Menu
Kemmbangkan Bisnis dan Konektivitas Logistik, Angkasa Pura Logistik Luncurkan Layanan _Air Freight_ - Kemenkop dan UKM Kembali Lakukan Rapid Test Covid-19 bagi ASN untuk Pastikan Kondisi Terakhir Menuju New Normal - BAKTI Kominfo Siapkan 2.000 Titik Akses Internet Hadapi New Normal - PWI Jaya dan BAKTI Kominfo Selenggarakan Webinar Terkait Akses Internet di Tengah Pendemik - BNI Syariah Salurkan Bantuan terkait COVID-19 ke RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur - Pemerintah Alokasikan Rp4,967 triliun tambahan subsidi bunga untuk Relaksasi KUR bagi UMKM Terdampak COVID-19 - Lagi, Mitratel Sediakan 125.000 Porsi Makanan Gratis Hingga Akhir Tahun 2020 - Menkop dan UKM Teten Masduki Optinis Masih Ada Peluang Bagi UMKM di Tengah Covid-19 - Kemenkop-UKM Apresiasi Langkah OJK Tinjau Ulang Indikasi Penyimpangan oleh Koperasi - Kemenkop dan UKM Gandeng BUMN Pangan Perluas Program Warung Tetangga

Kemenkop dan UKM Akan Bangun 5 Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM di Destinasi Prioritas

Februari 1, 2020 | koperasi dan ukm

MAJALENGKA:(GLOBALNEWS.ID)-Kementerian Koperasi dan UKM berencana membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) 2020 di lima destinasi super prioritas untuk meningkatkan daya saing KUMKM agar tumbuh dan berkembang menjadi pelaku usaha yang tangguh, mandiri, produktif dan berdaya saing.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan dalam memberikan sambutan peresmian dan pengukuhan pengurus koperasi paguyuban kabupaten Majalengka, Sabtu (1/2/2020).

Ia mengatakan pembangunan PLUT tersebut untuk melengkapi pengembangan objek wisata prioritas sejalan program Presiden Jokowi untuk percepatan pemetaan potensi produk UMKM. Lima PLUT yang akan terbangun di Labuan Bajo, Toba Samosir, KEK Mandalika, KEK Tanjung Lesung dan Majalengka.

“Jadi pelaku usaha kecil dan menengah di Majalengka tidak perlu risau soal pemasaran produk UMKM Majalengka,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Usaha Kemenkop dan UKM Rahmadi mengatakan PLUT Koperasi Usaha Kecil dan Menengah bisa menjadi rumah besar bagi pelaku UMKM dalam mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki daerah.

“Majalengka memiliki fasilitas penunjang selain akses tol, bandara internasional Kertajati juga akan menjadi embarkasi jamaah haji tahun ini,” ungkapnya.

Lanjutnya, jadi embarkasi itu secara tidak langsung ada beribu-ribu orang nanti yang akan datang ke Majalengka, karenanya harus digerakkan produk-produk UMKM disini untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dan para pelaku usaha di Majalengka ini diberikan pendampingan usaha bagaimana mengemas produk souvenir bagi jamaah haji yang bernilai jual, sehingga mereka tertarik dan datang kembali.

Ia menambahkan pembangunan PLUT ini terbagi menjadi dua program utama sesuai arahan pak Menteri.

Pertama untuk sektor mikro yang jumlahnya hampir 98% dan pada umumnya merupakan kegiatan usaha untuk kehidupan sehari- hari. 

Kedua, mendorong pelaku usaha kecil dan menengah naik kelas dan tumbuh kembang sejalan arahan Menteri Koperasi dan UKM.

Karena itu, target UKM naik kelas akan menjadi pondasi untuk memperkuat ekonomi masyarakat dengan mempermudah pembiayaan, mendorong ke pasar ekspor dan sekaligus masuk ke dalam pasar global.

Kepala dinas Koperasi dan UKM Dr. Ir. Sadili MSi mengatakan produk unggulan UMKM Majalengka didominasi olahan pangan seperti durian, ubi-ubian kalau saat ini orang banyak mengenal kripik bayam, Majalengka memiliki variasi pie ubi, kripik ubi, keripik durian, biji pangsit durian dan lainnya.

Hadirnya PLUT KUMKM menjadi harapan besar bagi seluruh pelaku usaha UMKM di Majalengka karena selama ini belum ada tempat atau outlet yang baik dari pemerintah.(jef)

Related For Kemenkop dan UKM Akan Bangun 5 Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM di Destinasi Prioritas