas akan semakin besar seiring dengan terus ditemukannya sumber gas bumi. Bahkan berdasarkan neraca gas bumi 2023-2032 terungkap, bahwa surplus gas bisa terjadi mulai 2025. Demikian kesimpulan Webinar yang digelar Forum Wartawan Energi bertajuk Menelisik Kesiapan Pasokan Gas Untuk Sektor Industri dan Pembangkit Listrik yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (28/2).

Webinar menghadirkan narasumber Kordinator Program Migas Ditjen Migas KESDM Rizal Fajar Muttaqien, Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi, Dirut PT PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra, Ketua Indonesia Gas Society (IGS) Aris Mulya Azof, Dirut PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi.

Rizal mengungkapkan, untuk mengatasi kelebihan pasokan yang sangat berpotensi terjadi mulai 2025 perlu disiapkan calon pembeli gas dari dalam negeri sehingga gas bisa dimanfaatkan tidak langsung dijual atau diekspor.
“Indonesia bakal surplus gas hingga 2035. Pasokan gas nanti ada dari Bontang, Tangguh, serta dari proyek Masela. Ini gasnya bisa juga untuk domestik, terutama pembangkit listrik dan industri,” kata Rizal.

Menurut Rizal, konektivitas kini menjadi isu utama dalam penyaluran gas di Tanah Air. Menurut dia, pemerintah sebenarnya sudah berinisiatif mengisi gap antara sumber pasokan gas dan wilayah yang membutuhkan gas. Ini bisa dilihat dari proyek pipa gas transmisi ruas Cirebon – Semarang (Cisem) yang ditargetkan bisa rampung pada Agustus nanti untuk tahap I. “Sekarang hampir tersambung dari Sumatera hingga ke Jawa,” ujar Rizal.

Ia mengatakan, kebutuhan gas domestik sebenarnya sudah mengalami pertumbuhan. Penurunan ekspor gas dimulai 2012, sejalan penggunaan gas untuk dalam negeri juga mulai meningkat, namun pertumbuhannya sejak saat itu hanya dikisaran 1% setiap tahunnya.

Tahun 2022, kata dia, dari total produksi gas sebesar 5.474 ribu kaki kubik per hari (MMscfd) 68% di antaranya digunakan untuk memenuhi kebutuhan domestik dan sisanya sebesar 32% diekspor.

Rizal mengungkapkan, gas memiliki peran penting termasuk dalam pemenuhan energi di masa depan. Apalagi dengan emisi yang lebih rendah otomatis dengan peningkatan penggunaan gas maka emisi secara keseluruhan juga bisa ditekan. “Gas bisa memberikan kontribusi terhadap pengurangan emisi. Setelah 2060 memang sudah tidak ada gas dalam RUPTL tapi masih ada untuk transportasi. Untuk industri dan gas ini sumber daya energi yang bersih,” jelas Rizal.

Penerimaan Negara Turun

Akibat harga gas bumi murah atau harga gas bumi tertentu (HGBT) kepada tujuh sektor industri telah berdampak pada berkurangnya penerimaan negara. Kurnia Chairi mencatat, penurunan penerimaan negara akibat kebijakan HGBT sebesar USD6 per MMBTU lebih dari US $ 1 miliar atau sekitar Rp 15,68 triliun.

Mencermati realitas tersebut, Rizal mengatakan, Kementerian ESDM akan mengevaluasi berbagai kebijakan terkait hal itu. “Kemenprin juga sudah mengsulkan untuk perpanjangan atau keberlanjutan kebijakan HGBT, hanya kami dari ESDM masih menunggu evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan HGBT yang sudah berjalan selama ini,, paparnya.

Chairman Indonesia Gas Sociaty (IGS) Aris Mulya membeberkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam pengembangan gas dalam negeri. Menurut Aris, tantangan yang dimaksud berasal dari sektor hulu, hilir, hingga regulasi.

Dari sektor hulu, Aris menyebut tingginya resiko pengembangan hulu migas yang berdampak rendahnya investasi yang masuk. “Sekarang bagaimana mengundang investor untuk masuk,” paparnya.

