Menu
RUPST BNI 2019, Herry Jadi Dirut, Agus Komut, Manajemen Komit Lanjutlan RBI 2020 dengan Perdalam Implementasinya - Tingkatkan Daya Saing, Petani Cabai di NTB Sepakat Bentuk Koperasi - Dirikan Industri Peternakan Sapi Terpadu, GDA Gandeng Petani Lokal - Bigbird Premium, Layanan Transportasi Aman, Nyaman dan Mewah - PMI Harap Sinergi Permodalan dengan LPDB untuk Pemuda Papua - Kemenkop dan UKM Cari Masukan Skema Pembiayaan Murah dan Ramah - DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN SDM AKAN MEREFORMULASI DAN REFORMASI SISTEM PELATIHAN - BRI Bagikan Dividen Rp. 20,6 Triliun - Kemenkop dan UKM Dukung Pekerja Dirikan Koperasi - Kemenkop dan UKM Siapkan Langkah Digitalisasi Koperasi

Johnson Tak Mau Lagi Maju, RUA INSA ke XVII Dipastikan Dipimpin Ketua Umum Baru

November 29, 2019 | ekbis

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID) Para pengusaha pelayaran nasional yang tergabung dalam Indonesian National Shipowners Assosiation (INSA) menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

RUA ke-XVII DPP INSA mengambil tema “Merajut Samudera Membangun Negeri” ini memiliki tiga agenda utama, salah satunya adalah pemilihan ketua umun DPP INSA untuk periode 2019-2024.

“Agenda RUA lainnya adalah penyusunan program kerja dan perubahan AD/ART organisasi,” kata Ketua Umum DPP INSA periode 2015-2019 Johnson W Soetjipto.

Johnson mengatakan, selama masa kepengurusannya, jumlah anggota INSA terus berkembang dari 363 anggota di tahun 2015, kini telah mencapai 442 anggota.

“Dalam periode kepengurusan 2015-2019, INSA juga memiliki associate member yang merupakan perusahaan-perusahaan non pelayaran,” kata Johnson.

“Kami juga melakukan perubahan logo INSA yang lebih milenial dengan bentuk seperti gelombang laut. Tujuannya agar INSA lebih modern, terbuka, dinamis, maju, dan berdayaguna tinggi,” lanjutnya.

Johnson mengaku, tantangan para pengusaha pelayaran nasional ke depan akan semakin berat. Untuk itu, ia berharap pimpinan INSA hasil RUA ke-XVII hari ini merupakan figur yang kuat, cerdas, humble, dan terutama mampu menjembatani kepentingan seluruh anggota INSA dengan pemerintah.

“Saya sudah menyatakan tidak akan maju lagi dalam kontestasi ketua umum DPP INSA periode 2019-2024. Alasannya saya sudan dua kali jadi ketua, dan dan dalam AD/ART ketua umum INSA hanya boleh me jabat dua kali. Selain itu harus ada regenerasi pimpinan agar INSA lebih dinamis dan berkembang,” jelas Johnson. (jef)

Related For Johnson Tak Mau Lagi Maju, RUA INSA ke XVII Dipastikan Dipimpin Ketua Umum Baru