Menu
Mulai Deddy Corbuzier sampai Boy William ajak Publik Ikut Gerakan #MaskerKainUntukSemua - BNI Hi Movers Ajak Masyarakat Antarkan Semangat - Dukung Penanganan Covid-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi Melalui Bank DKI Peduli - BNI Syariah Catat Transaksi Mobile Banking Selama COVID-19 Naik Signifikan - LPDB-KUMKM Beri Pinjaman Rp50 M Bantu UMKM Mitra Kospin Jasa di Masa Pandemi Corona - Kemenkop dan UKM Ajak KUMKM Indonesia Produksi Masker Kain - Berharap Warga DKI dan Daerah Lain Segera Hidup Normal dan Sehat,DRD DKI Dukung Kebijakan Gubernur Anies Berlakukan PSBB di Jakarta - Kemenkop dan UKM Lakukan Pelantikan Pejabat Sesuai Protokol Covid-19 - Pemulihan Ekonomi Nasional Sangat Bergantung Pada Keberhasilan Pencegahan Covid 19 - Laba Bersih BNI Februari 2020 Meningkat 22,3% Jadi Rp 2,58 Triliun

Menkop dan UKM Dukung Banten sebagai Sentra Buah-Buahan Tropis

Februari 1, 2020 | koperasi dan ukm

TANGERANG SELATAN: (GLOBALNEWS.ID)-Secara agronomi, Banten cocok untuk memproduksi buah-buahan. Terbukti banyak durian, manggis, pisang, jengkol dan rambutan yang menjadi produk unggulan. Tinggal perlu memodernisasi penanamannya dengan skala ekonomi.

“Saya setuju dengan pak gubernur yang akan menjadikan Banten sebagai sentra buah-buahan tropis, Pak Wahidin juga sudah menyiapkan ribuan hektar lahan, tinggal saya menyiapkan mitra, marketing dan offtkernya,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada acara yang bertajuk ‘Festival Durian Banten’, di Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang Selatan, Sabtu (1/2/2020).

Usai acara, Teten Masduki beserta Gubernur Banten Wahidin Halim dan rombongan berkeliling meninjau lokasi festival dan pameran durian beserta produk-produk pertanian lainnya. Menurutnya, durian Si Bintang dari Pandeglang dan durian WH merupakan pasangan jenis durian yang sangat cocok untuk bisa bersaing dengan produk durian dari Malaysia musang king maupun black stone.

“Rasa, tekstur, warna kuning menyala, rasa manisnya cukup dan sedikit alchoholic, bentuknya juga sangat bagus, jadi kita lebih tepat mengembangkan jenis itu,” pinta Teten.

Untuk proses prospek pemasaran sangat bagus, karena Tiongkok sedang hobi makan durian. Masyarakat dalam negeri juga sangat banyak yang hobi makan durian.

Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, tahun ini akan memprioritaskan produk pertanian, karena pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan sudah dilakukan. Varitas durian di Banten sangat bagus, sementara kebutuhan durian saat ini juga sangat banyak.

“Itulah mengapa acara festival durian kita gelar di sini, masuk wilayah perkotaan, biar masyarakat tahu bahwa Banten juga punya duian yang kualitasnya bagus,” jelas Wahidin Halim.

Selain durian, Banten juga memiliki produk pertanian manggis, gula aren, melinjo, kelapa yang sudah diekspor. Kelapa Pandeglang kualitasnya lebih bagus dan lebih legit. Banten, imbuhnya, juga terkenal sebagai produsen jengkol dan padi gogo.

“Ke depan Banten ga mau kalah, Banten harus tampil bahwa Banten memiliki produk-produk berkualitas, Banten jagonya hasil tani, Banten adalah penghasil Duren berkualitas,” paparnya.

Wahidin juga mengatakan, Banten juga memiliki brand kopi WH yang rasanya kental dan sangat enak. Dalam waktu dekat siap bersaing dengan kopi-kopi dari daerah lain.(jef)

Related For Menkop dan UKM Dukung Banten sebagai Sentra Buah-Buahan Tropis