Global News Indonesia
Menu
UMKM Perlu Branding yang Berkelanjutan dan Masif - BNI Tennis Open 2019 Siap Dimulai, Ajang Pemanasan Pemain Pelatnas Sebelum Sea Games Manila - KEJAR PSAK 71, BTN PERTEBAL PEMBENTUKAN CKPN - Menkop dan UKM Teten Masduki Ungkap Lima Masalah yng Sering Hambat Perkembangan UMKM - Kemenkop dan UKM Siap Dampingi Tasik Menjadi Kota Industri Kreatif UMKM - Ponpres Dinilai Strategis untuk Bangun ekonomi Umat - 2020 Suku Bunga KUR Turun Jadi 6 Persen, Plafon Kredit Naik Jadi Rp 190 Triliun - Koperasi Wadah Tepat Bentengi Perekonomian Nasional dari Kapitalisme - Anggaran UMKM 18 K/L Bakal Dikonsolidasikan ke Kemenkop dan UKM - Menkop dan UKM Sebut Sektor KUKM Diintegrasikan dalam Omnibus Law Penciptaan Lapangan Kerja

DRIM AAJI 2019, Telusuri Potensi Pasar Asuransi Jiwa di Kalangan Milenial

September 11, 2019 | ekbis

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Kalangan milenial merupakan pasar poensial bagi industri, termasuk didalamnya industri asuransi jiwa. Untuk mengetahui seberapa besar potensi itu, AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) akan menggelar seminar Digital & Risk Management in Insurance (DRiM) AAJI 2019 pada 25-27 September di Bali.

“Perkembangan teknologi digital keuangan telah mengubah lanskap bisnis saat ini, dimana setiap pelaku industri keuangan harus terus memantau dan bergerak cepat dalam melihat kebutuhan yang ada. AAJI berkomitmen untuk mendorong pelaku industri asuransi dan industri terkait lainnya untuk terus menerapkan best practices teknologi digital yang tepat guna di industri asuransii,’ kata Ketua Panitia DRiM AAJI 2019, Wiroyo Karsono, di Jakarta, Rabu (11/9)

Merujuk data dari Hootsuite.com mengenai tren internet dan media social 2019, dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 268,2 juta, Pengguna Internetnya telah mencapai 150 juta (tumbuh 13%), 150 juta Pengguna Media Sosial (tumbuh 15%) dimana 86% dari mereka melakukan pembelian secara online dan 93% melakukan pencarian produk/layanan secara online.

“Data ini memperlihatkan tingginya pengguna internet di Indonesia dan menggambarkan betapa besarnya keinginan masyarakat mendapatkan informasi yang cepat dan realtime,” kata Wiroyo yang juga Kabid Marketing & Komunikasi AAJI.

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon memaparkan “Pelaku industri asuransi jiwa harus segera menyiapkan strategi untuk menjawab perkembangan dunia digital saat ini”.

“Perkembangan teknologi digital selayaknya diintegrasikan di dalam perencanaan bisnis perusahaan, dimana hal ini diharapkan dapat memaksimalkan penetrasi saluran distribusi, pengembangan produk, pelayanan pelanggan, bisnis proses, dan lain-lain” jelas Budi Tampubolon.

Dengan diadakannya DRiM 2019 diharapkan dapat mendorong industri asuransi agar siap menghadapi era digital ini dan kiranya dapat mendukung pengembangan beragam platform digital yang akan mendorong percepatan bisnis dalam meningkatkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia.

Seminar DRIM AAJI 2019 mengangkat tema Capturing Potentials among Digital Millennials, akan diadakan di The Westin Resort Nusa Dua Bali, 25 – 27 September 2019. Kegiatan ini akan menghadirkan beberapa pembicara dan pakar dunia digital, industri asuransi serta pelaku yang telah memanfaatkan teknologi keuangan berbasis digital. ‘Jumlah milenial di Indonesia itu sangat besar dimana sebagian dari mereka adalah pengguna internet dan sangat aktif dalam menggunakan layanan digital keuangan.

DRiM AAJI 2019 bertujuan untuk mendorong industri asuransi agar lebih paham dan melihat potensi serta keunikan generasi milenia ini”, tutur Wiroyo Karsono, Ketua Panitia DRiM AAJI 2019.

Wiroyo menambahkan, “Melalui seminar ini, diharapkan nantinya, perusahaan asuransi dapat menganalisa secara tepat dan dapat menentukan keputusan bisnis terbaik guna meraih potensial generasi milenial, melalui literasi dan inklusi keuangan berbasis digital yang dilakukan”.

Selain mengikuti seminar, peserta dari Industri Asuransi akan mendapatkan 40 Poin Manajemen Program Manajemen Risiko Asuransi dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI). (jef)

Related For DRIM AAJI 2019, Telusuri Potensi Pasar Asuransi Jiwa di Kalangan Milenial