Menu
Seminar virtual PWI Jaya: Menatap New Media di Era Pandemi - MenkopUKM Melepas Ekspor Perdana Lidi Nipah ke Nepal dan Lada ke Jepang - Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga di Masa Krisis - Pelaku UMKM Mulai Merasakan Manfaat Program PEN - Transaksi Kartu Kredit BNI Syariah Wajib Pakai Pin - Stok Darah Menipis, PMI Ajak Donor Darah sesuai Protokol Kesehatan Aman - Band Kotak Siap ' All Out' dalam konser Penggalangan Dana bagi 1000 Pekerja Seni Terdampak Covid-19 - HUT BNI, Pegawai dan Serikat Pekerja BNI Membagikan 146.000 Paket Sembako - MenKopUKM Ingin KSPPS BMT BUS Rembang Fokus Garap Sektor Pertanian dan Kelautan - MenKopUKM Dorong KSPPS Fastabiq Khoiro Ummah Pati Naik Kelas Ke Level Nasional

Mahasiswa Harusnya Jadi Garda Terdepan Tumbuhnya Entrepreneurship

Maret 1, 2020 | koperasi dan ukm

BANDUNG:(GLOBALNEWS.ID)- Mahasiswa dianggap lebih memiliki previlege dibandingkan dengan kelompok masyarakat lain, karena mahasiswa memiliki akses pengetahuan, skill, dan sumberdaya. “Sehingga, mereka dianggap memiliki tingkat literasi yang lebih baik dibanding sebagian kelompok masyarakat lainnya”, ucap Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto, ada acara seminar “Revolution 4.0 What’s to Prepare for Cooperative Entrepreneur” dalam rangka ITB Cooperative Day 2020 yang diselenggarakan di Kampus Institut Teknologi Bandung, Sabtu (29/2).

Untuk itu, lanjut Rulli, entrepreneurhip di kalangan mahasiswa harusnya bisa menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lain. Antara lain, dengan mendorong kewirausahaan mahasiswa pada jenis bisnis yang memiliki leverage factor atau daya ungkit bagi entitas lain seperti UMKM dan memiliki nilai tambah tinggi seperti produk produk inovatif.

“Dalam kaitan itu, diharapkan keberadaan koperasi mahasiswa bisa membantu untuk membangun dan menumbuhkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa”, tandas Rulli.

Apalagi, di era digital saat ini koperasi mahasiswa harus didorong tidak lagi hanya dalam tatanan pengelolaan usaha, tetapi juga bisa menjadi inkubasi bisnis atau hub bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan bisnis.

“Koperasi mahasiswa tidak lagi hanya berorientasi managerial, tetapi juga berorientasi kewirausahaan atau entrepreneurship oriented dan tidak lagi hanya sekedar melayani anggota tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha kepada anggota”, papar Rulli.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Institut ITB Prof Dr-ing Ir Widjaja Martokusumo mengatakan bahwa pihak rektorat mendukung acara Cooperative Day yang sudah menjadi perhelatan rutin dua tahun sekali.”Saya berharap seminar ini bisa menjadi ajang diskusi membahas koperasi dan bisa menjawab what, why, dan how, terkait koperasi agar koperasi bisa lebih dipahami dan dikembangkan terutama di kalangan mahasiswa dan anak muda”, ulas Widjaja.

Selain Deputi Kelembagaan Koperasi yang mewakili Menteri Koperasi dan UKM, serta Sekretaris Institut ITB yang mewakili Rektor ITB, seminar ini juga dihadiri oleh Wakil Dinas Koperasi dan UKM provinsi Jawa Barat, Direktur Kemahasiswaan ITB, Kepala Biro Komunikasi dan Humas ITB, Ketua dan pengurus Koperasi Kesejahteraan Mahasiswa ITB serta para pembicara antara lain Abis Saadah (CEO dan Co-founder InnoCircle Initiative), Abdur Rochman (Owner Sans.co, Cafe dan Coworking space) dan Chandra Purnomo (CMO Nectico).(jef)

Related For Mahasiswa Harusnya Jadi Garda Terdepan Tumbuhnya Entrepreneurship