Global News Indonesia
Menu
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo Ajak Mahasiswa Indonesia Di Australia Membangun Desa - KEK Mandalika Akan Jadi Trigger Perekonomian NTB - BI : Melemahnya Rupiah Masih dalam Batas Wajar - BRI Kerja Sama Srategis dengan UGM dan UNAIR, Sediakan Layanan Perbankan, Corporate Card dan Student Loan Briguna Pendidikan - Meski Sudah ada 2 Capres, Konvensi Capres SOLUSI UI Berlanjut Hingga Agustus 2018 - Kagum Proyek Padat Karya Tunai, Ini Pesan Jokowi ke Mendes - Kemenkop dan UKM Apresiasi Perusahaan yang Dirikan Koperasi - Kualitas SDM Satgas Pengawas Jadi Tolak Ukur Peningkatan Kinerja Koperasi - Triwulan I 2018, DPK BTN Melesat 23,54% - Koperasi diminta Terapkan Prinsip Keuangan Bertanggung Jawab

LSP Koperasi Baru Ada Lima, Mestinya Ada di Setiap Provinsi

April 4, 2017 | koperasi dan ukm
Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS

JAKARTA: (Globalnews.id)- Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan setiap provinsi akan berdiri Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk mempercepat sertifikasi pengurus koperasi. Sesuai dengan ketentuan, pengurus dan pengelola koperasi, khususnya koperasi simpan pinjam, harus bekerja berdasarkan standar kompetensi.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM)  kemenkop dan UKM, Prakoso BS mengatakan, saat ini hanya ada lima LSP di Indonesia, yakni di Jawa Tengah, Jakarta, dan Jawa Timur. Padahal, pengurus dan pengelola koperasi yang harus disertifikasi jumlahnya ratusan ribu orang. Jika hanya mengandalkan lima LSP yang ada, peningkatan standar kompetensi pengurus koperasi akan sangat lama.

“Karena itu, kami sudah mengirimkan surat ke semua provinsi agar mendirikan LSP serta mendorong pihak swasta memberi perhatian terhadap kebutuhan LSP di Indonesia,” kata Prakoso di Jakarta, Selasa, 4 April 2017.

Dia mengemukakan, Kemenkop dan UKM akan membantu upaya percepatan pendirian LSP. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk pemberian izin terhadap pendirian LSP.

Ketentuan sertifikasi pengurus dan pengelola operasi tertuang dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 19 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi.

Hal ini juga diatur dalam draf revisi UU No. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Ke depan, ditargetkan semua koperasi dari semua jenis koperasi harus memenuhi standar kompetensi.(jef)

 

Related For LSP Koperasi Baru Ada Lima, Mestinya Ada di Setiap Provinsi