Menu
KemenKopUKM dan Bank Indonesia Hadirkan Pusat Wastra Nusantara - KemenkopUKM Percepat Vaksinasi Pelaku UMKM Didaerah - Kuartal II/2021, Kredit dan Laba BTN Tumbuh Perkasa - Bangkit Dari Pandemi, MenkopUKM Ajak Milenial Berwirausaha - Mulai 9 Agustus 2021, Perusahaan di Arab Saudi Siap Terima Jamaah Umrah Asing yang Tervaksinasi - Corona Hengkang, Pelaku Industri Rantai Pasok Lari Kencang - KemenkopUKM Apresiasi Program Summer Act Dalam Membantu Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Bertahan di Masa Pandemi - TNI AL- KKP Wilayah II Banten-Kemenhub dan ASDP Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 - KemenkopUKM Gandeng KPPU Tingkatkan Pengawasan Kemitraan Usaha Mikro dengan Usaha Besar - BNI Percepat Penyaluran Bansos PKH & Sembako

Kemenkop dan UKM Luncurkan Program Belanja di Warung Tetangga

April 11, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)-Kementerian Koperasi dan UKM secara resmi menginisiasi dan meluncurkan program belanja di warung tetangga sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat terhadap produk UMKM sekaligus mempermudah memasok kebutuhan sehari-hari masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Kamis (9/4), mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Bulog dan 9 klaster pangan BUMN meliputi RNI, Berdikari, Perindo, Perinus, PT. Garam, BGR, PPI, SHS, dan Petani dalam program tersebut sebagai warehouse untuk warung UMKM atau koperasi.

“Kami berkolaborasi dengan BUMN untuk distribusi bahan pangan masyarakat dan kebutuhan bahan baku UMK melalui platform online,” katanya.

Teten berharap melalui program tersebut dapat dipastikan stok bahan pokok tersedia dan dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi pelaku UMKM khususnya warung.

“Ini juga untuk menghubungkan warung tradisional yang belum terhubung dengan online platform sehingga mengurangi mobilitas fisik, pemesanan dan pengantaran via jasa antar,” kata Teten.

Ia menambahkan bahwa sasaran program ini adalah Koperasi, UKM, dan masyarakat luas selama masa program April hingga Juni 2020 untuk tahap pertama dan kemungkinan berlanjut ke depan.

Untuk tahap awal, program akan dilaksanakan di area Jabodetabek dengan uji coba pada dua pekan pertama April 2020 di 3 warung (1 Depok, 2 Warpin Cilandak) berlanjut 5 warung (2 SRC Cilandak, 1 Hara Pangan Kebayoran, 1 Hara Pangan Mampang, 1 Pondok Kelapa).

Kerja sama dengan BUMN yang tergabung pada 9 cluster dinilai strategis karena mereka mempunyai gudang di berbagai daerah di Indonesia sehingga jika proyek percontohan ini berhasil akan diimplementasikan di seluruh Indonesia.

Program warung tetangga tersebut untuk komoditas yang tersedia pada tahap awal meliputi beras, telor, minyak, gula, sarden, kurma, dan tepung.

Teten menargetkan program tersebut ke depan akan mengakomodasi warung yang terdaftar mencapai 30.000 warung dengan harga wajar.(jef)

Related For Kemenkop dan UKM Luncurkan Program Belanja di Warung Tetangga