Sedangkan Kepalan Satuan Pengembangan Teknologi dan Managemen Aset PT PLN Indonesia Power (PT PLN IP) Tarwaji Warsokusumo menilai, Duck Curve yang terjadi di USA jangan pula terjadi di Indonesia ini, dan PLN harus bisa memberikan kehandalannya dalam memproduksi daya listriknya, tentunya dengan meningkatkan kapasitas PLTGU agar daya listrik bisa lebih baik.

Untuk itu, kata Tawaji, harus membutuhkan pembangkit yang begitu cepat respon. “Di California membutuhkan pembangkit 13.000 MW untuk menstabilkan jaringan interkoneksi,” jelas Tarwaji.

Dia menilai Indonesia harus menyediakan pembangkit yang mempunyai fleksibilitas dalam penanganan beban minimum dan maksimum. Sebab dengan kemampuan fleksibilitas ini, dapat terhindar dari bangkrut. “Nah ini persolan pelik yang kita sediakan sebagai provider. Dimana kalau hanya mengunakan PLTU saja kita hanya bisa masuk 5 MB per menit dan ini sangat lambat. Sehingga kita butuhkan pembangkit listrik sejenis PLTG yang bisa merespon sekitar 88MW per menit,” ungkap Tarwaji. (Jef)

Konsistensi Buat Kinerja BNI Tumbuh Positif

Jakarta:(Globalnews.id)-Pencetakan kinerja positif PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pada 2023 mendapatkan banyak apresiasi dari seluruh pihak. Perseroan dipandang mampu terus menjaga tren peningkatan kinerja positif jangka panjang sehingga terus mengerek apresiasi investor.

Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan berpendapat, BNI telah berhasil membukukan kinerja yang baik pada 2023 dan meraih all time high laba bersih.

Laba bersih BNI mencapai Rp20,9 triliun atau naik sekitar 14% dibanding tahun 2022 dan ini menjadi pencapaian yang sangat baik.

Trioksa menilai, baiknya kinerja BNI ini juga akan membuat potensi saham BBNI untuk terus naik, terutama bila tren bunga mulai melandai dan momentum pertumbuhan ekonomi dapat terus terjaga.

“BNI terus mencatat pertumbuhan potofolio kredit yang baik dan ikut konsisten juga meningkatkan portofolio hijau serta didukung dengan efisiensi. Ini semua dapat meningkatkan apresiasi pada kinerja dan saham BBNI,” sebutnya.

Terpisah, Senior Faculty LPPI Moch. Amin Nurdin menambahkan, keberhasilan BNI ini ditopang oleh banyak peningkatan konsistensi di pertumbuhan kredit, aset dan pertumbuhan NIM yang terjaga.

“Selain itu, transformasi yang dilakukan oleh BNI juga bagus sehingga menopang pertumbuhan bisnis yang positif dan lebih sehat,” kata Amin Nurdin.

Dia menuturkan, saham BBNI juga sempat mengukir rekor tertinggi di 2023 lalu. Menurutnya tren positif serupa akan kembali terjadi di tahun ini karena banyak program yang berkelanjutan dari perseroan.

Menurut Amin, momentum positif pasar saham dapat meningkatkan apresiasi investor kepada BBNI yang saat ini memiliki indikator keuangan seperti rasio kecukupan modal, NIM, hingga pendapatan non bunga yang positif.

“Ditambah Manajemen BNI juga berkomitmen untuk semakin meningkatkan kinerja sehingga kapitalisasinya juga akan baik dan akan tercermin dari peningkatan harga saham,” pungkasnya (Jef)

Richesse Factory Luncurkan Tiga Menu Ayam Goreng

Jakarta:(Globalnews.id) – Richeese Factory sebagai salah satu entitas bisnis di industry QSR (Quick Services Restaurant) sangat menyadari
bahwa Cheesemates atau pelanggan
setianya, sangat mencintai dan menikmati
produk- produk Richeese Factory. Mereka juga senang menunjukkan dan memamerkan kesukaan mereka dengan ekspresi- ekspresi tertentu melalui konten konten yang sangat menarik.

