Global News Indonesia
Menu
Apotik Kimia Farma Kini Jadi Agen46 BNI - Asian Games 2018 Peluang Produk UMKM Masuk Pasar Internasional. - Dimulai di NTT, BNI Pionir Penyaluran KUR untuk Petani Garam - Kemenkop dan UKM Berikan Bantuan Bagi Penyuluh Koperasi Korban Gempa Lombok - Tingginya Arus Mutasi di Daerah Jadi Kendala Pembinaan ASN Perkoperasian - Literasi Keuangan & Kampanye AG 2018, BNI Hadiahi 2.000 Taplus Anak - Bank DKI Raih Penghargaan Top Bank Bidang Fintech - Transaksi Non Tunai - Pelaku WP Antusias Sambut Program Bantuan Modal dari Kemenkop dan UKM - Kemenkop dan UKM Ajak Pensiunan Bantu Program Pengembangan KUMKM - Bintang Puspayoga Buka Pelatihan Klinik Bisnis Pelaku Usaha Kuliner

Indonesia Gandeng ICAO Tingkatkan Kualitas SDM Penerbangan

Maret 19, 2018 | ekbis

JAKARTA (Globalnews.id)-Indonesia bekerjasama dengan organisasi penerbangan sipil internsional (International Civil Aviation Organization/ICAO) menyelenggarakan Workshop ICAO USOAP-CMA, di Jakarta, Senin (19/03/2018).

Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) penerbangan sipil Indonesia yang memiliki kualifikasi sesuai aturan ICAO. Kegiatan ICAO USOAP-CMA (Universal Safety Oversight Audit Programme-Continous Monitoring Audit) dibuka Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Pramintohadi Sukarno mewakili Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Acara ini ikut dihadiri Atase Perhubungan RI di Montreal- Kanada selaku Alternate Representative Indonesia to ICAO, Indonesia National Continuous Monitoring Coordinator dan pihak-pihak terkait ICAO USOAP lainnya.

Agus Santoso dalam sambutannya mengatakan, Indonesia merupakan negara besar yang berbentuk kepulauan dan terhubung dengan moda transportasi penerbangan serta ratusan bandar udara. Untuk itu sudah seharusnya Indonesia memiliki perhatian tinggi terhadap keselamatan penerbangan.

“Keselamatan penerbangan hanya bisa dikelola dengan perilaku yang proaktif dan prediktif. Perilaku proaktif tercermin dalam kepatuhan pengawasan soal keselamatan penerbangan. Dengan acara ini kami berusaha untuk meningkatkan nilai Efective Implementation USOAP dengan penguatan SDM penerbangan kita,” jelas Agus Santoso.

Kegiatan workshop ini membahas materi seputar ICAO USOAP seperti CMA Online Framework (OLF) dan Electronic Filing of Differences (EFOD);PQ Self-Assessment; Submit/ Update Corrective Action Plans (CAPs); dan iSTARS 3.0 SPACE. Semua kegiatan tersebut akan dibimbing oleh ICAO Headquarter Chief Oversight Support – Air Navigation Bureau, Mr Thomas Mistos dan Regional Officer Air Traffic Management ICAO Asia and Pacific Office, Mr. Leonard Wicks.

Menurut Direktur Navigasi Penerbangan Polana Pramesthi, dengan dilaksanakannya workshop ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam mengelola serta meningkatkan kepatuhan kita terhadap ICAO SARPs dan menyesuaikan dengan peraturan nasional Indonesia serta implementasinya.

“Selain itu juga agar dapat meningkatkan kompetensi SDM penerbangan sipil Indonesia, khususnya pengawasan keselamatan penerbangan sipil Indonesia,” katanya.

Seperti diketahui, pada Oktober 2017 yang lalu, ICAO baru saja melakukan Coordinated Validation Mission (ICVM) yang hasilnya menunjukkan angka Effective Implementation (EI) sebesar 80,34%. Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan Effective Implementation (EI) Indonesia apabila dibandingkan dengan hasil audit pada tahun 2014 dan tahun 2016 lalu. (jef)

Related For Indonesia Gandeng ICAO Tingkatkan Kualitas SDM Penerbangan