Menu
KemenkopUKM: Gotong Royong Sangat Penting untuk Memulihkan UMKM dari Pandemi - Kolaborasi Kementan dan Perbankan,Jaga Ketahanan Pangan di Bangka Belitung - KemenKopUKM Dukung Inisiatif #MelajuBersamaGojek Sebagai Solusi UMKM Go-Digital - Rabithah Alawiyah Jawa Tengah Sinergi dengan KemenkopUKM dalam Pelatihan Kewirausahaan Pondok Pesantren - KemenkopUKM Apresiasi Tekad Pelaku UMKM Milenial Papua Yang Siap Sukseskan PON dengan Produk Lokal - Kembangkan Destinasi Wisata Alam Petungkriyono Melalui Koperasi dan Medsos - Membangun Jiwa Wirausaha Santri Melalui Pondok Pesantren - Selenggarakan Pelatihan, DWP Kemenkop UKM Ingin Pemahaman Perkoperasian Benar - KemenkopUKM Siap Dukung Digitalisasi Koperasi dan UKM Di Papua - MenkopUKM: Kelembagaan Koperasi Nelayan Harus Diperkuat

KNKT Dukung Pengembangan Smart Mobil Tangki untuk Mencegah Kebakaran Kendaraan yang Angkut BBM

Juli 11, 2020 | news

Jakarta:(Globalnews.id) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mendukung pengembangan Smart Mobil Tangki (Smart MT) untuk mencegah terjadinya kebakaran kendaraan yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK) yang dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga(PPN)anak usaha PT Pertamina (Persero).

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono kepada wartawan di Jakarta, Jum at (10/7) mengungkapkan, digitalisasi fungsi – fungsi yang saat ini dikembangkan oleh PT PPN sudah mengalami kemajuan dan bisa menurunkan jumlah kebakaran mobil tangki yang dioperasikannya.

Tahap awal mobil SmartMT  dipasang  empat fitur diantaranya adalah  sensor suhu pada tromol mobil tangki.” Dari uji coba sejak Maret 2019 mampu menekan terjadinya kebakaran mobil tangki. Selama uji coba tersebut, tentunya dilakukan evaluasi. Fungsi sistem digital Smart  MT cukup bagus. Meskipun masih ada kekurang sempurnakan model kotaknya” kata Soerjanto.

Untuk itu, Soerjanto mengajak PT PPN mengembangkan konsep Smart MT dengan menambah beberapa fitur  sehingga memiliki fungsi   semacam ” Black Box” yang ada di pesawat terbang” ungkapnya.

Dengan menambah fitur – fitur yang lebih lengkap, maka, selain bisa meningkatkan efisiensi biaya operasional kendaraan.
Soejanto mencontohkan fitur Driver True Sensor.” Fitur ini memiliki fungsi,hanya pengemudi yang diberi tugas yang dapat menghidupkan mobil dengan sidik jarinya dan setelah  mobil hidup hanya dia yang  bisa mengemudikannya,” terang Soerjanto.

Fitur lainnya adalah, Driver Behavior Sensor.Fitur ini merekam tingkah laku pengemudi. ” Apa yang dilakukan pengemudi,selama mengoperasikan mobil dapat diketahui,” ungkap Soerjanto.
Dengan melengkapi fitur – fitur yang mendukung, Soerjanto yakin, digitalisasi pada Smart MT dapat mengatasi masalah secara komprehensif. ” Jika pilot proyek ini berhasil, akan dikembangkan untuk mida transportasi lainnya seperti bus,truk, bahkan kapal laut,” ujar Soerjanto optimis.

PT PPN telah mengembangkan mobil SmartMT sejak tahun 2019 untuk mengurangi kecelakaan kebakaran mobil tangki pengangkut BBM dan BBK.
Pada tahap awal,sebanyak 90 mobil dilengkapi fitur – fitur digital dan mampu menurunkan kecelakaan kebakaran.
Mobil SmartMT akan terus disempurnakan dengan 15 fitur yang dioperasikan secara digital.

Ke 15 fitur yang akan dipasang di mobil SmartMT yaitu; Overhead Thermal Sensor,  Safety Induction Voice ,  Driver True Sensor,  Driver Behavior Sensor, Fuel Consumption Sensor, Tire Pressure Sensor, Brake Pressure Sensor,  Product Level Sensor, Pneumatic Seal sensor & EDR/ Blackbox,  Auto Route Navatigate,  Auto Maintenance System, Electronics Sensor System,  Legality Sensor System, Safety Distance & CCTV Sensor, dan Face Fatigue Sensor.(jef)

Related For KNKT Dukung Pengembangan Smart Mobil Tangki untuk Mencegah Kebakaran Kendaraan yang Angkut BBM