Menu
Gelar 9.9 9reat Sale, JD.ID Catat Peningkatan Jumlah Penjualan Lebih Dari 200% - Setelah Bantu Penderita Kanker, Kini Pegasus Bantu Korban Kebakaran Di Maccini Kidul Makassar - SeskemenkopUKM Tekankan Pentingnya Kreatifitas, Digitalisasi, dan Kolaboratif Bagi UMKM - Koperasi Sumbang 1,4 Ton Nanas untuk Tenaga Kesehatan dan Relawan COVID-19 di Wisma Atlet - Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award - Ojek Sepeda Dimungkinkan Asal Ada Tempat Duduk bagi Penumpang - BNI Syariah Dukung Layanan Digitalisasi Asosiasi Haji dan Umrah Amphuri - Terdampak Pandemi Covid-19, Operator Transportasi Darat Rugi Rp 15,9 Triliun/Bulan - Webinar Balitbanghub Bersama UGM dan ITS, Dirjen Hubdar Budi Ungkap Ada Tiga Paradigma Baru dalam Bertransportasi - Tiga Bandara Besar Angkasa Pura I Sabet 9 Penghargaan ASQ Awards dari ACI

Ditengah Virus Corona, UMKM Jadi Penyangga Ekonomi

Maret 5, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Wabah virus corona telah memukul perekonomian global. Dalam situasi perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang, UMKM merupakan kekuatan penyangga ekonomi nasional.

“Dalam situasi ekonomi yang sedang terpukul, UMKM tampil sebagai tulang punggung dan menjadi andalan untuk menggerakkan ekonomi domestik. Kalau usaha-usaha besar pasti menunggu situasi membaik untuk pengembangan bisnis dan investasinya, beda dengan UMKM, usahanya harus tetap jalan, untung dikit nggak apa-apa. UMKM memang paling dinamis,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Rabu (3/2/2020) di Jakarta.

Ia menegaskan dalam situasi krisis, UMKM menjadi andalan dalam penyerapan tenaga kerja, mensubstitusi produk-produk konsumsi atau setengah jadi. Saat ini menjadi momentum agar masyarakat membeli dan mengonsumsi produk UMKM. Masyarakat diminta tidak perlu panik kekurangan barang konsumsi, UMKM mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Yang penting adalah daya beli masyarakat terjaga dan kegiatan UMKM terus menggeliat.

Teten menyampaikan UMKM, khususnya usaha mikro adalah bagian dari kegiatan ekonomi sehari-hari masyarakat yang berjalan untuk menunjang kehidupannya. Jumlah usaha mikro ini mendominasi skala usaha di Indonesia yang jumlahnya mencapai 63juta unit, sedangkan usaha kecil mencapai 783ribu unit.
Karena itu, pemerintah akan terus memastikan usaha mikro dan kecil tetap berjalan dan semakin kuat dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu sekalipun.

Mendukung UMKM agar dapat menjadi penggerak ekonomi, pemerintah sudah merencakan akan mengeluarkan stimulus bagi UMKM. Dengan adanya stimulus diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing dan memberi kontribusi yang makin besar bagi perekonomian nasional.(jef)

Related For Ditengah Virus Corona, UMKM Jadi Penyangga Ekonomi