Global News Indonesia
Menu
Melalui RAT, Koperasi Harus Bisa Mengantisipasi Perubahan Zaman - Kopma Harus Tumbuh Sebagai Koperasi Kreatif - Koperasi Perikanan Seharusnya Kelola Kembali TPI - Gelar Java Jazz on The Move, BNI Perkenalkan yap! - Kemenkop dan UKM Minta Pemerintah Bijaksana Pungut Pajak KUMKM - Kemenhub Benahi Keselamatan Perkeretaapian - Organisasi Pemuda Desak Pemerintah Responsif Atasi Intoleransi - Gelar Travel Experience, BNI & HIS Gandeng 4 Maskapai Penerbangan - OJK Lakukan Penyehatan Komprehensif AJBB 1912 - Pelaku Usaha Sambut Positif Early Warning System Kemenkop dan UKM

Kemenkop dan UKM Kampanyekan Gerakan Nasional UMKM Go Online

November 8, 2017 | koperasi dan ukm

 

JAKARTA:(Globalnews.id)-Kementerian Koperasi dan UKM sinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemerintah daerah dan pelaku bisnis e-commerce mengampanyekan Gerakan Nasional digitalisasi UMKM.

 

Gerakan ini didukung oleh 2 program pemerintah, yaitu 8 Juta UMKM dan Ekonomi Kerakyatan.

 

UMKM dipilih sebagai representasi ekonomi rakyat yang dapat menyerap tenaga kerja ± 90% serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional.

 

Ini dalam rangka mewujudkan visi ekonomi Indonesia 2020  menjadi “The Digital Energy of Asia” yang menargetkan pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar US$ 130 milyar.  Melalui visi ini ingin dicapai kekuatan ekonomi nasional berbasis UMKM.

 

Asisten Deputi Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM, Herustiati mengatakan ada 3,79 juta pelaku bisnis UMKM telah memanfaatkan teknologi digital atau bisnis e-commerce.

 

Dari hasil survey, berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26% dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap.

 

“Kemenkop UKM terus mendorong upaya pemanfaatan dan optimalisasi pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku bisnis Koperasi dan UMKM,” kata Herustiati, Rabu (8/11) dalam acara Gerakan Nasional UMKM Go Online, di Bandung Barat bersama dengan Bupati Bandung Barat Bapak Abu Bakar dan Direktur Pemberdayaan Informatika Kemkoninfo Ibu Septriana Tangkary.

 

Herustiati mengatakan Kemenkop UKM telah membuat berbagai kebijakan dan program dalam mengembangkan Koperasi dan UMKM menuju digital economi.

 

Kebijakan itu antara lain Pendaftaran Badan Hukum Koperasi dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi Online;  Fasilitasi promosi berbasis online (trading board);  Pendampingan teknis penerapan e-commerce bagi UMKM;

 

Peningkatan kapasitaas UMKM memasuki ekonomi digital bekerjasama dengan market places; Peningkatan kapasitas SDM KUMKM dan Mahasiswa (Vocational Training) sebagai Techno-preneur; Pengembangan PLUT melalui Kampung UKM Digital.

 

Gerakan UMKM Go Online dilaksanakan serentak di 13 kota yaitu: Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Purwakarta, Sidoarjo dan Surabaya. Peresmian Gerakan Nasional UMKM Go Online diadakan pada 15 November di Jakarta.

 

Pelaku e-Commerce yang terlibat dalam gerakan ini adalah BLANJA.com, MatahariMall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak.  (fan)

 

 

 

Related For Kemenkop dan UKM Kampanyekan Gerakan Nasional UMKM Go Online