Global News Indonesia
Menu
Tingkatkan Kapasitas UMKM Pengrajin, Kemenkop & UKM dan Kemenperin Sinergi dengan Dekranas dan TP PKK - Kemajuan UKM Jadi Tanggung Jawab Bersama - E-Samsat Tahap II Dibuka, BNI Perluas Layanan ke 16 Provinsi - Kejar Target Rasio Elektrifikasi, BNI Salurkan Kredit ke PLN Rp 1,1 Triliun - BNI Rintis “Aku Saudagar Muda” Cetak Siswa SMK Berjiwa Bisnis - Kemenkop dan UKM bersama TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia - BNI Berikan Solusi Keuangan Menyeluruh Bagi Semen Indonesia Group - Dua Ruas Tol yang Dibiayai BNI Diresmikan - Program Perhutanan Sosial, Dukungan BNI Sentuh 2.000 an Petani Jabar - Menteri Puspayoga Ajak Lulusan Unas Jadi Pengusaha

Marketing Bagian Penting Pemasaran Produk KUKM

September 16, 2018 | koperasi dan ukm


SOLO:(Globalnews.id)- Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring menekankan bahwa marketing merupakan bagian amat penting dalam memasarkan produk hasil koperasi dan UKM. “Karena, percuma saja KUKM mampu membuat produk yang berkualitas, tapi tidak bisa dan tidak paham cara memasarkannya”, tegas Meliadi, usai menghadiri acara Gala Dinner Rakernasus Indonesia Marketing Association (IMA) 2018 di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu malam (15/9).

Menurut Meliadi, seharusnya KUKM memahami dan mengetahui pangsa pasar yang akan dibidik dari produk yang dihasilkannya. “KUKM harus membuat produk yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan orang. Cara-cara produksi dulu baru memikirkan pemasaran, sudah harus ditinggalkan bila ingin produknya laku di pasaran”, kata Meliadi.

Apalagi, lanjut Meliadi, strategi pemasaran zaman sekarang sudah memasuki babak era digital. Dimana tak ada lagi batas antara ruang dan waktu. “Bila ingin berkembang, KUKM harus sudah masuk ke ekonomi digital dalam memasarkan produknya. Bila tidak, ya siap-siap saja produknya tidak akan dikenal dan diserap pasar”, imbuh Meliadi.

Oleh karena itu, Meliadi berharap IMA di seluruh Indonesia mampu menjadi pembina bagi para pelaku KUKM dalam memasarkan produknya. Selain itu, para pelaku KUKM juga harus bisa memanfaatkan IMA yang ada di daerahnya. “IMA di daerah harus aktif turut membangun produk KUKM khas daerahnya dengan cara mengenalkan pasar secara tepat dan benar”, tandas Meliadi.

Sementara itu, dalam sambutannya, pendiri IMA sekaligus Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Hermawan Kertajaya meminta agar seluruh kepala daerah di Indonesia harus yang memiliki jiwa marketing dan enterpreneur. “Itu sesuai dengan harapan Presiden Jokowi dimana seorang kepala daerah harus mampu menjual dan memasarkan produk unggulan daerahnya”, kata Hermawan.

Hermawan pun mencontohkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo yang turut hadir dalam acara IMA tersebut. “Bupati Kulonprogo yang berjiwa marketing dan enterpreneur mampu mendongkrak kinerja produk KUKM unggulan daerahnya dengan mengusung semangat Bela dan Beli Produk Kulonprogo. Semangat Kulonprogo dalam membangun produk KUKM di daerahnya, harus dicontoh wilayah lain”, tukas Hermawan.

Hermawan mengungkapkan, Hasto Wardoyo merupakan sosok Bupati yang berjiwa marketing dan enterpreneur dengan mau menjadi Ketua IMA Chapter Kulonprogo. “Kepala daerah zaman now memang harus seperti itu. Jangan hanya sibuk mengurusi perijinan saja. Tapi juga harus mampu meningkatkan daya saing dari produk yang dihasilkan KUKM di daerahnya. Bupati zaman now harus mampu mengembangkan produk khas daerahnya agar bisa dikenal luas tidak hanya di pasar lokal”, ujar Hermawan.

Hermawan menyebutkan, salah satu tugas utama IMA adalah bisa menciptakan daya saing produk daerah agar mampu menembus pasar global. “Kita akan menyatukan antara marketing dengan enterpreneurship. Marketing tidak akan bergerak cepat kalau tidak dipadukan dengan enterpreneurship”, pungkas Hermawan.(jef)

Related For Marketing Bagian Penting Pemasaran Produk KUKM