Menu
MenkopUKM Ungkapkan 3 Strategi Utama Tingkatkan Ekspor UMKM - KemenkopUKM Gelar FGD Pengembangan Usaha Mikro di Kawasan Wisata Mandalika - Indahnya Keberagaman pada Festival Teluk Jailolo - Pelaku Kreatif Kuliner Bandung Inisiasi Wadah Koperasi untuk Permudah Pembiayaan - MenkopUKM: Berwirausaha Menjadi Pilihan Strategis bagi Kaum Milenial - MenkopUKM Dorong Kopkar RSCM Masuk ke Sektor Usaha Alat Kesehatan - Pemerintah Targetkan 30 Juta Pelaku UMKM Tergabung dalam Ekosistem Digital pada 2030 - Kanwil BRI Jakarta II Salurkan Sembako ke Anak Yatim dan Lansia di Desa Cidokom, Bogor - SeskemenkopUKM: Target Pembangunan Koperasi dan UMKM Tercapai Bila Program Pusat dan Daerah Selaras - MenkopUKM: UMKM Harus Bangun Produk Unggulan yang Khas dan Unik

Fokus Kembangkan UMKM, Bank DKI Tambah 9 Kantor Layanan di Pasar

Januari 1, 2018 | ekbis

teks foto : Direktur Kepatuhan Bank DKI, Budi Mulyo Utomo (paling kanan) bersama Pemimpin Bank DKI Cabang Utama Balaikota, Dewi Sumampouw (paling kiri) menyaksikan penandatanganan perjanjian kredit usai meresmikan Kantor Kas Bank DKI dan peresmian UPB senen Blok III & VI serta mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ,di Jakarta, (29/12).

JAKARTA:(Globalnews.id) Sebagai wujud komitmen untuk terus fokus kembangkan bisnis di segmen UMKM, Bank DKI membuka 9 (sembilan) kantor layanan baru yang    tersebar di sejumlah  pasar   dan pusat perbelanjaan di Jakarta   dan sekitarnya.

Peresmian 9 (sembilan) kantor layanan tersebut dilakukan secara terpusat di UPB Senen Blok III& VI yang dalam kesempatan tersebut diresmikan oleh Direktur Kepatuhan Bank DKI, Budi Mulyo Utomo di Jakarta (29/12).

Sembilan Kantor layanan baru yang dibuka adalah Kantor Kas Unit Pasar Besar Mayestik, Kantor Kas UPB Senen Blok III & VI, Kantor Kas Pasar Kedoya, Kantor Kas Pasar Sunter Podomoro, Kantor Kas Pasar Jembatan Lima, Kantor Kas Pasar Pademangan Timur, Kantor Kas Pasar Kembang Rawa Belong, Kantor Kas Plaza Baru Ciledug dan Kantor Kas Pasar Baru Bekasi.

Pemilihan 9 lokasi kantor layanan Bank DKI inididasarkan atas potensi ekonomi dari pasar termasuk PasarSenen Blok III & VI akan diisi oleh kurang lebih 2.500-3.000 pelaku UMKM yang terdiri dari pedagang tradisional, pedagang sembako, pedagang elektronik, serta garmen.

“Jumlah dan segmentasi pedagang ini merupakan potensi bagi Bank DKI untuk dapat menyalurkan modal usaha bagi mereka”, ungkap Budi Mulyo.

Budi menambahkan,dari 9 kantor layanan tersebut, 6 (enam) diantaranya merupakan pasar kelolaan PD Pasar Jaya. Hal ini merupakan perwujudan sinergi BUMD dimana Bank DKI sepanjang tahun 2017 banyak membuka kantor layanan di pasarkelolaan PD Pasar Jaya.

Sampai dengan akhir Desember 2017, kantor layanan Bank DKI yang ada di pasar dan sekitarnya sebanyak 72 pasar. Sedangkan lokasi yang ada di pasar kelolaan PD Pasar Jaya berjumlah sebanyak 40 kantor. Direncanakan Bank DKI akan menambah 28 kantor layanan lagi di pasar dan sekitarnya.

Pada Segmen UMKM, Bank DKI mempunyai produk Kredit Monas 25, 75, dan 500 dengan plafon dari Rp. 25 juta hingga Rp. 500 juta yang dapat dimanfaatkan sebagai akses tambahan modal bagi para pelaku UMKM.

Selain itu, Bank DKI juga mempunyai aplikasi layanan keuangan JakOne Mobile sebagai solusi pembayaran praktis bagi pelaku UMKM. ”Bagi pedagang yang menggunakan JakOne Mobile sebagai alat transaksi, konsumen hanya perlu melakukan scanning pada QR Code yang disediakan oleh pedagang melalui aplikasi JakOne Mobile”, ujarBudi Mulyo. (jef)

 

Related For Fokus Kembangkan UMKM, Bank DKI Tambah 9 Kantor Layanan di Pasar