Menu
Pengguna Jasa Ferry Tujuan Jawa dari Sumatera dan Bali Wajib Bawa Surat Hasil Negatif Covid-19 - KemenkopUKM Dorong Kemitraan Koperasi Dengan Pertamina di Pertashop - Sesmenkop UKM Bersama Deputi UKM Menyiapkan Rumah Produksi Bersama Olahan Nanas di Kab Subang - Bank DKI Sediakan Fitur Scan To Pay Permudah Masyarakat Bayar Zakat, Infaq, dan Sedekah - KemenkopUKM Siap Dirikan Rumah Produksi Bersama Kluster Bawang Merah di Brebes - Praperadilankan KPK, Eks Bupati Talaud Tuding KPK Langgar HAM - MenkopUKM: Belanja Melalui LPSE LKPP Dapat Cegah Praktik Korupsi - Penuhi Kebutuhan Lebaran, BNI Siapkan Uang Tunai Rp 12,9 Triliun per Minggu - Transaksi Digital BNI Alami Kenaikan Signifikan - Inilah Rangkaian Promo Berkah Ramadan dari BNI

KemenkopUKM Gelar Pelatihan Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

Agustus 15, 2020 | koperasi dan ukm

Purwokerto:(Globalnews.id)- Kementerian Koperasi dan UKM terus berupaya memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah melalui berbagai kegiatan pelatihan bagi pegiat koperasi serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pelatihan yang kami selenggarakan sekarang ini salah satu tujuannya adalah memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah,” kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim, usai pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM KUMKM di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (15/8).

Dalam acara yang diikuti 150 pegiat koperasi dan pelaku UMKM se-Banyumas, Arif menjelaskan, kegiatan tersebut meliputi pelatihan perkoperasian bagi koperasi wanita, pelatihan kewirausahaan sektor pertanian/perkebunan dan perikanan/peternakan, pelatihan kewirausahaan perhutanan sosial, pelatihan peningkatan strategi bisnis wirausaha, serta pelatihan kewirausahaan bidang fesyen.

“Kemenkop UKM telah memilih daerah-daerah yang dijadikan sebagai lokasi kegiatan pelatihan yakni lima daerah wisata unggulan dan sejumlah daerah yang diidentifikasi sebagai pusat lahirnya wirausaha-wirausaha muda, salah satunya Purwokerto,” papar Arif.

Arif menambahkan, dalam pelatihan tersebut pihaknya selalu menekankan agar pelaku optimistis, bersemangat, bisa bertahan, bangkit, dan tetap tumbuh, di tengah situasi serba sulit akibat pandemi Covid-19.

“Pelatihan ini kami desain untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang memang ada sekarang ini, antara lain adalah permasalahan pemasaran yang menurunkan pemasaran mereka”, ujar Arif.

Selain itu juga kesulitan-kesulitan di dalam mengakses ke sumber-sumber pembiayaan, keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan untuk produk-produk tertentu yang permintaannya tumbuh pada masa pandemi seperti sekarang ini.

“Tapi, kami tidak hanya sebatas memberikan pelatihan. Kami juga melakukan pendampingan-pendampingan melalui Dinas Koperasi setempat”, imbuh Arif.

Lebih dari itu, lanjut Arif, ada juga pendampingan melalui layanan konsultasi yang dilaksanakan Smesco Indonesia. Misalnya, konsultasi dalam bidang pemasaran.

“Kami juga bersinergi dengan para pelaku atau pegiat pemberdayaan UMKM terutama marketplace yang sudah eksis sekarang ini, kami libatkan untuk melatih di bidang digitalisasi pemasaran,” kata Arif.

Arif mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp12 juta bagi peserta terbaik yang mengikuti pelatihan tersebut.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik dengan digelarnya pelatihan kewirausahaan dan koperasi bagi pelaku UMKM. ” Karena dalam kondisi pandemi Covid-19 pelaku UMKM bisa bertahan karena tidak mengandalkan bahan impor,” kata Sedewo.

Menurutnya yang penting untuk mempertahankan usahanya pelaku UMKM dalam masalah pemasaran dan menjaga kualitas produknya. “Pemasaran dan menjaga kualitas produk itu sangat penting, agar pelaku UMKM tetap bertahan,” ungkapnya.

Dewo, menambahkan pelatihan kewirausahan dan koperasi di Purwokerto digelar selama tiga hari diikuti 150 pelaku UMKM pilihan dari berbagi usaha yang ada di Banyumas. (jef)

Related For KemenkopUKM Gelar Pelatihan Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Daerah