Menu
Gubernur Lampung Apresiasi Kesiapan Layanan Pelabuhan Bakauheni Hadapi Masa Angkutan Lebaran - KemenkopUKM Menggapai Berkah Ramadan di Masa Pandemi Dengan Berbagi - KemenkopUKM Pastikan Pemerintah All Out Bantu Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi - Berkah Ramadan Bersama LPDB-KUMKM,Upaya Mendukung Ekonomi Nasional Melalui UMKM - DPP ORGANDA: Pemasangan Stiker Merupakan Langkah Solutif Dan Terukur DITJEN HUBDAT - Pemerintah Daerah Diminta Fokus Kawal Transformasi Pelaku UMKM Informal ke Formal - MenkopUKM Sebut Wirausaha Jadi Pilihan Strategis Milenial - DPP ORGANDA APRESIASI LANGKAH KEPOLISIAN TANGKAP TRAVEL ILEGAL - Produk Pakan Ternak Milik Koperasi Mampu Ekspor ke Brunei Darussalam - OJK: Meski Nilai Restrukturisasi Kredit Besar Namun Sektor Usaha Mulai Membaik dan Dampaknya ke Perbankan Berkurang

KemenkopUKM Gelar Pelatihan PPKL di 10 Kota

April 10, 2021 | koperasi dan ukm

Jakarta:(Globalnews.id)- Selama April 2021 ini, Kementerian Koperasi dan UKM akan melaksanakan program pelatihan peningkatan kapasitas Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) di 10 kota dan pada minggu ini dilaksanakan di  empat wilayah secara paralel. Yakni, Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, dari target 10 wilayah.

“Pelatihan lebih dikhususkan kepada PPKL yang belum mendapat pembekalan atau PPKL yang relatif baru penetapannya,” kata Asdep Pengembangan SDM dan Jabatan Fungsional  Nasrun, dalam sambutannya pada acara Pelatihan Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) di Palembang, Sumatera Selatan, beberapa hari yang lalu.

Menurut Nasrun, PPKL positioningnya sangat strategis mengingat perputaran aparatur di daerah sangat dinamis dan cepat. Sehingga, eksistensi PPKL sangat dibutuhkan dalam upaya  melakukan pendampingan, penyuluhan dan pendataan koperasi di daerah.  

“Pelatihan pembekalan ini diharapkan PPKL dapat berkontribusi nyata dalam pendampingan terhadap koperasi-koperasi di wilayahnya,” ujar Nasrun.

Hasilnya, lanjut Nasrun, akan tampil PPKL yang profesional dan hasil akhir  dapat menyajikan dan menampilkan koperasi-koperasi binaan dengan tatakelola yang profesional, jumlah anggota koperasi bertambah, dan volume usaha meningkat, serta bermuara pada meningkatnya jumlah koperasi modern.

“Para PPKL akan dibekali Akutansi Koperasi; Manajemen Perkoperasian, nilai dan prinsip dasar koperasi, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi, perangkat Organisasi dan Tatakelola Koperasi Modern,” jelas Nasrun.

Nasrun mengingatkan bahwa PPKL harus punya bekal ilmu perkoperasian, menguasai regulasi-regulasi yang terkait dengan perkoperasian baik UU, Peraturan Pemerintah, dan Peraturan Menteri. “Dengan bekal tersebut, keberadaan PPKL akan diperhitungkan,” pungkas Nasrun.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan Herman Qodho, menyambut baik acara pelatihan tersebut, mengingat jumlah ASN yang latar belakang dari Departemen Koperasi tinggal hitungan jari.(Jef)

Related For KemenkopUKM Gelar Pelatihan PPKL di 10 Kota