Menu
Seminar virtual PWI Jaya: Menatap New Media di Era Pandemi - MenkopUKM Melepas Ekspor Perdana Lidi Nipah ke Nepal dan Lada ke Jepang - Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga di Masa Krisis - Pelaku UMKM Mulai Merasakan Manfaat Program PEN - Transaksi Kartu Kredit BNI Syariah Wajib Pakai Pin - Stok Darah Menipis, PMI Ajak Donor Darah sesuai Protokol Kesehatan Aman - Band Kotak Siap ' All Out' dalam konser Penggalangan Dana bagi 1000 Pekerja Seni Terdampak Covid-19 - HUT BNI, Pegawai dan Serikat Pekerja BNI Membagikan 146.000 Paket Sembako - MenKopUKM Ingin KSPPS BMT BUS Rembang Fokus Garap Sektor Pertanian dan Kelautan - MenKopUKM Dorong KSPPS Fastabiq Khoiro Ummah Pati Naik Kelas Ke Level Nasional

Kemmbangkan Bisnis dan Konektivitas Logistik, Angkasa Pura Logistik Luncurkan Layanan _Air Freight_

Juni 4, 2020 | ekbis

JAKARTA:(GLOBLNEWS.ID)- PT Angkasa Pura Logistik, salah satu anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero), meluncurkan layanan _air freight_ pada Kamis 4 Juni 2020 sebagai upaya untuk memperkuat bisnis perusahaan dan konektivitas logistik di Indonesia. Pada layanan _air freight_ ini, Angkasa Pura Logistik bekerja sama dengan Pelita Air Service sebagai mitra penyedia penyewaan pesawat _freighter_.

Seremoni peluncuran layanan ini dilakukan secara virtual di dua tempat yaitu di Kantor Pusat PT Angkasa Pura I (Persero) di Kemayoran Jakarta dan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dan Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah yang ditandai dengan prosesi pelepasan pesawat kargo _(freighter)_ yang akan lepas landas dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju Bandara Juanda Surabaya. Peluncuran ini juga dihadiri oleh Plt. Direktur Utama Pelita Air Service Muhammad Priadi.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, operasional sarana transportasi umum yang mengangkut penumpang, termasuk sarana transportasi udara, cukup dibatasi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, melalui anak perusahaannya, Angkasa Pura I berupaya mendorong kinerja bisnis kargo yang pada masa pandemi ini penurunannya tidak terlalu dalam seperti trafik penumpang. Hal ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap pewujudan penguatan konektivitas logistik di Indonesia,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Selain itu, dalam jangka panjang, mengutip data Mondor Intelligence Reports 2019, bisnis _air freight_ di Indonesia diproyeksikan mencapai peningkatan sebesar 110% sejak 2018-2024 dari US$9,21 miliar menjadi US$19,3 miliar dengan total volume pasar _air freight_ diprediksi untuk terus bertumbuh sebesar 26% hingga 2023 dan pengiriman rute domestik mencapai 52% dari total pasar _air freight_.

“Angkasa Pura Logistik berupaya menangkap dan memanfaatkan potensi pertumbuhan bisnis _air freight_ di Indonesia yang cukup tinggi itu melalui peluncuran layanan _air freight_,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah.

Pada tahap awal, lanjut Danny, layanan _air freight_ ini didukung dengan armada 2 pesawat ATR 72-500 yang disewa dari Pelita Air dan kemudian akan terdapat penambahan 1 pesawat Boeing 737-300 untuk peningkatan efisiensi pelayanan. Ketiga armada udara ini melayani jenis pengiriman kargo umum dan kargo khusus seperti produk laut, produk berbahaya _(dangerous good)_, dan produk dengan ukuran berlebih _(oversized cargo)_ dengan rute ke 10 kota yang terdiri dari 9 domestik dan 1 internasional. Adapun 10 kota tersebut yaitu Jakarta, Denpasar, Makassar, Kendari, Ambon, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Batam, dan Singapura.

Dua pesawat ATR 72-500 yang memiliki kapasitas kargo 8.200 kg melayani dua rute, yaitu Jakarta-Batam-Jakarta-Banjarmasin-Balikpapan-Jakarta dan Makassar-Manado-Makassar-Ambon-Kendari-Makassar. Sedangkan pesawat Boeing 737-300 yang memiliki kapasitas katgo 15.000 kg nantinya akan melayani rute Makassar-Singapura-Denpasar-Jakarta-Makassar.

“Diluncurkannya layanan _air freight_ Angkasa Pura Logistik ini melengkapi portofolio bisnis logistik perusahaan di mana sebelumnya portofolio bisnis logistik perusahaan mencakup bisnis _forwarder_, ekspedisi muatan pesawat udara (EMPU), _merchandise distribution center_, _total baggage solution_, dan _warehouse_. Diharapkan dengan makin lengkapnya layanan logistik perusahaan dapat meningkatkan daya saing dan bisnis perusahaan serta dapat berkontribusi terhadap peningkatan konektivitas, aksesibilitas, dan efektifitas logistik nasional,” kata Danny. (jef)

Related For Kemmbangkan Bisnis dan Konektivitas Logistik, Angkasa Pura Logistik Luncurkan Layanan _Air Freight_