Global News Indonesia
Menu
HUT Ke-73 RI, BNI Picu Kinerja dan Bertindak Jadi Agen Pemerataan Ekonomi - Kazakhstan, Delegasi Asian Games Pertama Kunjungi Smesco Indonesia - Catatkan Kinerja Keuangan Positif, Bank DKI Raih 3 Penghargaan Sekaligus - Tutup Kirab Obor, Dirut BNI Turut Usung Obor sejauh 350 Meter - Pemerintah Akan Perkuat UMKM untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi - Angkasa Pura Logistik Kini Cashless dengan BNI - Wirausaha Indonesia Harus Mampu Adaptasi dengan Revolusi Industri 4.0 - Apotik Kimia Farma Kini Jadi Agen46 BNI - Asian Games 2018 Peluang Produk UMKM Masuk Pasar Internasional. - Dimulai di NTT, BNI Pionir Penyaluran KUR untuk Petani Garam

Kembangkan Wirausaha, LPDB-KUMKM Gandeng Komunitas Berbasis Medsos 

November 3, 2017 | koperasi dan ukm


JAKARTA: (Globalnews.id)- Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM menjajaki kerjasama dengan komunitas wirausaha muda Indonesia berbasis Media Sosial bernama ‘Young on Top’ (YoT) dalam sosialisasi program LPDB, khususnya dalam mengembangkan kewirausahaan di Indonesia.

“Kita akan bekerjasama dalam kerangka strategic partner dengan Young on Top untuk memajukan dan mengembangkan jiwa wirausaha di Indonesia, khususnya mengenai akses permodalan”, kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo, usai menerima kunjungan Chairman Young on Top Billy Boen, di kantor LPDB-KUMKM, Jakarta, Jumat (3/11).

LPDB-KUMKM sejak tahun 2008 sampai dengan akhir Oktober 2017, telah merealisasikan penyaluran dana bergulir sebesar Rp 8,4 triliun, untuk 4300 mitra Koperasi dan UKM di seluruh Indonesia.

Braman menambahkan, mulai tahun depan LPDB-KUMKM akan menyiapkan dana bergulir sebesar Rp100 miliar bagi perkuatan permodalan para wirausaha muda, termasuk bisnis start up. “Bersama Young on Top, kita akan melakukan sosialisasi terkait program perkuatan permodalan bagi wirausaha di Indonesia. Baik itu usaha berbasis konvensional, maupun syariah”, kata Braman.

Terkait itu, menurut Braman, pihaknya akan mensinergikan LPDB-KUMKM dengan Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM yang ada di 34 provinsi dengan event-event Young on Top. “Tidak menutup kemungkinan juga bahwa mereka akan merekomendasikan wirausaha-wirausaha dan UKM-UKM mana yang layak mendapat perkuatan permodalan dana bergulir. Tentunya, tetap kita yang memutuskan serta harus sesuai dengan standar dan SOP yang sudah ada di LPDB-KUMKM”, jelas Braman.

Selain perkuatan permodalan, Braman berharap kerjasama ini juga nantinya bisa sebagai sarana monitoring manfaat LPDB-KUMKM di lapangan, khususnya di kalangan wirausaha muda. “Di samping itu, saya juga mengharapkan  strategic partner dengan YoT ini dapat meningkatkan rating LPDB-KUMKM di dunia Media Sosial”, tandas Braman lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Billy Boen menjelaskan, komunitas Young On Top atau biasa disingkat YoT, yaitu sebuah komunitas yang tujuannya adalah memotivasi kaum muda agar dapat meraih kesuksesan di usia muda. Posisi YoT dalam kerjasama strategis dengan LPDB-KUMKM ini nantinya adalah sebagai mentoring bagi para wirausaha muda, baik yang sudah menerima dana bergulir maupun yang akan menerima (calon mitra). “Khususnya mentoring bagi wirausaha yang sudah menjadi mitra dan calon mitra LPDB untuk membangun karakter enterpreneur, termasuk mentoring Medsos dan social behavior yang lebih baik”, kata Billy.

Oleh karena itu, lanjut Billy, pihaknya akan menggelar event pengembangan jiwa wirausaha di 19 kota di Indonesia. Dalam setiap event itu, YoT akan melakukan penjaringan dan seleksi terhadap para wirausaha muda yang memiliki kinerja dan prospek yang bagus. “Nah, setelah itu, barulah untuk perkuatan permodalan mereka, YoT akan melibatkan LPDB KUMKM mengenai pembiayaan dana bergulir”, pungkas Billy.(jef)

Related For Kembangkan Wirausaha, LPDB-KUMKM Gandeng Komunitas Berbasis Medsos