Global News Indonesia
Menu
BNI Dukung Program Wirausaha bagi Pensiunan Peserta Taspen - Gerakan Koperasi Pertanyakan Soal Dekopin , Pembahasan RUU Koperasi Segera Dirampungkan - Barisan Prabowo Sandi: Melalui Pemilu Inginkan Perubahan, Kebijakan ke Depan Harus Berpihak pada Rakyat - Kemenkop dan UKM Diharapkan Fokus Pada Upaya Reformasi Total Koperasi - Kemenkop dan UKM Berharap Kemitraan dengan India mampu perkuat eksistensi UMKM Hadapi Revolusi Industri 4.0 - Jadi Entrepreneur Jangan Mudah Menyerah - Peroleh SMM ISO 9001:2015, Kini RTGS, Remitansi, dan Garansi Bank BNI Berstandar Dunia - 3,9 Juta Pelaku UMKM Nikmati KUR BRI Senilai Rp.80,2 Triliun di 2018 - Sukses Salurkan Rp 7,3 Triliun di 2018, BNI Kembali Salurkan Bansos PKH Non Tunai Tahun 2019 - Capai Pertumbuhan Remitansi Dua Digit Pada 2018, BNI Jadi Pioneer Go Live SWIFT GPI di Indonesia

MARI Targetkan Dominasi Pasar Radio Musik dan Hiburan

Agustus 4, 2017 | ekbis

Adrian Syarkawie, President Director MARI dalam jumpa pers di Jakarta Jum’at

JAKARTA:(Globalnews.id)-Setelah melakukan beberapa aksi korporat pada awal tahun 2017, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) menargetkan perluasan market share hingga 65%. MARI yang semula mengelola brand radio-radio ternama, JAK 101 fm (Jakarta), GEN 98.7 fm (Jakarta) dan GEN 103.1 fm (Surabaya) terus mengembangkan sayap bisnisnya.

Pada kuartal kedua tahun 2017, MARI melakukan pengambilalihan hak atas saham dari sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang siaran radio di Jakarta. Perusahaan-perusahaan yang dimaksud adalah PT Radio Merpati Darmawangsa (Radio HOT FM) dengan kepemilikan sebesar 99,99%, PT Radio Kirana Insan Suara (Radio KIS FM), PT Radio Mustang Utama (Radio Mustang FM) dan PT Radio Ramako Djaja Raya (Radio Lite FM) dengan kepemilikan masing-masing sebesar 70%.

Tak hanya itu, MARI juga memiliki penyertaan modal sebesar 20,8% pada PT Radionet Cipta Karya yang membawahi unit usaha Prambors FM, Delta FM dan Female Radio.

“Dengan bergabungnya seluruh radio tersebut, kini MARI berhasil menguasai market share sebesar 49% di Jakarta.”, ujar Adrian Syarkawie, President Director MARI. Adrian juga menjelaskan bahwa keputusan untuk menggabungkan tiga radio yang sudah memiliki pasar pendengar tersendiri tersebut dinilai tepat demi memperkuat citra MARI sebagai grup radio nomor satu di tanah air.

“Sesuai dengan target pasar pendengar radio-radio kami di kalangan anak muda, sementara saat ini merupakan era generasi millenials atau generation of Z, maka keputusan perusahaan untuk melebarkan skala bisnis dengan menggabungkan tiga radio, KIS, Mustang, dan Lite dalam grup kami adalah sebuah langkah terobosan,” lanjut Adrian.

Hal senada juga diungkapkan Natalina Sindhikara, Finance Director & Corporate Secretary PT MARI, “Dengan status sebagai radio berinovasi, seperti radio streaming pertama di tahun 2012 dan hingga kini memiliki 3,8 juta pengunduh (downloader), MARI ingin tetap terdepan dalam pertumbuhan bisnis informasi, hiburan, dan musik di udara.”

Selama ini, loyalitas pendengar radio terbentuk dari beberapa faktor, antara lain, brand radio, musik yang dimainkan dan konten yang disajikan dalam penyiaran radio tersebut sehari-hari.

Untuk itu, langkah aksi korporasi yang diambil saat ini juga dimaksudkan agar  menambah portfolio yang memperkuat basis pendengar, memberikan variasi terhadap layanan iklan terintegrasi, juga memberikan pondasi yang solid untuk perubahan pasar. MARI juga siap bersaing dengan hadirnya platform digital dan konvensional yang terintegrasi. (jef)

 

 

 

 

 

Related For MARI Targetkan Dominasi Pasar Radio Musik dan Hiburan