Global News Indonesia
Menu
BNI Dukung Program Wirausaha bagi Pensiunan Peserta Taspen - Gerakan Koperasi Pertanyakan Soal Dekopin , Pembahasan RUU Koperasi Segera Dirampungkan - Barisan Prabowo Sandi: Melalui Pemilu Inginkan Perubahan, Kebijakan ke Depan Harus Berpihak pada Rakyat - Kemenkop dan UKM Diharapkan Fokus Pada Upaya Reformasi Total Koperasi - Kemenkop dan UKM Berharap Kemitraan dengan India mampu perkuat eksistensi UMKM Hadapi Revolusi Industri 4.0 - Jadi Entrepreneur Jangan Mudah Menyerah - Peroleh SMM ISO 9001:2015, Kini RTGS, Remitansi, dan Garansi Bank BNI Berstandar Dunia - 3,9 Juta Pelaku UMKM Nikmati KUR BRI Senilai Rp.80,2 Triliun di 2018 - Sukses Salurkan Rp 7,3 Triliun di 2018, BNI Kembali Salurkan Bansos PKH Non Tunai Tahun 2019 - Capai Pertumbuhan Remitansi Dua Digit Pada 2018, BNI Jadi Pioneer Go Live SWIFT GPI di Indonesia

Kemenkop UKM Sediakan Layanan Konsultasi UKM Secara Online

Agustus 6, 2017 | koperasi dan ukm

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga

TANGERANG(Globalnews.id) – Kementerian Koperasi dan UKM menyediakan Konsultasi Online dan Informasi Pasar serta promosi produk UKM melalui sistem aplikasi Center for Integrated Services (CIS SMESCO)/Pusat Layanan Usaha Terpadu KUMKM.

Aplikasi ini bisa diunduh melalui Google Play ataupun bisa diakses langsung melalui www.manajemen.cis-nasional.id.

Asisten Deputi Restrukturisasi Usaha bidang Pendampingan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Eviyanti Nasution, mengatakan sebanyak 8.930 KUMKM dan 41 data Sentra KUMKM telah terinput ke dalam sistem CIS SMESCO.

Hal itu disampaikan Eviyanti pada acara rapat koordinasi dengan 16 konsultan pendamping PLUT-KUMKM di Tangerang Kamis (3/8). Dia menegaska peran dan fungsi PLUT-KUMKM diantaranya dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi melalui aplikasi CIS SMESCO yang telah tersedia di perangkat android.

Melalui aplikasi tersebut dapat dilakukan Konsultasi Online dan Informasi Pasar melalui HP, KUMKM di seluruh penjuru tanah air bisa melakukan konsultasi langsung dengan PLUT–KUMKM terdekat.

KUMKM juga bisa melakukan promosi produk-produk mereka melalui layanan informasi pasar yang tersedia di aplikasi tersebut. Aplikasi juga menyediakan layanan Database KUMKM online dengan format yang telah distandarkan. Database KUMKM online dikelola PLUT KUMKM bisa digunakan sebagai baseline bagi program #UMKMnaikkelas. “Database tersebut juga bermanfaat untuk keperluan akses pembiayaan dan credit rating,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil monitoring website sistem Manajemen CIS terhadap 16 PLUT-KUMKM Regional Banten diperoleh informasi sebanyak 8930 UKM by name by address dan 41 sentra UKM yang telah didampingi oleh Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM dimasukkan ke website Manajemen CIS.

16 PLUT-KUMKM Regional I di Banten, meliputi 569 KUMKM, Kabupaten Cianjur 1368 KUMKM dan 3 sentra, Kabupaten Sukabumi 962 KUMKM dan 1 sentra, Kabupaten Subang 612 KUMKM. Provinsi Jawa Tengah terdiri dari 2 sentra, Kabupaten Kebumen 1836 KUMKM dan 16 sentra, Kabupaten Cilacap 352 KUMKM dan 9 sentra, Kota Surakarta 340 KUMKM.

Provinsi Yogyakarta mencakup 1.500 KUMKM, Kabupaten Pacitan 243 KUMKM, Kabupaten Tulung Agung 101 KUMKM, Kota Batu 139 KUMKM dan 5 sentra, Kabupaten Kota Baru 462 KUMKM dan Kota Banjar Baru sebanyak 446 KUMKM dan 5 data sentra.(jef)

Related For Kemenkop UKM Sediakan Layanan Konsultasi UKM Secara Online