Menu
Pemerintah Siapkan Rp28,8 T Untuk Modal Usaha Mikro dan Ultra Mikro - MenkopUKM: BMT Bisa Dapat Dana Bergulir Hingga Rp100 M - MenkopUKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran - KemenkopUKM Gelar Pelatihan Terpadu Guna Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional - LPDB-KUMKM Optimalkan Peran Satgas Percepat Penyerapan Dana PEN - MenkopUKM Tegaskan Pemulihan Ekonomi Nasional Dimulai dari UMKM - BNI Syariah Gelar Qurbanku Hasanahku Salurkan 530 Hewan Kurban Senilai Rp4,3 Miliar - KemenkopUKM Raih Opini WTP Dari BPK Enam Tahun Berturut-Turut - SEMESTER I/2020, BTN KANTONGI LABA BERSIH RP768 MILIAR - Tinjau Grand Smesco Hills, MenKopUKM Akan Fokus Untuk Pelatihan Bisnis

Kemenkop dan UKM Akan Kerjasama dengan KNKS untuk Kembangkan Ekonomi Syariah

Desember 20, 2019 | koperasi dan ukm



JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)-Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan Kementerian Koperasi dan UKM siap melakukan kerjasama dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) untuk menumbuh-kembangkan ekonomi syariah di tanah air, dimana dalam milestone KNKS ditargetkan pada 2024 Indonesia menjadi global hub ekonomi dan keuangan syariah.

“Ada banyak irisan program antara yang dilakukan Kemenkop dan UKM dengan KNKS, misalnya yang lagi growing saat ini yaitu industri halal dan muslim fashion. Kita akan lakukan kerjasama yang dimulai dari yang lagi bertumbuh saat ini yaitu industri halal dan muslim fashion,” kata Menkop dan UKM Teten Masduki, usai menerima pengurus KNKS yang dipimpin Direktur Eksekutif KNKS Ventje Rahardjo, di Jakarta, Jum’at (20/12).

Diharapkan dengan sinergi kerjasama yang diawali dengan sub sektor yang lagi growing (bertumbuh) tersebut, akan memberikan rangsangan pada subsektor ekonomi syariah lainnya di lingkup koperasi dan UMKM seperti keuangan maupun asuransi syariah.

Plt Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman menambahkan, Kemenkop dan UKM juga siap menselaraskan regulasi yang ada agar ekonomi dan keuangan syariah bisa berkembang. “UMKM kan banyak yang membutuhkan sertifikasi halal, karena itu kami juga akan bekerjasama dengan KNKS bagaimana mempermudah proses sertifikasi halal ini bagi UMKM,” tambahnya.

Potensi Besar UMKM

Direktur Eksekutif KNKS Ventje Rahardjo mengatakan kedatangannya menghadap Menkop dan UKM adalah melaporkan target dan inisiatif yang akan dilakukan KNKS dalam periode 2020-2024, dimana kedudukan Menkop dan UKM juga sebagai anggota dewan pengarah bersama 10 K/L termasuk MUI.

“Kami melaporkan beberapa perkembangan KNKS, setelah manajemen eksekutif KNKS dilantik pada Januari 2019, dan pada Mei 2019 diluncurkan masterplan ekonomi keuangan syariah 2020-2024 dimana kami diminta Bapak Presiden untuk mengawal implementasinya,” jelas Ventje.

KNKS kata Ventje sudah menyusun berbagai langkah dimana akan ada 48 inisiatif yang akan dilakukan guna menuju milestone (pencapain) 2024 Indonesia sebagai global hub ekonomi dan keuangan syariah.

Ventje juga melaporkan rencana perubahan struktur KNKS dimana nantinya Wapres yang akan menjadi Ketua Harian KNKS.

“Selain itu cakupan KNKS juga akan diperluas, tidak hanya mengurus keuangan syariah namun juga ekonomi syariah, sehingga namanya mungkin akan menjadi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah,” ujar Ventje.

Ventje menegaskan, KNKS melihat UMKM memiliki potensi besar untuk pengembangan ekonomi syariah. “UMKM adalah sektor yang bisa didevelop untuk mendukung perekonomian nasional dan mendatangkan devisa misalnya produk muslim fashion kita sudah banyak yang ekspor,” kata Ventje.

Ia menambahkan, KNKS dengan Kemenkop dan UKM akan bekerjasama untuk mendorong munculnya ekosistem ekonomi syariah bagi koperasi dan UMKM, sehingga bisa menjadi insdustri yang terhubung dalam global value chain atau rantai pasok global.(jef)

Related For Kemenkop dan UKM Akan Kerjasama dengan KNKS untuk Kembangkan Ekonomi Syariah