Menu
KemenKopUKM dan Mabes Polri Koordinasi Terkait Kasus Perizinan Usaha Makanan Beku - MenKopUKM Sebut Darussyifa Al-Fithroh Sukabumi Sebagai Prototype Ponpes Modern - Sinergitas Kominfo dan MUI Dorong Strategi dan Inovasi Pembelajaran Untuk Bangkit dari Pandemi - Kementerian Kominfo Dukung Digitalisasi UMKM di Majelis Taklim Muslimat NU - Sinergi KemenkopUKM-Dekranas Kembangkan Ekosistem UMKM Berbasis Koperasi Modern di Likupang - MenKopUKM Dukung Minaqu dan Koperasi Garap Potensi Pasar Tanaman Hias Dunia Sebesar Rp3.000 Triliun - Ketua Umum Dekranas Hj. Wury Ma’ruf Amin Membuka Secara Resmi Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Ikat di NTT - Rangkaian Hari Habitat Dunia BTN Gelar Akad Kredit Massal 3.000 Unit - Kolaborasi PMI, IKA UB dan BNI Upayakan Himpun 1.000 Kantong Darah - Miliki Varian Beragam dengan Harga Terjangkau, Daging Merah Australia Sasar Pasar Menengah keatas

Diikuti 250 Peserta, Seleksi CPNS Kemenkop dan UKM Memasuki Tahap SKB

September 5, 2020 | koperasi dan ukm

Jakarta:(Globalnews.id)- Kementerian Koperasi dan UKM melaksanakan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Formasi Tahun 2019. Saat ini, pelaksanaan telah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan total 250 peserta.

Pelaksanaan SKB ini, terdiri dari SKB metode Computer Assisted Test (CAT), Wawancara, dan Praktik Kerja (Khusus Formasi Pranata Komputer).

Sementara titik lokasi pelaksanaan SKB CPNS, dilakukan di 13 titik yang tersebar di sejumlah daerah, yakni di Kantor Registrasi (Kanreg) IX Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Jayapura, UPT BKN Gorontalo, UPT BKN Padang, UPT BKN Lampung, Kanreg I BKN Yogyakarta, UPT BKN Jambi, UPT BKN Serang, UPT BKN Balikpapan, BKN PUSAT, Kanreg II BKN Surabaya, UPT BKN Semarang, Kanreg VI BKN Medan, dan Kanreg III BKN Bandung.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Prof Rully Indrawan menegaskan, hingga 4 September 2020, pelaksanaan SKB telah dilakukan di 8 titik lokasi dan berjalan dengan lancar.

“Total peserta pada 8 titik lokasi tersebut, sebanyak 40 peserta dan seluruhnya hadir dalam SKB dengan metode CAT dan wawancara. Namun terdapat 1 orang peserta formasi Pranata Komputer Ahli Pertama tidak hadir pada saat pelaksanaan Tes Praktik Kerja yaitu di Yogyakarta,” ujar Prof Rully, di Jakarta, Sabtu (5/9/2020).

Sementara pelaksanaan SKB titik lokasi ke 9, berlangsung di DKI Jakarta, tepatnya di Gedung BKN Pusat dan Gedung Kementerian Koperasi dan UKM.

SKB Metode CAT di Gedung BKN Pusat, digelar pada 5 September 2020, dengan jumlah peserta sebanyak 165 orang yang dilaksanakan pada Sesi II, dan terbagi menjadi 3 lokasi ruangan.

Sedangkan SKB Wawancara dan Tes Praktik Kerja (Formasi Pranata Komputer Ahli Pertama), berlangsung 7 hingga 9 September 2020, di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM. SKB Wawancara dan Tes Praktik Kerja ini, terbagi menjadi beberapa sesi wawancara dan tes praktik kerja.

Sementara pelaksanana SKB titik lokasi ke-10 sampai dengan ke-13 akan dilaksanaakan mulai tanggal 7 September 2020 dan akan berakhir pada tanggal 1 Oktober 2020.

“Seluruh tahapan pelaksanaan SKB CPNS Kementerian Koperasi dan UKM, dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan penanganan COVID-19 sesuai dengan arahan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS Formasi Tahun 2019,” kata Prof Rully.

Hal ini, menurut dia, sesuai dengan Pengumuman Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor 04/PUM/SM/III/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Adapun rincian jumlah peserta pelaksanaan SKB CPNS Kementerin Koperasi dan UKM di 13 titik tersebut, adalah di Kanreg IX BKN Jayapura sati peserta, UPT BKN Gorontalo (1 peserta), UPT BKN Padang (1 peserta), UPT BKN Lampung ( 5 peserta), Kanreg I BKN Yogyakarta (27 peserta), UPT BKN Jambi (1 peserta), UPT BKN Serang (3 peserta), UPT BKN Balikpapan (1 peserta), BKN PUSAT (165 peserta), Kanreg II BKN Surabaya (11 peserta), UPT BKN Semarang (17 peserta), Kanreg VI BKN Medan (2 peserta), dan Kanreg III BKN Bandung (17 peserta).

Pelaksanaan test bersifat tidak biasa, karena kendala wabah pandemi, namun insyaa Allah objektivitas dan dan validitas proses tetap terjaga.

“Semoga hasilnya dapat meningkatkan mutu layanan sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga sebagai mitra dan pembina UMKM dan koperasi secara nasional. Jangan percaya bila ada orang yang menjanjikan apapun untuk bisa diterima di luar jalur test resmi,” pesan Prof Rully.(jef)

Related For Diikuti 250 Peserta, Seleksi CPNS Kemenkop dan UKM Memasuki Tahap SKB