Menu
BNI Syariah Hadirkan Kartu Debit Co-Branding KTA NU Cilegon - LPDB-KUMKM Diharapkan Makin Cepat Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional - Realisasi Penyerapan Dana PEN Sektor KUMKM 6,82 Persen Senilai Rp8,42 Triliun - MenkopUKM Apresiasi Dapur Bersama GoFood Fasilitasi UMKM Naik Kelas - Perkuat Pengawasan Menuju Transformasi Koperasi Simpan Pinjam - SeskemenkopUKM Ajak Koperasi Menangkap Peluang Baru di Tengah Covid-19 - Seminar Online PWI Jaya: Spiritual Praying,Cara Kerja Jurnalistik di Era New Normal - APTI Desak DPR RI Tolak Simplifikasi dan Kenaikan Cukai Rokok - MenkopUKM Berharap Subsidi Bunga UMKM dan Penjaminan Modal Kerja Jadi Solusi UMKM - Seminar virtual PWI Jaya: Menatap New Media di Era Pandemi

Kemenkop-UKM Lakukan Pendataan Koperasi dan UMKM Nasional Respon Dampak COVID-19

Maret 16, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)-Kementerian Koperasi dan UKM melakukan pendataan nasional terhadap koperasi dan UMKM di seluruh tanah air untuk merespon dampak wabah COVID-19 terhadap usaha KUMKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Senin (16/3/2020), mengatakan pihaknya sangat menyadari bahwa penyebaran COVID-19 berpotensi berdampak secara ekonomi terhadap keberlangsungan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM).

“Kami sangat memahami bahwa ini akan berdampak signifikan bagi kelangsungan usaha KUMKM kita,” kata Teten Masduki.

Oleh karena itu, untuk memetakan dampak COVID-19 terhadap KUMKM, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan pendataan secara nasional.

“Laporkan kondisi usaha KUMKM apabila mengalami kesulitan bahan baku, proses produksi terganggu, atau permintaan pasar menurun drastis,” kata Teten.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah terus berupaya mencarikan solusi yang tepat untuk keberlangsungan KUMKM.

“Hubungi Call Center 1500-587, Senin-Jumat antara pukul 08.00-15.00 WIB,” katanya.

Teten juga mengajak para pelaku koperasi dan UMKM di Indonesia untuk tetap optimistis namun senantiasa waspada.(jef)

Related For Kemenkop-UKM Lakukan Pendataan Koperasi dan UMKM Nasional Respon Dampak COVID-19