Menu
15.000 Sarapan Gratis Untuk Sahabat Mitratel - LPDB-KUMKM Suntik Rp15 M untuk KSPPS BMT Beringharjo - Mulai Deddy Corbuzier sampai Boy William ajak Publik Ikut Gerakan #MaskerKainUntukSemua - BNI Hi Movers Ajak Masyarakat Antarkan Semangat - Dukung Penanganan Covid-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi Melalui Bank DKI Peduli - BNI Syariah Catat Transaksi Mobile Banking Selama COVID-19 Naik Signifikan - LPDB-KUMKM Beri Pinjaman Rp50 M Bantu UMKM Mitra Kospin Jasa di Masa Pandemi Corona - Kemenkop dan UKM Ajak KUMKM Indonesia Produksi Masker Kain - Berharap Warga DKI dan Daerah Lain Segera Hidup Normal dan Sehat,DRD DKI Dukung Kebijakan Gubernur Anies Berlakukan PSBB di Jakarta - Kemenkop dan UKM Lakukan Pelantikan Pejabat Sesuai Protokol Covid-19

DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN SDM AKAN MEREFORMULASI DAN REFORMASI SISTEM PELATIHAN

Februari 19, 2020 | koperasi dan ukm


foto: Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Ir Arif Rahman Hakim didampingi Asdep Kewirausahaan Nasrum dan Asdep Standardisasi dan Sertifikasi, Endang Prihandini, membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Kualitas SDM Pelaku Usaha Mikro dan Kecil pada Sektor Prioritas, di Lombok, Selasa (18/2/2020)

LOMBOK:(GLOBALNEWS.ID)- Deputi Bidang Pengembangan SDMKementerian Koperasi, aesuai dengan Timeline memilih Lombok tempat pelatihan terpadu di antara 5 daerah Dewi (Destinasi Wisata) super prioritas Bali Baru yaitu Danau Toba di Sumatera Utara; Borobudur, Jawa Tengah; Mandalika, NTB; Likupang, Sulawesi Utara; Labuan Bajo, NTT.

Deputi Bidang SDM Kementerian Koperasi dan UKM Ir.Arif Rahman Hakim, mngatakan pelatihan ini difokuskan daerah pariwisata Mandalika, dan pesertanya mepakan pelaku UKM yg diidentifikasi dan dikurasi oleh Dinas koperasi dan UKM dan Deputi Produksi dan pemasaran untuk ikut pelatihan

“sSaya sebagai Deputi baru harus mulai pindah persineling dari gigi 2 ke gigi 3 untuk percepatan implementasi kegiatan. Hari ini di hotel D’Nax kami melaksanakan sebanyak 5 kegiatan sekaligus, artinya pemerintah hadir, dan wajib disyukuri Lombok akan menjadi pusat oleh2, pusat kuliner, kerajinan dan fashion untuk konveksi kaus-kaus,” katanya.  Lima kegiatan itu adalah, Pelatihan Design Produk, Kewirausahaan, Manajemen koperasi, Manajemen SDM berbasis kompetensi dan  Pelatihan Standarisasi Mutu Produk Olahan.

Outcome pelatihan ini adalah UKM Naik Kelas. Juga turut hadir. Kadis Koperasi dan UKM Prov. H.Lalu Saswadi. Kadiskop dan UKM Lombok Tengah Ikhsan. Pak Ardiansyah Asisten II Sekda Provinsi NTB.

Dalam sambutannya Deputi Bidang SDM Arif Rahman Hakim menyebutkan, saya baru kira kira 3 minggu menjabat sebagai Deputi SDM, sebelumnya saya di KPU, sebai Sekjen Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk pengembangan SDM bagi saya bukan hal yang baru, karena sebelum di KPU saya menangani SDM di LKPP.

Pelatihan di Lombok ini merupakan Pelatihan yg sangat penting karena bersinergi dgn Deputi Produksi dan Pemasan khusus pelatihan.
Kedepan sebut Deputi Bidang SDM Ir. Arif Rahman Hakim, akan dilakukan reformulasi dan reformasi pelatihan dengan antara lain : penyempurnaan modul modul pelatihan, sistem rekruitmen peserta, digitalisasi pelatihan melalui E-Learn, dan sedang digagas pilot project Pelatihan Jarak Jauh (Distance Learn). Sistem pelatihan terpadu dan terintegrasi pusat dan daerah harus ada dan terstandar, karena di Deputi SDM ada Asdep Standarisasi. Balai balai Diklat, seperti Balatkop kita optimalkan melalui sinergi, atau dengan Lembaga Diklat Provinsi (LDP), rilis Arif Rahman Hakim.

Tidak kalah menarik Asisten Ekonomi Bidang Pembangunan (Sekda Gubernur NTB), Ridwansyah menyebutkan jumlah koperasi aktif 61% dan UMKM 600 lebih menjadi potensi yg sangat besar, menyambut Mandalika menjadi Dewi (Destinasi) super prioritas, dan juga peluang bisnis besar karena Mandalika menjadi tempat penyelenggaraan balap Formula, bisnis kuluner, home stay, tour gade, pashion, bisnis penyeyaan mobil dll, ini akan mendongrak PDRB NTB, tumbuh 5.41%, Inflasi 1,8 %, gini ratio 0.374. kata Ridwansyah.(jef)

Related For DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN SDM AKAN MEREFORMULASI DAN REFORMASI SISTEM PELATIHAN