Menu
Pelaku UMKM Mulai Merasakan Manfaat Program PEN - Transaksi Kartu Kredit BNI Syariah Wajib Pakai Pin - Stok Darah Menipis, PMI Ajak Donor Darah sesuai Protokol Kesehatan Aman - Band Kotak Siap ' All Out' dalam konser Penggalangan Dana bagi 1000 Pekerja Seni Terdampak Covid-19 - HUT BNI, Pegawai dan Serikat Pekerja BNI Membagikan 146.000 Paket Sembako - MenKopUKM Ingin KSPPS BMT BUS Rembang Fokus Garap Sektor Pertanian dan Kelautan - MenKopUKM Dorong KSPPS Fastabiq Khoiro Ummah Pati Naik Kelas Ke Level Nasional - Paket LumApps Essentials Bisa Digunakan Gratis hingga 30 September 2020. - Antisipasi Krisis Pangan, MenKopUKM Dorong Koperasi Pangan Diperkuat - Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, MenKopUKM Serahkan Restrukturisasi Pembiayaan LPDB KUKM ke KSP KUD Mintorogo Demak

Kemenkop dan UKM Lakukan Rapid Test Covid-19 Bagi Seluruh ASN

Mei 18, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Kementerian Koperasi dan UKM melakukan Rapid Test bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, di Jakarta, Senin (18/5). “Saya berharap seluruh jajaran Kemenkop dan UKM mendapatkan informasi yang lebih jelas di tengah ibadah shaum yang kemungkinan mempengaruhi daya tahan tubuh kita”, kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan, usai meninjau kegiatan Rapid Test.

Menurut Prof Rully, Rapid Test ini sengaja dilakukan hari ini karena memang bencana wabah ini terus-terusan berkembang. “Kita coba lihat kondisinya per hari ini dan beberapa waktu kemudian kita akan lakukan kembali Rapid Test”, tukas dia.

Tujuannya, agar mendapatkan informasi yang jelas bagaimana sebenarnya kondisi akhir dari pada kesehatan karyawan Kemenkop dan UKM. “Bisa terlihat, khususnya ada atau tidak yang terkena dampak Covid-19. Semoga tidak ada yang terkena Covid-19”, ujar Prof Rully.

Langkah ini, lanjut Prof Rully, memberikan semacam penguatan agar nanti setelah Idul Fitri dan semuanya bisa berjalan kembali normal, walaupun dengan tetap ada pembatasan physical distancing. “Yang jelas, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti”, tegas Prof Rully.

Dia menambahkan, setelah lebaran akan ada kebijakan kepegawaian yang diprioritaskan untuk bekerja ke kantor itu sehat, masih muda, dan juga diupayakan memiliki kendaraan pribadi. “Supaya mobilitas itu tidak terganggu dengan penumpang lain dari kendaraan umum”, kata Prof Rully.

Prof Rully harapkan hal itu bisa dilakukan pada seluruh karyawan. “Kalau memang ada beberapa jabatan yang memiliki jaminan asuransi kesehatan, kita dorong juga menggunakan fasilitas itu. Dan bagi teman-teman yang tidak tercover, itu kita prioritaskan”, pungkas Prof Rully.(jef)

Related For Kemenkop dan UKM Lakukan Rapid Test Covid-19 Bagi Seluruh ASN