“Sebagai wujud apresiasi kebahagian Richeese Factory atas wujud kenikmatan yang telah diekspresikan oleh Cheesemates, Richeese Factory memperkenalkan lagi 3 menu ayam utamanya, kali ini dua diantaranya dengan design emblem logo terbaru dan
tagline terbaru #lotim yang mana” ujarJaka Sebastian PR Digital Marketing Manager Richesse Factory, di gerai Cempaka Putih, Jaka Sebastian PR Kepala Digital Marketing Richesse Factory, di Jakarta Senin (26/2).

Ia menjelaskan, Menu Pertama adalah menu signature Richeese Factory yaitu Fire Chicken, ayam goreng Crispy dengan balutan saus Banager BQ nikmat tiada duanya yang memiliki 6 level kepedasan (0-5) disajikan dengan saus keju khas Richeese Factory. Tentu saja Fire
Chicken juga bisa dinikmati tanpa rasa pedas dengan memesan Level 0.

Sedangkan untuk sensasi pedasnya bisa dinikmati mulai dari Level 1 hingga Level 5 sesuai selera. Fire Chicken adalah menu favorit pelanggan Richeese Factory dan menjadi menu yang
paling banyak direview oleh konsumen di semua Platform Digital melalui konten
konten digital yang sangat menarik.

Update Terbaru, Fire Chickensaat ini sudah bisa dipesan dalam bentuk Ayam Utuh dengan menu Fire Chicken Whole.Bagi anda yang suka dengan tantangan, ayo mari kita GAS TERUS TANTANG PEDAS!

Menu Kedua adalah Flying Chicken, ayam goreng Crispy bertabur bubuk Volcano khas Richeese Factorydisajikan dengan saus keju khas Richeese Factory. Menjadi menu pertama Richeese Factory yang disajikandalam bentuk Ayam Utuhdengan menu Flying Chicken Wholemenjadi sebuah inovasi yang mendobrak industry QSR (Quick Service Restaurant) saat itu dengan kemunculannya diikuti berbagai konten-konten review dan rekomendasi yang viral di dunia digital. Flying Chickenbisa dinikmati dalam dua tingkat kepedasan, Spicydan Non-Spicy. Sehingga bagi anda yang tidak bisa makan pedas, silahkan memilih evel Non-Spicy.Ini dia nih yang PALING SEUTUHNYA
BUAT TEMEN SERU.

Menu Ketiga adalah Richicken, ayam goreng dengan sensasi gurih disajikan dengan saus keju khas Richeese Factory. Menjadi menu satu-satunya yang tidak memiliki tingkat kepedasan karena disajikan tanpa elemen rasa pedas pada produknya. Hal ini membuat Richicken menjadi pilihan menu terbaik bagi yang tidak suka pedas.Daripada dibikin ribet, mending kita SANTAI JALANI GURIHNYA HIDUP.

Richeese Factory juga memilikipaket big order (paket dalam jumlah besar), dan paket birthday. Menu ini dapat dipesan di seluruh outlet Richeese Factory melalui embelian dine in dan DeliveryOnline.
:
Richeese Factory adalah Perusahaan
Restaurant Cepat Saji (Quick Service
Restaurant)yang beroperasi di bawah
naungan PT Richeese Kuliner Indonesia.
Sejak membuka cabang pertamanya di
Paris Van Java Mall Bandung pada tahun
2011,

Richeese Factory telah mempelopori bisnis QSR di Nabati Group
hingga bersaing dengan merek-merek restoran cepat saji dari seluruh dunia.
Menawarkan menu Halal yang inovatif dan lezat, Richeese Factory telah
memenangkan berbagai penghargaan, antara lain Youth Choice Awards 2023, Shopee
Super Award Top Favorite F&B Merchant, Marketing Award, dan WOW Brand.

Richeese Factory telah berkembang dengan pesat. Hingga saat ini Richeese Factory
terus berkembang dan sudah membuka hampir 250 outlet. Tidak hanya di Indonesia, pada tahun 2023 Richeese Factory juga sudah membuka outlet di mancanegara yaitu di Malaysia sebagai negara pertama di uar Indonesia.Hal ini ditandai dengan dibukanya gerai pertama Richeese Factory di OneUtama, Kuala Lumpur.

