Menu
36 Perusahaan Raih Predikat Best Insurance 2020 - LPDB-KUMKM Amankan Uang Negara Senilai Rp6,8 Miliar - Ekosistem Digital Bantu Percepatan Penanganan Covid-19 - MenkopUKM Perkuat Kemitraan Koperasi Dengan TaniHub Dalam Menyerap Hasil Pertanian - MenkopUKM Resmikan Logo Baru LPDB, Wujudkan Layanan Berkualitas - MenkopUKM: Transformasi Digital Koperasi Harus Dipercepat - Optimalkan Pemulihan Perekonomian Masyarakat Melalui Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Gandeng Kejari Kota Bandung - MenkopUKM Dorong Petani Bangun Korporatisasi Petani Melalui Koperasi - KemenkopUKM: Banpres Produktif Harus Tepat Sasaran, Pencairan dan Pemanfaatan - Panen Udang Vaname di Lahan Perhutanan Sosial di Muara Gembong Bekasi, KemenkopUKM - KKP Siap Fasilitasi Pengembangan Usaha dan Offtaker Udang

Di Tengah Pandemi, RUPSLB BNI Manfaatkan e-Proxy eASY.KSEI

September 2, 2020 | ekbis

Jakarta:(Globalnews.id)- Covid-19 masih mewabah hingga saat ini dan mendorong orang melindungi diri dengan serangkaian protokol kesehatan secara ketat, dari menjaga jarak hingga mengurangi aktivitas dengan banyak orang di satu tempat. Untuk itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI menggunakan platform digital e-proxy yang dikembangkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui sistem eASY.KSEI dan menyediakan live streaming dalam menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 2 September 2020. RUPSLB ini dipimpin oleh Komisaris Utama BNI Agus Dermawan Wintarto Martowardojo.
Melalui platform digital tersebut, BNI tidak hanya mengikuti tren penggunaan fasilitas komunikasi elektronik terbaru, tetapi juga memenuhi protokol yang dipersyaratkan dalam program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia demi menghadapi pandemi Covid-19.

Melalui platform eASY.KSEI, para pemegang saham dapat memberikan kuasa untuk menghadiri dan bersuara dalam RUPSLB BNI. Penggunaan eASY.KSEI diharapkan dapat meningkatkan peran serta semua pemegang saham untuk menghadiri RUPS di mana saja. Dengan mekanisme ini, salah satu hak dasar pemegang saham, yaitu menghadiri dan memberikan suara dalam RUPS, tetap terpenuhi sesuai dengan ketentuan perseroan terbatas dan pasar modal. Sehingga pemegang saham tetap mendapat informasi dan bisa memutuskan hal-hal strategis yang merupakan kewenangan RUPS.

Pada 2 September ini, BNI menyelenggarakan RUPSLB dengan agenda Perubahan Pengurus. Kehadiran pemegang saham juga menjadi perhatian perseroan dengan tetap menerapkan dan menjaga kesehatan serta keamanan para pemegang saham tersebut. Perseroan membagi beberapa tempat bagi pemegang saham yang tetap hadir secara fisik dengan memperhatikan kapasitas ruangan dan pemberian jarak. Selain itu, perseroan menyediakan live streaming pelaksanaan RUPS bagi pemegang saham yang tidak dapat hadir secara fisik.

Susunan Pengurus
RUPSLB BNI memutuskan untuk susunan Dewan Komisaris dan Direksi BNI adalah sebagai berikut.

Dewan Komisaris:
1 . Komisaris Utama/Komisaris Independen : Agus Dermawan Wintarto Martowardojo
2. Wakil Komisaris Utama : Pradjoto
3. Komisaris Independen : Sigit Widyawan
4. Komisaris Independen : Asmawi Syam
5. Komisaris Independen : Septian Hario Seto
6. Komisaris Independen : Iman Sugema
7. Komisaris : Joni Swastanto
8. Komisaris : Askolani
9. Komisaris : Ratih Nurdiati
10. Komisaris : Susyanto

Dan, Dewan Direksi:
1. Direktur Utama : Royke Tumilaar
2. Wakil Direktur Utama : Adi Sulistyowati
3. Direktur Keuangan : Novita Widya Anggraini
4. Direktur Manajemen Risiko : David Pirzada
5. Direktur Tresuri dan Internasional : Henry Panjaitan
6. Direktur Bisnis Konsumer : Corina Leyla Karnalies
7. Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) : Muhammad Iqbal
8. Direktur IT dan Operasi : Y.B Hariantono
9. Direktur Human Capital dan Kepatuhan : Bob Tyasika Ananta
10. Direktur Hubungan Kelembagaan : Sis Apik Wijayanto
11. Direktur Corporate Banking : Silvano Winston Rumantir
12. Direktur Layanan dan Jaringan : Ronny Venir

Adapun penetapan pengangkatan direksi baru berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).

Related For Di Tengah Pandemi, RUPSLB BNI Manfaatkan e-Proxy eASY.KSEI