Global News Indonesia
Menu
Catatkan Kinerja Keuangan Positif, Bank DKI Raih 3 Penghargaan Sekaligus - Tutup Kirab Obor, Dirut BNI Turut Usung Obor sejauh 350 Meter - Pemerintah Akan Perkuat UMKM untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi - Angkasa Pura Logistik Kini Cashless dengan BNI - Wirausaha Indonesia Harus Mampu Adaptasi dengan Revolusi Industri 4.0 - Apotik Kimia Farma Kini Jadi Agen46 BNI - Asian Games 2018 Peluang Produk UMKM Masuk Pasar Internasional. - Dimulai di NTT, BNI Pionir Penyaluran KUR untuk Petani Garam - Kemenkop dan UKM Berikan Bantuan Bagi Penyuluh Koperasi Korban Gempa Lombok - Tingginya Arus Mutasi di Daerah Jadi Kendala Pembinaan ASN Perkoperasian

Kemenkop dan UKM Terus Dorong Gerakan Kewirausahaan Nasional

Desember 7, 2017 | koperasi dan ukm

PEKANBARU:(Globalnews.id) – Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS menekankan pentingnya generasi muda mengubah pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja sebagai wirausaha.

“Gerakan Kewirausahaan Nasional akan terus kita gelorakan. Saat ini, berdasarkan data BPS rasio kewirausahaan Indonesia sudah mencapai 3,10% dari sebelumnya 1,65%. Saya berharap khususnya bagi kalangan generasi muda untuk mulai berpikir dan melangkah menjadi wirausaha”, kata Prakoso saat memberikan arahan sebagai narasumber pada Rapat Koordinasi Pengembangan Kewirausahaan Kota Pekanbaru Tahun 2017, di Hotel Praya Pekanbaru, Riau, Rabu (6/12).

Menurut Prakoso, untuk menjadi wirausaha yang sukses harus punya keberanian untuk mulai berbisnis, fokus, dan jangan masuk ke bidang yang biasa-biasa saja atau sudah banyak digeluti orang.

“Kita harus masuk ke bidang bisnis yang belum banyak dimasuki orang lain. Kalau pun sudah ada yang berbisnis itu, kita harus memiliki nilai tambah. Misalnya, produk yang dihasilkan sama, tapi kita punya kemasan yang unik, dan sebagainya”, jelas Prakoso.

Yang pasti, Prakoso mengungkapkan bahwa program pelatihan kewirausahaan dari Kemenkop dan UKM merupakan ‘trigger’ bagi pemerintah daerah dalam memajukan dan mengembangkan UMKM di daerahnya masing-masing.

“Untuk tujuan agar UMKM naik kelas, Kemenkop dan UKM terus menggulirkan beberapa program strategis seperti program kewirausahaan,vocational, dan manajemen keuangan. Satu lagi, yang juga akan terus kita dorong dan kita gulirkan adalah program pendampingan. Saat ini, Kemenkop dan UKM memiliki sekitar 1.500 tenaga pendamping kewirausahaan di seluruh Indonesia”, kata Prakoso.

Selain itu, kata Prakoso, Kemenkop dan UKM juga sudah meluncurkan satu aplikasi bernama Lamikro atau Laporan Keuangan Mikro. Aplikasi Lamikro ditujukan bagi pelaku usaha mikro atau wirausaha pemula agar memiliki laporan keuangan secara baik dan tertib administrasi. “Sudah banyak usaha mikro yang merasakan pentingnya manajemen keuangan yang tertata rapi”, tandas Prakoso.

Bahkan, lanjut Prakoso, pengembangan kewirausahaan tetap merupakan program prioritas Kemenkop dan UKM pada tahun 2018. “Pengembangan kewirausahaan dengan fokus kegiatan, diantaranya melalui pemasyarakatan kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat dan wirausaha pemula, fasilitasi permodalan bagi para wirausaha pemula, fasilitasi pinjaman dana bergulir bagi para wirausaha pemula, fasilitasi promosi dan pameran bagi produk yang dikelola oleh pelaku wirausaha pemula berbasis IT, dan fasilitasi Hak Cipta dan Hak Merek serta IUMK bagi wirausaha pemula”, pungkas Prakoso.(fan)

 

Related For Kemenkop dan UKM Terus Dorong Gerakan Kewirausahaan Nasional