Global News Indonesia
Menu
BNI Dukung Program Wirausaha bagi Pensiunan Peserta Taspen - Gerakan Koperasi Pertanyakan Soal Dekopin , Pembahasan RUU Koperasi Segera Dirampungkan - Barisan Prabowo Sandi: Melalui Pemilu Inginkan Perubahan, Kebijakan ke Depan Harus Berpihak pada Rakyat - Kemenkop dan UKM Diharapkan Fokus Pada Upaya Reformasi Total Koperasi - Kemenkop dan UKM Berharap Kemitraan dengan India mampu perkuat eksistensi UMKM Hadapi Revolusi Industri 4.0 - Jadi Entrepreneur Jangan Mudah Menyerah - Peroleh SMM ISO 9001:2015, Kini RTGS, Remitansi, dan Garansi Bank BNI Berstandar Dunia - 3,9 Juta Pelaku UMKM Nikmati KUR BRI Senilai Rp.80,2 Triliun di 2018 - Sukses Salurkan Rp 7,3 Triliun di 2018, BNI Kembali Salurkan Bansos PKH Non Tunai Tahun 2019 - Capai Pertumbuhan Remitansi Dua Digit Pada 2018, BNI Jadi Pioneer Go Live SWIFT GPI di Indonesia

Manfaatkan Teknologi Blockchain, BNI Tingkatkan  Bisnis Trade Finance dan Remittance

Mei 12, 2018 | ekbis


JAKARTA: (Globalnews.id)- Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan kinerja bisnis perbankan untuk produk trade finance dan remittance. Saat ini BNI merupakan perbankan pertama di Indonesia yang akan menerapkan teknologi blockchain.

Keseriusan BNI dalam pemanfaatan teknologi blockchain ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman  (MoU) antara Direktur Tresuri dan Internasional Rico Rizal Budidarmo dengan Chief Executive Officer (CEO) PT Adamobile Solutions Networks Adam Suherman di Jakarta, Jumat (11 Mei 2018). Turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut Duta Besar RI Untuk China Djauhari Oratmangun, dan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI Dadang Setiabudi.

Rico Rizal Budidarmo menuturkan, teknologi blockchain merupakan teknologi yang menggunakan konsep distributed ledger yang memungkinkan data terdistribusi pada setiap titik yang terhubung di dalamnya dengan efisien dan akuntabel, sehingga semua pihak yang termasuk anggota blockchain dapat melakukan pertukaran data secara real time. Teknologi blockchain menjadi salah satu solusi tepat yang dapat diterapkan pada industri perbankan

“Penggunaan blockchain pada transaksi trade finance dapat memberikan kemudahan berupa akses dan validasi dokumen yang dapat dilakukan secara real time melalui sistem yang terintegrasi antar anggotanya. Sedangkan untuk transaksi remittance diantaranya untuk pertukaran data secara real time dan aman karena data telah terenkripsi ke seluruh anggota blockchain. Diharapkan teknologi blockchain ini dapat meningkatkan transaksi dan pendapatan BNI secara signifikan, khususnya pada transaksi trade finance dan remittance serta menjadi solusi perbankan di tengah persaingan era digital,” ujar Rico.

Pada tahun 2017, volume bisnis trade BNI sebesar USD 40 miliar atau tumbuh sebesar 25% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan volume bisnis remittance BNI sebesar USD 74 miliar atau tumbuh sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan pencapaian tersebut, BNI berkomitmen untuk terus mengembangkan produk perbankan ke arah digital dengan menggandeng perusahaan fintech untuk memberikan solusi dan kemudahan transaksi bagi seluruh nasabah BNI. PT Adamobile Solutions Networks sendiri merupakan salah satu perusahaan financial technology (fintech) dengan spesialisasi teknologi blockchain.(jef)

Related For Manfaatkan Teknologi Blockchain, BNI Tingkatkan  Bisnis Trade Finance dan Remittance