Menu
Heboh! Jerome Polin Buka Rekening di Bank BUMN Cabang Tokyo - Pengguna Jasa Ferry Tujuan Jawa dari Sumatera dan Bali Wajib Bawa Surat Hasil Negatif Covid-19 - KemenkopUKM Dorong Kemitraan Koperasi Dengan Pertamina di Pertashop - Sesmenkop UKM Bersama Deputi UKM Menyiapkan Rumah Produksi Bersama Olahan Nanas di Kab Subang - Bank DKI Sediakan Fitur Scan To Pay Permudah Masyarakat Bayar Zakat, Infaq, dan Sedekah - KemenkopUKM Siap Dirikan Rumah Produksi Bersama Kluster Bawang Merah di Brebes - Praperadilankan KPK, Eks Bupati Talaud Tuding KPK Langgar HAM - MenkopUKM: Belanja Melalui LPSE LKPP Dapat Cegah Praktik Korupsi - Penuhi Kebutuhan Lebaran, BNI Siapkan Uang Tunai Rp 12,9 Triliun per Minggu - Transaksi Digital BNI Alami Kenaikan Signifikan

Export Revolution, Gebrakan Penetrasi Pasar Luar Negeri Bagi UKM dan Petani Indonesia Melalui Indonesian Grocery KOPITU

Oktober 22, 2020 | news

Jakarta:(Globalnews.id)- Peluang bagi para UKM dan petani Indonesia untuk melakukan penetrasi dan memperkenalkan produk-produk olahannya ke pasar global semakin terbuka lebar. Melalui Platform E-Commerce Indonesian Grocery KOPITU dinilai mampu memberikan perubahan serta revolusi yang akan memudabkan UKM dan petani.

“Kita memerlukan revolusi karena pada dasarnya semua system yang bersifat konvensional atau sudah usang, akan membuat pengguna system tersebut mengalami berbagai kesulitan. Dalam hal ini, tentunya para pengguna adalah para pelaku UKM termasuj petani yang memiliki potensi ekspor,” ujar Ketua Umum KOPITU Yoyok Pitoyo melalui webinar Export Revolution, (21/10).

Menurut Yoyok, selama ini kesulitan sangat banyak dialami dalam segi teknis maupun proses administrative. Itulah kenapa ekspor hanya bisa diakses oleh perusahaan besar. Dengan adanya Indonesian Grocery KOPITU, semua kesulitan itu akan kami ambil alih, serta para UKM dan petani akan mendapat pendampingian.

“Berbagai kesulitan seperti kemitraan, administrasi, spesifikasi, perizinan dan proses berbelit lainya merupakan penghambat utama sulitnya ekspor. Sedangkan solusi bagi peningkatan ekonomi nasional melalui ekspor saat ini masih sangat jarang. Untuk itu, Export Revolution perlu dijadikan sebuah paradigma baru agar peningkatan eksportasi nasional dapat meningkat.

Hal ini pun sesuai dengan target Kementerian Pertanian (Kementan) yang terus berupaya meningkatan ekspor berbagai komoditas pertanian melalui Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks).

Program Gratieks ini juga ditargetkan bisa meningkatkan pertumbuhan volume ekspor peternakan pada tahun 2024 naik 300% menjadi 884.212 ton ke 100 negara tujuan.

“Para UKM tentunya menaruh harapan yang sangat besar kepada pemerintah. Baik dari sisi fasilitas dan pembiayaan, dukungan promosi, kemudahan regulasi serta kebijakan-kebijakan khusus bagi para UKM dan pengusaha petani. Kami akan terus memberikan dukungan kepada pemerintah dan terus membina dalam rangka ekspor revolusi ini”, pungkas Yoyok.(Jef)

tags:

Related For Export Revolution, Gebrakan Penetrasi Pasar Luar Negeri Bagi UKM dan Petani Indonesia Melalui Indonesian Grocery KOPITU