Menu
MenkopUKM Dorong “new branding” UMKM yang lebih modern - PEFINDO Pertahankan Peringkat Rating Bank DKI di AA- Dengan Outlook Stabil - Apresiasi INA, Kemenhub Optimistis Pembiayaan Infrastruktur Transportasi yang Mandek Kembali Berlanjut - Smesco dan BUMN Kimia Farma Lakukan Kurasi dan Pasarkan Produk Herbal dan Spa UKM - LPDB-KUMKM Gandeng Kejari Pasuruan Agar Penyaluran Dana Bergulir Lebih Aman - MenkopUKM Gandeng ITB Susun Platform Model Kewirausahaan - Dana Bergulir LPDB-KUMKM Diharapkan Menjangkau Lebih Banyak Koperasi - MenkopUKM Ajak Kolaborasi Entitas Pendidikan Ciptakan Entrepreneur Muda - Sesmenkop UKM Lantik Deputi Perkoperasian dan Stafsus MenkopUKM Menjadi Anggota Dewas LPDB - KUMKM - Mampu Ekspor 14.266 box Pisang di 2020, MenkopUKM Puji Kemitraan Koperasi Tani Hijau Makmur

KemenKopUKM Dukung Peningkatan Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan dengan Usaha Besar

Januari 19, 2021 | koperasi dan ukm

Jakarta:(Globalnews.id) – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) menegaskan dukungannya yang kuat dalam upaya peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemitraan dengan usaha-usaha besar di tanah air.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki usai mendampingi Presiden RI Joko Widodo secara virtual pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kemitraan antara Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan UMKM yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Dalam acara penandatanganan yang berlangsung di Ruang Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kantor BKPM, sebanyak 56 perusahaan besar, baik perusahaan luar maupun dalam negeri, menandatangani komitmen kemitraan dengan 196 UMKM lokal yang tersebar di seluruh Indonesia dengan potensi nilai kontrak sebesar Rp1,5 triliun.

“Kami berharap ke depan akan lebih banyak terjalin kemitraan pelaku UMKM dengan usaha-usaha besar,” kata Teten.

Teten menambahkan, kemitraan UMKM dengan perusahaan-perusahaan besar merupakan suatu hal yang penting dan signifikan untuk mendorong UMKM berdaya saing dan naik kelas.

“Kemitraan UMKM dan usaha besar akan mempercepat transformasi UMKM naik kelas karena membuka peluang lebih besar masuk ke dalam rantai pasok industri, pasar ekspor, hingga global value chain,” kata Teten.

Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo, menekankan bahwa bentuk kemitraan tersebut diperlukan UMKM untuk tumbuh kompetitif dan turut berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

“Kontrak kerja antara UMKM dan usaha besar ini harus berlangsung secara berkelanjutan. Tidak hanya sekali, tapi terus-menerus. Kemudian terus meningkat nilainya serta meningkat pula luas cakupannya sehingga secara signifikan meningkatkan kelas dan daya saing UMKM kita di pasar global,” kata Presiden.

Presiden mengharapkan agar UMKM dapat terus belajar dan meningkatkan manajemen dan kualitas produknya sesuai dengan keinginan pasar.

Kemitraan tersebut juga harus diperluas lebih lanjut dan dilembagakan hingga terbentuk pola relasi yang saling menguntungkan antara UMKM dengan perusahaan-perusahaan besar.

Program kemitraan UMKM dan usaha besar ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya kolaborasi atau keterlibatan UMKM dengan usaha-usaha besar demi peningkatan kualitas UMKM dan pemerataan ekonomi.(Jef)

Related For KemenKopUKM Dukung Peningkatan Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan dengan Usaha Besar