Menu
Naik Kelas ke Bank BUKU III, BNI Syariah Kokohkan Inovasi Digital - Tumbuh 58,1 Persen, BNI Syariah Raih Laba Rp 214 Miliar di Kuartal 1 2020 - Akibat Wabah Covid dan Resesi Ekonomi , Penjualan Rokok dan Kesejahteraan Petani Tembakau Turun - DI TENGAH PANDEMI COVID-19, IMO GELAR SIDANG DEWAN LUAR BIASA SECARA VIRTUAL - Naik 50,56 Persen, ASDP Sukses Layani 45.131 Unit Truk Logistik di 9 Lintasan Penyeberangan Terpantau Nasional - Kemenkop dan UKM Perkuat Kolaborasi Memajukan KUMKM - Travel Ilegal Tak Terapkan Standar Protokol Covid -19, DPP Organda Dukung Langkah Polri dan Kemenhub - IKA ITS Sumbangkan 1.000 Paket Sembako kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk UMKM Terdampak Covid-19 - DUKUNG THE NEW NORMAL, BTN AJAK PENGEMBANG BANGUN RUMAH RAKYAT - MONITORING TRANSPORTASI LAUT JELANG LEBARAN 2020, PELABUHAN DI BALIKPAPAN AMAN DAN TERKENDALI

Menkop dan UKM Luncurkan Pelatihan e-Learning Bagi SDM KUMKM

April 30, 2020 | koperasi dan ukm

JAKARTA:(GLOBALNEWS.ID)- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki secara resmi meluncurkan pelatihan e-Learning SDM KUMKM di Jakarta, Kamis (30/4). 

“Kami mempersiapkan pelatihan kewirausahaan, manajemen koperasi, kejuruan (vocational) dan standarisasi secara online di masa pandemi Covid-19,” ungkap Menkop, dalam sambutannya secara live streaming.

Teten menambahkan, pelatihan online itu diisi dengan pengantar dari tutor dan motivator yang kompeten dengan berkonsep one stop service yang dapat diakses melalui website edukukm.id. 

“Pelatihan ini dilengkapi dengan quiz sebagai indeks pengujian akhir, agar peserta dapat memperoleh Surat Keterangan online untuk dapat digunakan pada fasilitas lanjutan di Kementerian Koperasi dan UKM,” jelas MenkopUKM Teten.

Untuk tahap pertama pelatihan online, materi yang akan diberikan kepada KUMKM meliputi kewirausahaan, kejuruan (vocational) dan standarisasi. Antara lain, pembuatan alat pelindung diri (APD) dengan standar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Kemudian, pelatihan pemasaran berbasis e-Learning, pelatihan kompetensi berbasis e-Learning, peluang menjadi wirausaha di sektor pengadaan barang/jasa pemerintah, hingga pelatihan penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Digital (Lamikro). 

“Setelah pelatihan, akan ditindaklanjuti dengan mencoba menghubungkan dengan akses pasar. Tentunya dengan mekanisme yang sudah ditentukan,” tandas Teten seraya berharap pelayanan pendidikan dan pelatihan bagi koperasi dan UMKM menjadi semakin mudah diakses, murah, nyaman, dan berkualitas.

Deputi Bidang Pengembangan SDM, Kemenkop dan UKM Arif Rahman Hakim mengatakan gagasan pelatihan online ini bukan hanya dalam rangka merespon situasi Covid-19, namun sudah menjadi tupoksi kementerian untuk mengadakan pelatihan secara rutin dari tahun ke tahun. 

Oleh karena itu, lanjut Arif, peserta pelatihan online ini tidak hanya menyasar daerah yang masuk dalam daftar zona merah, namun bersifat menyeluruh, asalkan memenuhi syarat utama, yakni memiliki usaha. 

“Tentu yang di zona merah nanti bisa kita prioritaskan. Tapi untuk saat ini kita tidak melakukan penggolongan prioritas terlebih dahulu,” papar Arif.(jef)

Related For Menkop dan UKM Luncurkan Pelatihan e-Learning Bagi SDM KUMKM