Menu
Dukung Penanganan Covid-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi Melalui Bank DKI Peduli - BNI Syariah Catat Transaksi Mobile Banking Selama COVID-19 Naik Signifikan - LPDB-KUMKM Beri Pinjaman Rp50 M Bantu UMKM Mitra Kospin Jasa di Masa Pandemi Corona - Kemenkop dan UKM Ajak KUMKM Indonesia Produksi Masker Kain - Berharap Warga DKI dan Daerah Lain Segera Hidup Normal dan Sehat,DRD DKI Dukung Kebijakan Gubernur Anies Berlakukan PSBB di Jakarta - Kemenkop dan UKM Lakukan Pelantikan Pejabat Sesuai Protokol Covid-19 - Pemulihan Ekonomi Nasional Sangat Bergantung Pada Keberhasilan Pencegahan Covid 19 - Laba Bersih BNI Februari 2020 Meningkat 22,3% Jadi Rp 2,58 Triliun - Ringankan Beban Masyarakat, BNI Syariah Salurkan Bantuan 5,7 Ton Beras ke Ojek Online dan Pedagang - Menkop dan UKM Harap 8 Langkah Mitigasi Bisa Bawa Dampak Ekonomi Positif bagi Pelaku KUMKM

DITJEN PERHUBUNGAN UDARA LAKSANAKAN TRAINING PENINGKATAN PENGETAHUAN AERONAUTICAL KEPADA PILOT AB INITIO

Januari 24, 2018 | news


JAKARTA :(Globalnews.id)- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan selama dua hari ini, 24-25 Januari 2018 menyelenggarakan Upgrading Training Aeronautical Knowledge bagi pilot Ab Initio (pilot pemula). Acara tersebut dibuka oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Ballroom Hotel Grand Mercure – Kemayoran, Jakarta.

Dalam sambutannya, Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa acara ini merupakan inisiasi untuk menyelesaikan masalah penyerapan pilot Ab Initio di maskapai penerbangan Indonesia. Menurutnya ada rantai yang terputus (missing link) antara keinginan para pilot dan maskapai penerbangan dengan sekolah pilot sebagai pencetak pilot Ab Initio.

“Kami prihatin dengan hal tersebut. Namun Kementerian Perhubungan tidak akan tinggal diam. Kami akan mengajak semua pihak untuk melakukan koreksi diri (self correction), memperbaiki dan menyambung missing link tersebut untuk menyelesaikan masalah di masa depan,” ujarnya.

Budi Karya melanjutkan bahwa semua itu harus dilakukan dengan melalui proses. Untuk itu Budi Karya mengapresiasi acara pembekalan yang dilakukan oleh Ditjen Perhubungan Udara ini sebagai salah satu rangkaian proses perbaikan tersebut.

Pada acara ini juga diundang para Direktur maskapai penerbangan untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam penyerapan Sumber Daya Manusia berkompetensi pilot ab initio. Budi Karya  berharap agar semua pilot ab initio yang hadir pada upgrading training ini mempersiapkan diri untuk mengikuti proses seleksi di maskapai penerbangan dan dengan penuh keyakinan.

“Saya yakin  kalian mampu untuk lulus pada seleksi dimaksud,” ujar Budi Karya Sumadi.

Budi Karya juga  menghimbau kepada sekolah penerbangan untuk senantiasa mematuhi ketentuan regulasi yang berlaku dan meningkatkan kualitas Instruktur, syllabus, fasilitas training yang didukung oleh kualitas manajemen yang baik sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan standar maskapai penerbangan dalam negeri dan asing.

Dalam laporannya, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan bahwa  penyelenggaraan Upgrading Training Aeronautical Knowledge kepada para Pilot Ab Initio ini adalah merupakan salah satu tindak lanjut program optimalisasi penyerapan pilot ab initio di mana pada pertemuan sebelumnya pada bulan November 2017 lalu.

Pengumuman dan Registrasi program Upgrading Training Aeronautical Knowledge ini melalui pendaftaran portal online: www.learning.dkppu.id  termasuk untuk sharing materi dan questionnaires bank yang bisa langsung diakses oleh para Ab Initio.

Pilot Ab Initio yang telah melakukan registrasi untuk mengikuti Upgrading Training Aeronautical Knowledge sejumlah ± 350 pilot lulusan dari beberapa Sekolah Penerbang. Di antaranya Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi (BP3B), Deraya Flying School, Perkasa Flying School, Deraya Flying School, dan lainnya.

Untuk materi Aeronautical Knowledge Subjects yang akan diajarkan mencakup 8 subjects berdasarkan standar ICAO Annex 1 dan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 61. Subyek tersebut adalah  Airlaw, Aircraft General Knowledge, Flight Performance, Planning & Loading, Meteorology, Navigation, Operational Procedures, Human performance dan Principle of Flight.

“Pada acara ini, kami mengundang Nara Sumber yang merupakan qualified dan well-experienced Instruktur dari beberapa maskapai penerbangan/training center.  Di antaranya dari Garuda Indonesia Training Center, NAM Training Center, Genesa Training Center, dan lainnya,” ujar Agus.

Metode pengajaran dilakukan dengan  pendalaman lecturing di sertai pemberian masteri test untuk mengukur pemahaman dari pilot ab initio pada saat pengajaran. Serta dilakukan juga preparation on Psycho Test bagi pilot ab initio di mana selama ini terindikasi mereka banyak mengalami kegagalan pada phase Psycho Test.

Selain itu, pada acara pelatihan ini  juga diundang para Direktur maskapai penerbangan Indonesia dan Sekolah Penerbang untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam penyerapan kompetensi Ab Initio.

Direktur maskapai dan sekolah penerbangan yang diundang adalah dari Garuda Indonesia, Lion Mentari Air,  Batik Air Indonesia, Citilink Indonesia, Sriwijaya Air, NAM Air, Indonesia Air Asia, Indonesia Air Asia Extra, Airfast Indonesia, Asi Pujiastuti, Wings Air, Trigana Air Service, BP3 Banyuwangi, BIFA, Deraya Flying School, Aero Flyer, Alfa Flying School, Nusa Flying International, NAM Flying School, Bandung Pilot Academy, Lombok Institute of Flight Technology, Proflight, Flybest Flying School, Perkasa Flying School, Angkasa Aviation Academy, Global Aviasi dan Mandiri Utama Flight Academy.

“Saya berharap pelaksanaan Upgrading Training ini bisa dimanfaatkan sebesar – besarnya oleh para pilot Ab Initio untuk meningkatkan dan refreshing knowledge sehingga kompetensi mereka sesuai dengan standar internasional maupun standar maskapai penerbangan dalam negeri,” pungkasnya. (jef)

Related For DITJEN PERHUBUNGAN UDARA LAKSANAKAN TRAINING PENINGKATAN PENGETAHUAN AERONAUTICAL KEPADA PILOT AB INITIO