Menu
Travel Ilegal Tak Terapkan Standar Protokol Covid -19, DPP Organda Dukung Langkah Polri dan Kemenhub - IKA ITS Sumbangkan 1.000 Paket Sembako kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk UMKM Terdampak Covid-19 - DUKUNG THE NEW NORMAL, BTN AJAK PENGEMBANG BANGUN RUMAH RAKYAT - MONITORING TRANSPORTASI LAUT JELANG LEBARAN 2020, PELABUHAN DI BALIKPAPAN AMAN DAN TERKENDALI -   BNI Syariah Ajak Masyarakat untuk Bijak Bertransaksi di Masa Pandemi - Sambut Idul Fitri, ASDP Bagikan 3.671 Paket Sembako Bagi Masyarakat Sekitar Pelabuhan di 9 Provinsi - Kemenkop dan UKM Libatkan Komunitas untuk Distribusikan Masker Kain Bagi Pedagang - Tumbuh 2,8 Persen, IPC Catatkan Laba 2019 Sebesar Rp 2,5 T - Wujudkan _Covid Safe BUMN_, BNI Hi-Movers Sisihkan THR Rp 130,2 Miliar untuk Tangkal Virus - _PLAY_ ! Siaran PUPR TV Mengudara di Kanal Resmi KemenPU

Ditengah Virus Corona, UMKM Jadi Penyangga Ekonomi

Maret 5, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Wabah virus corona telah memukul perekonomian global. Dalam situasi perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang, UMKM merupakan kekuatan penyangga ekonomi nasional.

“Dalam situasi ekonomi yang sedang terpukul, UMKM tampil sebagai tulang punggung dan menjadi andalan untuk menggerakkan ekonomi domestik. Kalau usaha-usaha besar pasti menunggu situasi membaik untuk pengembangan bisnis dan investasinya, beda dengan UMKM, usahanya harus tetap jalan, untung dikit nggak apa-apa. UMKM memang paling dinamis,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Rabu (3/2/2020) di Jakarta.

Ia menegaskan dalam situasi krisis, UMKM menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja, mensubstitusi produk-produk konsumsi atau setengah jadi. Saat ini menjadi momentum agar masyarakat membeli dan mengonsumsi produk UMKM. Masyarakat diminta tidak perlu panik kekurangan barang konsumsi, UMKM mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Yang penting adalah daya beli masyarakat terjaga dan kegiatan UMKM terus menggeliat.

Teten menyampaikan UMKM, khususnya usaha mikro adalah bagian dari kegiatan ekonomi sehari-hari masyarakat yang berjalan untuk menunjang kehidupannya. Jumlah usaha mikro ini mendominasi skala usaha di Indonesia yang jumlahnya mencapai 63juta unit, sedangkan usaha kecil mencapai 783ribu unit.
Karena itu, pemerintah akan terus memastikan usaha mikro dan kecil tetap berjalan dan semakin kuat dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu sekalipun.

Mendukung UMKM agar dapat menjadi penggerak ekonomi, pemerintah sudah merencakan akan mengeluarkan stimulus bagi UMKM. Dengan adanya stimulus diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing dan memberi kontribusi yang makin besar bagi perekonomian nasional.(jef)

Related For Ditengah Virus Corona, UMKM Jadi Penyangga Ekonomi