Global News Indonesia
Menu
Standardisasi dan Sertifikasi Produk KUMKM Diperlukan Agar Jadi Usaha yang Berkelanjutan dengan Skala yang Lebih Besar - RA Suhardani Bustanil Arifin Raih Mahakarya Budaya dari MURI - Di Hadapan Mahasiswa UIN Walisongo, Rano Karno Bicara Strategi Bisnis Millenial - Perkuat Ekspor Indonesia, BNI Rangkul Mitra Bisnis di Singapura - Kemenkop dan UKM Perkuat Pengawasan Koperasi Melalui Peningkatan IT - OASE Bersama Kemenkop dan UKM Sinergi Program Pemberdayaan Masyarakat di Malaka - BNI Pertahankan Keunggulan Layanan Trade Finance - Marketing Bagian Penting Pemasaran Produk KUKM - Kepedulian Pemda diharapkan untuk Majukan Koperasi - Menteri Puspayoga Launching Desa Terang 2018 di Lampung

Kemenkop dan UKM Kucurkan Program Bantuan pada 112 WP di Tual dan Kab Maluku Tenggara

Juli 6, 2018 | koperasi dan ukm

MALUKU UTARA: (Globalnews.id)- Kementerian Koperasi dan UKM mengucurkan kembali program bantuan pemerintah untuk pengembangan Wirausaha Pemula (WP) 2018 kepada 62 WP di Kota Tual dan 50 WP di Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.

“jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding tahun 2017 yang berjumlah 29 WP di Kabupaten Maluku Tenggara dan 12 WP di Kota Tual.,” kata Luhur Pradjarto, Asisten Deputi Permodalan, Deputi Bidang Pembiayaan, Kemenkop dan UKM, di Tual, Maluku Utara, Kamis (5/7)

Hal ini, menunjukkan keseriusan Dinaskop & UMKM Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara bersinergi dengan Pemerintah Pusat (Kementerian Koperasi dan UKM) dalam memberdayakan dan mengembangkan UMKM.

Luhur menjelaskan setidaknya ada 4 (empat) hal yang perlu diperhatikan agar wirausaha dapat tumbuh dan berkembang. Keempat hal itu adalah semangat berwirausaha, sikap, perilaku dan kemampuan. “Bila empat hal tersebut dipupuk dan ditingkatkan, maka pelaku usaha akan mampu melampaui masa-masa krisis,” katanya.

Luhur juga menekankan kepada seluruh penerima agar melakukan pencatatan dan pembukuan atas usaha yang dikelolanya. Dengan melakukan pembukuan yang baik dan benar akan dapat diketahui besarnya modal yang dimiliki dan keuntungan yang didapat. Selain itu juga sebagai dasar untuk penghitungan pajak penghasilan final, yang sekarang ini telah diturunkan menjadi 0,5% dari omset yang diperoleh.

Pemantauan Silang

Sementara itu Arsyad Jabkeyanan, Kepala Dinaskop & UMKM Kabupaten Maluku Tenggara, mengapresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM yang telah peduli memberikan dukungan kepada 50 WP yang berada di wilayah timur Indonesia.

Terhadap 50 WP penerima akan dipantau pemanfaatannya dan melakukan pendampingan , sehingga dapat menumbuhkan usaha ekonomi masyarakat dalam kaitan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan baru serta menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Maluku Tenggara.

Demikian juga M. Zein Matdoan, Kepala Dinaskop & UMKM Kota Tual. Ia mengatakan karena Kabupaten Maluku Tenggara bertetangga dengan Kota Tual, maka akan dilakukan pemantauan secara silang dan ini agar bisa saling mengisi untuk pelaksanaan pembinaanya. Demikian untuk tenaga pendamping juga akan dipersiapkan.

Dalam rangkaian acara Hari Koperasi ke-71, baik di Kota Tual maupun Kabupaten Maluku Tenggara, juga akan mengagendakan penyerahan secara simbolis penerima WP oleh Walikota maupun Bupati, papar Zein dan Arsyad.

Raih Omset Rp 20 juta

Dewi Jamlean (37), selaku penerima WP dengan usaha pengolahan ikan teri merasa senang dan berterimakasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM yang telah memberikan bantuan permodalan.

Dengan bekal diklat kewirausahaan yang diikutinya dari Dinaskop & UMKM Kabupaten Maluku Tenggara dan pelatihan teknis dari Tim Seanet Australia tentang pengolahan ikan, maka Dewi merintis pengolahan ikan teri 1 (satu) tahun yang lalu,bersama suaminya yang berprofesi sebagai nelayan.

Menurut Dewi, pada musim angin timur, Dewi dapat meraup omset sekitar 20 juta perbulan. Dana yang diperoleh akan dipergunakan untuk membeli peralatan packaging, oven dan ember, serta pembuatan label.(fan)

Related For Kemenkop dan UKM Kucurkan Program Bantuan pada 112 WP di Tual dan Kab Maluku Tenggara