Menu
HMI Dorong Presiden RI Joko Widodo Lakukan Reshuffle Kabinet - MenkopUKM Dukung LPDB-KUMKM Kembangkan Pembiayaan Syariah di Indonesia - Dukung Gelaran ISEF 2021, LPDB-KUMKM Salurkan Pembiayaan Syariah Rp602,5 Miliar - BTN Dorong Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan - KemenkopUKM Dukung Percepatan Legalitas Usaha bagi Usaha Mikro Jasa Pramuwisata - DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN SELATAN, KEMENHUB LUNCURKAN KAPAL PERINTIS KM SABUK NUSANTARA 111 - Kominfo: Perlu Sistem Monitoring Isu Publik Yang Terintegrasi - MenKopUKM Sambut Penyelenggaraan Banyuwangi Muslim Fashion Festival 2021 Jadi Lokomotif Fesyen Muslim Dunia - MenKopUKM: Kerajinan Batu dan Kayu Fosil Tulungagung Sukses Dilirik Pasar Global - Ini Dia, Aneka Langkah KemenKopUKM Perkuat Usaha Mikro di Tengah Pandemi

Kemenkop dan UKM Lakukan Rapid Test Covid-19 Bagi Seluruh ASN

Mei 18, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Kementerian Koperasi dan UKM melakukan Rapid Test bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, di Jakarta, Senin (18/5). “Saya berharap seluruh jajaran Kemenkop dan UKM mendapatkan informasi yang lebih jelas di tengah ibadah shaum yang kemungkinan mempengaruhi daya tahan tubuh kita”, kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan, usai meninjau kegiatan Rapid Test.

Menurut Prof Rully, Rapid Test ini sengaja dilakukan hari ini karena memang bencana wabah ini terus-terusan berkembang. “Kita coba lihat kondisinya per hari ini dan beberapa waktu kemudian kita akan lakukan kembali Rapid Test”, tukas dia.

Tujuannya, agar mendapatkan informasi yang jelas bagaimana sebenarnya kondisi akhir dari pada kesehatan karyawan Kemenkop dan UKM. “Bisa terlihat, khususnya ada atau tidak yang terkena dampak Covid-19. Semoga tidak ada yang terkena Covid-19”, ujar Prof Rully.

Langkah ini, lanjut Prof Rully, memberikan semacam penguatan agar nanti setelah Idul Fitri dan semuanya bisa berjalan kembali normal, walaupun dengan tetap ada pembatasan physical distancing. “Yang jelas, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti”, tegas Prof Rully.

Dia menambahkan, setelah lebaran akan ada kebijakan kepegawaian yang diprioritaskan untuk bekerja ke kantor itu sehat, masih muda, dan juga diupayakan memiliki kendaraan pribadi. “Supaya mobilitas itu tidak terganggu dengan penumpang lain dari kendaraan umum”, kata Prof Rully.

Prof Rully harapkan hal itu bisa dilakukan pada seluruh karyawan. “Kalau memang ada beberapa jabatan yang memiliki jaminan asuransi kesehatan, kita dorong juga menggunakan fasilitas itu. Dan bagi teman-teman yang tidak tercover, itu kita prioritaskan”, pungkas Prof Rully.(jef)

Related For Kemenkop dan UKM Lakukan Rapid Test Covid-19 Bagi Seluruh ASN