Menu
Berkonsep Lifestyle dan Entertainment, Verde Sports Hub Segera Hadir di PIK 2 Jakarta - Adakan Vaksinasi Di jawa Timur, KemenkopUKM Sasar 300.000 Pelaku UMKM - Semester I 2021, Bank DKI Catat Pertumbuhan Laba 40.8% - BNI Kembali Salurkan Program Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro - KemenKopUKM dan Bank Indonesia Hadirkan Pusat Wastra Nusantara - KemenkopUKM Percepat Vaksinasi Pelaku UMKM Didaerah - Kuartal II/2021, Kredit dan Laba BTN Tumbuh Perkasa - Bangkit Dari Pandemi, MenkopUKM Ajak Milenial Berwirausaha - Mulai 9 Agustus 2021, Perusahaan di Arab Saudi Siap Terima Jamaah Umrah Asing yang Tervaksinasi - Corona Hengkang, Pelaku Industri Rantai Pasok Lari Kencang

KemenkopUKM Gelar Pelatihan Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

Agustus 15, 2020 | koperasi dan ukm

Purwokerto:(Globalnews.id)- Kementerian Koperasi dan UKM terus berupaya memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah melalui berbagai kegiatan pelatihan bagi pegiat koperasi serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pelatihan yang kami selenggarakan sekarang ini salah satu tujuannya adalah memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah,” kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim, usai pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM KUMKM di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (15/8).

Dalam acara yang diikuti 150 pegiat koperasi dan pelaku UMKM se-Banyumas, Arif menjelaskan, kegiatan tersebut meliputi pelatihan perkoperasian bagi koperasi wanita, pelatihan kewirausahaan sektor pertanian/perkebunan dan perikanan/peternakan, pelatihan kewirausahaan perhutanan sosial, pelatihan peningkatan strategi bisnis wirausaha, serta pelatihan kewirausahaan bidang fesyen.

“Kemenkop UKM telah memilih daerah-daerah yang dijadikan sebagai lokasi kegiatan pelatihan yakni lima daerah wisata unggulan dan sejumlah daerah yang diidentifikasi sebagai pusat lahirnya wirausaha-wirausaha muda, salah satunya Purwokerto,” papar Arif.

Arif menambahkan, dalam pelatihan tersebut pihaknya selalu menekankan agar pelaku optimistis, bersemangat, bisa bertahan, bangkit, dan tetap tumbuh, di tengah situasi serba sulit akibat pandemi Covid-19.

“Pelatihan ini kami desain untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang memang ada sekarang ini, antara lain adalah permasalahan pemasaran yang menurunkan pemasaran mereka”, ujar Arif.

Selain itu juga kesulitan-kesulitan di dalam mengakses ke sumber-sumber pembiayaan, keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk produk-produk tertentu yang permintaannya tumbuh pada masa pandemi seperti sekarang ini.

“Tapi, kami tidak hanya sebatas memberikan pelatihan. Kami juga melakukan pendampingan-pendampingan melalui Dinas Koperasi setempat”, imbuh Arif.

Lebih dari itu, lanjut Arif, ada juga pendampingan melalui layanan konsultasi yang dilaksanakan Smesco Indonesia. Misalnya, konsultasi dalam bidang pemasaran.

“Kami juga bersinergi dengan para pelaku atau pegiat pemberdayaan UMKM terutama marketplace yang sudah eksis sekarang ini, kami libatkan untuk melatih di bidang digitalisasi pemasaran,” kata Arif.

Arif mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp12 juta bagi peserta terbaik yang mengikuti pelatihan tersebut.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik dengan digelarnya pelatihan kewirausahaan dan koperasi bagi pelaku UMKM. ” Karena dalam kondisi pandemi Covid-19 pelaku UMKM bisa bertahan karena tidak mengandalkan bahan impor,” kata Sedewo.

Menurutnya yang penting untuk mempertahankan usahanya pelaku UMKM dalam masalah pemasaran dan menjaga kualitas produknya. “Pemasaran dan menjaga kualitas produk itu sangat penting, agar pelaku UMKM tetap bertahan,” ungkapnya.

Dewo, menambahkan pelatihan kewirausahan dan koperasi di Purwokerto digelar selama tiga hari diikuti 150 pelaku UMKM pilihan dari berbagi usaha yang ada di Banyumas. (jef)

Related For KemenkopUKM Gelar Pelatihan Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Daerah