Dalam waktu kurang dari satu tahun,
jumlah gerai Richeese Factory telah
bertumbuh sangat pesat hingga
menyebar ke 11 titik di Negeri Jiran
tersebut.(Jef)

Waspada Kasus Penipuan Investasi dan Pinjol Ilegal, BNI dan OJK Gelar Edukasi Perencanaan Keuangan

Jakarta:(Globalnews.id)-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama-sama memperluas jangkauan literasi keuangan. Kini program tersebut telah menjangkau diaspora Indonesia di luar negeri.

Dalam kaitan program tersebut, BNI dan OJK menghelat acara bertajuk “Financial Planning Education for Hong Kong’s Diaspora” yang diselenggarakan pada Minggu, 25 Februari 2024. Acara ini menargetkan berbagai segmen diaspora di Hong Kong.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Konsul Bea Cukai Ristola Nainggolan; General Manager Investor & Finance Education Council Dora Li; dan Direktur Network & Services BNI Ronny Venir.

Hadir juga para Pekerja Migran Indonesia (PMI), mahasiswa Indonesia, dan diaspora pengusaha di Hongkong secara offline dan online.

Friderica, yang akrab disapa Kiki, mengatakan bahwa OJK menerima banyak laporan kasus terkait penipuan investasi dan pinjaman online ilegal yang dialami oleh masyarakat. Sayangnya, modus yang sama juga menyentuh para PMI dan diaspora Indonesia di luar negeri.

“Oleh sebab itu, OJK dan BNI bekerjasama untuk secara konsisten memberikan edukasi perencanaan keuangan bagi diaspora Indonesia di luar negeri, termasuk para PMI di Hong Kong. Program ini merupakan bukti nyata dari bagaimana BNI mengimplementasikan fungsi Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen bagi para nasabahnya di luar negeri,” ujar Kiki.

Sementara itu, Ronny Venir mengatakan, BNI merupakan Bank BUMN dengan mandat Go Global yang berkomitmen untuk berkontribusi maksimal bagi para diaspora Indonesia di seluruh dunia.

“Diaspora, termasuk PMI telah memberikan kontribusi luar biasa terhadap penerimaan negara melalui remitansi yang pada akhirnya turut meningkatkan devisa negara. Tentunya sebagai bank yang memiliki jaringan di berbagai negara, BNI mengemban tanggung jawab untuk memastikan para diaspora telah teredukasi mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang baik,” ujar Ronny.

*KUR & BNI Simponi*

Ronny menambahkan, BNI menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk keluarga PMI di Indonesia agar terhindar dari pinjaman online ilegal yang merugikan. KUR BNI dapat disalurkan bagi keluarga PMI yang memiliki usaha di Indonesia agar mereka dapat mengembangkan usahanya.

“Hari ini BNI secara simbolis menyerahkan KUR kepada Ibu Pariati yang juga merupakan Duta Digital BNI di Hong Kong. Berkat kerja kerasnya selama 20 tahun, Ibu Pariati dan keluarganya telah memiliki usaha pangkalan gas dan kos-kosan di Blitar, Jawa Timur. Semoga KUR BNI dapat semakin memajukan usaha Ibu Pariati dan keluarganya, terutama saat beliau kembali ke Indonesia,” ujar Ronny.

Sedangkan sebagai solusi investasi terpercaya, BNI secara konsisten mensosialisasikan BNI Simponi di kalangan PMI Hong Kong. Kini, BNI Simponi dapat diakses dari mana saja dan kapan saja melalui aplikasi BNI Mobile Banking.

“Semoga ke depannya tidak ada lagi PMI dan diaspora Indonesia yang terjerat kasus keuangan. Terima kasih atas kepercayaan Bu Kiki dan OJK yang selalu mengajak BNI sebagai mitra dalam menyampaikan pesan literasi keuangan dan pelindungan konsumen ke seluruh Indonesia bahkan luar negeri,” ujar Ronny. (Jef)