Menu
SeskemenkopUKM: UU Ciptaker Ciptakan Ruang Tumbuhnya Usaha Mandiri di Masyarakat Khususnya UMKM - Anggota DPR: Koperasi Jadi Salah Satu Wadah Terdepan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional - MenkopUKM: Peran Koperasi Syariah Strategis Dalam Pengembangan Ekonomi Umat - ACIS 2020 Bantu Pelaku Industri Temukan Strategi Lewati Pandemi Percepat Pemulihan Kinerja dan Menciptakan Masa Depan Perusahaan - MenkopUKM Tekankan Tiga Hal Dorong UMKM Go Digital - KemenkopUKM Dukung Smesco Ciptakan Inovator Bisnis Berbasis Tanaman Di Loka Hejo - Peringati Hari Guru, BNI Syariah Gelar Webinar Bersama ESQ - Pelaku Usaha Mikro di Bandung Rasakan Manfaat Banpres Produktif - MenkopUKM: UMKM Papua Bisa Fokus Pada Komoditas Unggulan - Bank DKI Dukung Layanan Digital Petrokimia Gresik

Kemenhub Minta Perusahaan Angkutan Miliki Instruktur Pengemudi

Januari 17, 2020 | news

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Kementerian Perhubungan meminta agar perusahaan angkutan baik angkutan umum maupun barang, harus memiliki Instruktur Pengemudi.

“Kami akan mendidik instruktur pengemudi perusahaan. Sedikitnya nanti ada dua instruktur di tiap perusahaan angkutan,” demikian diungkapkan Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani dalam Diskusi Nasional Forum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Menurut Yani, program dua instruktur pengemudi ditiap perusahaan angkutan umum akan segera direalisasikan dan menjadi salah satu prioritas. Instruktur pengemudi akan dididik dan menerapkan sesuai standar dan kompetensi serta ketentuan yang berlaku secara baku.

Ada tiga program lagi yang akan kami laksanakan dalam waktu dekat diantaranya adalah Quick Win yakni meningkatkan wawasan pengemudi tentang teknis pengereman dalam berkendara. Hal itu mengingat masih banyak pengemudi yang belum memahami dengan baik. Selanjutnya mendidik pengemudi baru agar kompetensinya terukur dan jumlahnya ditingkatkan, karena kekurangannya masih cukup banyak pada perusahaan angkutan. “Kami juga akan mencetak pengemudi yang berkompeten untuk keselamatan angkutan jalan,” jelas Yani.

Yani menegaskan, keselamatan adalah tanggung jawab kita semua, perlu ada peran dari stakeholder dan masyarakat, “tidak bisa semua jadi tanggung jawab pemerintah. Karena pemerintah hanya menyediakan sarana dan prasarananya,” pungkas Yani. (jef)

Related For Kemenhub Minta Perusahaan Angkutan Miliki Instruktur Pengemudi