Menu
JD.ID Beauty Luncurkan Fitur AR Make-up Try On Pada Platform Aplikasi - Menyeimbangkan Program Kesehatan dan Ekonomi, Jadi Kunci Pemulihan KUMKM - BNI Gelar UMKM Muda Virtual Week Spesial, Ini Wajah Wirausaha Sosial di Hari Sumpah Pemuda - KemenkopUKM Terus Gulirkan Rebranding Koperasi di Kalangan Pemuda - Sosialisasi Permendagri no 22 Tahun 2020 dan Sosialisasi Pedoman Pemetaan Urusan Pemerintahan dalam Rangka Kerja Sama Daerah - Angkasa Pura I Gelar Konser Virtual Sumpah Pemuda di Bandara Internasional Yogyakarta - BNI Gelar UMKM Muda Virtual Week Spesial:Ini Wajah Wirausaha Sosial di Hari Sumpah Pemuda - Menkop dan UKM: Transformasi UMKM ke Ekonomi Digital Jadi Keniscayaan - Menkop dan UKM: Pelaku UMKM Harus Tahan Banting   - DWP KemenkopUKM Berbagi Peduli Untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Kabupaten Garut

Kemenkop dan UKM Jalin Kerjasama Jalankan Skema Perlindungan dan Pemulihan UMKM

Mei 14, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga negara lainnya, dalam menjalankan skema perlindungan dan pemulihan UMKM di tengah pandemi Covid-19.

“Misalnya, terkait insentif pajak bagi UMKM yang omsetnya di bawah Rp4,8 miliar, otomatis dinolkan pajaknya disubsidi 100% oleh pemerintah”, kata Teten, ketika menjadi narasumber di IDX Channel, Kamis (14/5).

Selain itu, cicilan bunga kredit UMKM juga ditunda selama enam bulan ke depan, untuk pinjaman UMKM sebesar Rp500 juta ke bawah. “Sementara untuk yang kredit Rp500 juta sampai Rp10 miliar, perlu kerjasama dengan pihak perbankan”, ujar Teten.

Menurut Teten, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menyiapkan sistem monitoringnya. “Dengan begitu, jangan sampai ada debitur UMKM masih diminta membayar cicilan dan juga bunganya. Karena skema ini bunganya kita subsidi untuk di atas Rp500 juta hingga Rp10 miliar”, kata Menkop.

Namun, Teten mengakui, seperti disampaikan Menkeu Sri Mulyani, masih ada bank yang belum mengetahui kebijakan ini. “Kita sudah koordinasi dengan OJK. Dan OJK mestinya sudah mensosialisasikan ke perbankan”, tegas Teten.

Teten berharap OJK memantau lembaga pembiayaan yang ada di bawah kewenangannya, seperti pihaknya memonitoring koperasi di seluruh Indonesia. “Kami punya skema pengaduan lewat Call Center di Kementerian Koperasi dan UKM untuk pengaduan”, pungkas Teten.(jef)

Related For Kemenkop dan UKM Jalin Kerjasama Jalankan Skema Perlindungan dan Pemulihan UMKM