Global News Indonesia
Menu
Djakarta Lloyd Berangkatkan 500 Pemudik Gratis - Bank DKI Dukung Sistem Pembayaran Railink - Berangkatkan 12 Ribu Nasabah, BRI Life Beri Ketenangan Perjalanan Mudik - 12.200 Orang Ikut Dalam Program Mudik Bareng BRI - Direksi BNI Kunjungi Karyawan di Outlet yang Buka Saat Libur Lebaran - Sambut Lebaran 2018 dan Tahun Ajaran Baru, BNI Bagikan 7.200 Paket Santunan Anak Yatim - Mudik Gratis Bareng BUMN 2018, BNI Bersinergi dengan Garuda dan KAI Angkut 1.250 Pemudik - BRI Jalin Kerjasama Pembiayaan Rumah Bagi Anggota POLRI - Bank DKI Raih Penghargaan The 1st Trendsetter e-Money dari Infobank - Jiwasraya Berangkatkan 1000 Pemudik Gratis

Kemenkop Gelar Pelatihan Bagi Wirausaha Banyumas

Agustus 5, 2017 | koperasi dan ukm

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS

PURWOKERTO:(Globalnews.id)-Kementerian Koperasi dan UKM bersama  Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas menggelar program pelatihan kewirausahaan melalui Gerakan Kewirausahaa Nasional (GKN) bagi kalangan Wirausaha Pemula. “Tujuannya, untuk mendukung masyarakat dan pelaku UKM dalam mengembangkan usahanya”, kata Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM Prakoso BS, dalam rilisnya, kemarin.

Prakoso menambahkan, acara pelatihan yang diadakan pada 3-5 Agustus 2017 di Java Heritage Purwokerto itu, diikuti masyarakat dan pelaku usaha yang  berasal dari unsur GP Ansor, Fatayat NU, dan Pusat Kegiatan Pembelajaran Masyarakat Harmoni, sebanyak 120 orang.

“Saya mengharapkan kegiatan pelatihan kewirausaan ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan, khususnya bagi usaha yang selama ini sudah mereka jalankan sebagai pengrajin tempe dan tahu, gula kelapa, tanaman hias, dan sebagainya”, tandas Prakoso.

Menurut Prakoso, Kabupaten Banyumas merupakan salah satu daerah sentra pengrajin tempe dan tahu, dimana terdapat sekitar 645 pengrajin yang rata-rata menyerap delapan orang tenaga kerja. “Salah satu kendala yang dihadapi para pengrajin adalah kebutuhan kedelai yang diimpor dari Amerika Serikat sebanyak 11 ton pertahun. Selain itu, masyarakat juga banyak terlibat dalam pembuatan gula kelapa atau gula semut yang bahan bakunya banyak tersedia di wilayah Kabupaten Banyumas”, papar Prakoso.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas Wisnu Hermawanto,  mengharapkan koperasi dapat memainkan perannya sebagai wadah ekonomi masyarakat, terutama bagi pengrajin, dalam memenuhi kebutuhan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat dalam mengembangkan usahanya. “Dengan memperkuat koperasi, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bahan baku dan memasarkan hasil usaha anggota dan masyaraka pengrajin di sekitarnya”, pungkas dia.(jef)

 

Related For Kemenkop Gelar Pelatihan Bagi Wirausaha Banyumas