Menu
Koperasi Sumbang 1,4 Ton Nanas untuk Tenaga Kesehatan dan Relawan COVID-19 di Wisma Atlet - Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award - Ojek Sepeda Dimungkinkan Asal Ada Tempat Duduk bagi Penumpang - BNI Syariah Dukung Layanan Digitalisasi Asosiasi Haji dan Umrah Amphuri - Terdampak Pandemi Covid-19, Operator Transportasi Darat Rugi Rp 15,9 Triliun/Bulan - Webinar Balitbanghub Bersama UGM dan ITS, Dirjen Hubdar Budi Ungkap Ada Tiga Paradigma Baru dalam Bertransportasi - Tiga Bandara Besar Angkasa Pura I Sabet 9 Penghargaan ASQ Awards dari ACI - Kumpulkan PPKL, KemenkopUKM Dorong Inovasi dan Transformasi Koperasi - Dukung Pemulihan Ekonomi, KemenkopUKM Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi Digital - KemenkopUKM Perjuangkan LPS Koperasi Masuk RUU Cipta Kerja

Kemenhub Minta Perusahaan Angkutan Miliki Instruktur Pengemudi

Januari 17, 2020 | news

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Kementerian Perhubungan meminta agar perusahaan angkutan baik angkutan umum maupun barang, harus memiliki Instruktur Pengemudi.

“Kami akan mendidik instruktur pengemudi perusahaan. Sedikitnya nanti ada dua instruktur di tiap perusahaan angkutan,” demikian diungkapkan Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani dalam Diskusi Nasional Forum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Menurut Yani, program dua instruktur pengemudi ditiap perusahaan angkutan umum akan segera direalisasikan dan menjadi salah satu prioritas. Instruktur pengemudi akan dididik dan menerapkan sesuai standar dan kompetensi serta ketentuan yang berlaku secara baku.

Ada tiga program lagi yang akan kami laksanakan dalam waktu dekat diantaranya adalah Quick Win yakni meningkatkan wawasan pengemudi tentang teknis pengereman dalam berkendara. Hal itu mengingat masih banyak pengemudi yang belum memahami dengan baik. Selanjutnya mendidik pengemudi baru agar kompetensinya terukur dan jumlahnya ditingkatkan, karena kekurangannya masih cukup banyak pada perusahaan angkutan. “Kami juga akan mencetak pengemudi yang berkompeten untuk keselamatan angkutan jalan,” jelas Yani.

Yani menegaskan, keselamatan adalah tanggung jawab kita semua, perlu ada peran dari stakeholder dan masyarakat, “tidak bisa semua jadi tanggung jawab pemerintah. Karena pemerintah hanya menyediakan sarana dan prasarananya,” pungkas Yani. (jef)

Related For Kemenhub Minta Perusahaan Angkutan Miliki Instruktur Pengemudi