Menu
Kemmbangkan Bisnis dan Konektivitas Logistik, Angkasa Pura Logistik Luncurkan Layanan _Air Freight_ - Kemenkop dan UKM Kembali Lakukan Rapid Test Covid-19 bagi ASN untuk Pastikan Kondisi Terakhir Menuju New Normal - BAKTI Kominfo Siapkan 2.000 Titik Akses Internet Hadapi New Normal - PWI Jaya dan BAKTI Kominfo Selenggarakan Webinar Terkait Akses Internet di Tengah Pendemik - BNI Syariah Salurkan Bantuan terkait COVID-19 ke RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur - Pemerintah Alokasikan Rp4,967 triliun tambahan subsidi bunga untuk Relaksasi KUR bagi UMKM Terdampak COVID-19 - Lagi, Mitratel Sediakan 125.000 Porsi Makanan Gratis Hingga Akhir Tahun 2020 - Menkop dan UKM Teten Masduki Optinis Masih Ada Peluang Bagi UMKM di Tengah Covid-19 - Kemenkop-UKM Apresiasi Langkah OJK Tinjau Ulang Indikasi Penyimpangan oleh Koperasi - Kemenkop dan UKM Gandeng BUMN Pangan Perluas Program Warung Tetangga

Menkop dan UKM Puspayoga Bersilaturahmi dengan Pengurus Koperasi Besar

Februari 4, 2019 | koperasi dan ukm

DENPASAR: (Globalnews.id)- Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersilaturahmi dengan 16 pengurus koperasi besar, di rumah kediaman di Denpasar Bali. Menteri mengatakan silahturahmi sangat penting dan merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia. “NKRI dibentuk lewat silaturahmi oleh para pendiri bangsa. Kalau tidak ada silaturahmi tidak ada NKRI,” kata Menteri Senin (4/2) di Denpasar, Bali.

Menteri mengatakan tahun 1945, lebih dari 90 persen penduduk Indonesia adalah muslim. Jika pada saat itu tokoh-tokoh bangsa mau mendirikan negara Islam, sangat mungkin terjadi. Namun lewat silaturahmi para tokoh bangsa yang mayoritas Islam mengajak Hindu, Kristen, Buddha membentuk NKRI berdasarkan Pancasila. Atas dasar Pancasila, semua suku dan agama di Indonesia dapat hidup berdampingan dengan nyaman.

“Saya beragama Hindu menjadi menteri tidak ada yang protes, banyak Kristen jadi menteri juga tidak ada yang protes, begitu juga agama lain,” tegas Puspayoga. Menurutnya Provinsi Bali yang mayoritas Hindu bisa mencontoh rumah besar Indonesia dan tetap mempertahankan kenyamanan semua orang yang hadir di Bali.

Menteri mengatakan koperasi merupakan gerakan ekonomi besar harus mempertahankan Pancasila dan NKRI. Koperasi hadir untuk menetralisir monopoli. Itu sebabnya, Menteri menegaskan, Presiden Jokowi empat tahun lalu meminta dilakukan Reformasi Total Koperasi. Reformasi Total Koperasi menjadi prioritas agar koperasi tidak hanya sekedar ada tapi berkualitas dan mampu berkontribusi makin besar bagi perekonomian nasional. “Masih banyak yang akan dilakukan dan kami meminta masukan apa yang perlu diperbaiki ke depan,” kata Puspayoga.

Para pengurus koperasi dalam silaturahmi tersebut sepakat bahwa perlu kebersamaan untuk membangun koperasi di Indonesia. Koperasi juga siap berkolaborasi untuk membangun usaha bersama dalam berbagai bidang.

Ketua Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia Kamarudin Batubara mengatakan budaya Indonesia dalam bentuk kerja sama dan gotong royong adalah wujud koperasi. Nilai budaya ini harus dibangun kembali dan terus dibangun dan menjadi sebuah gerakan bersama. “Koperasi harus menjadi kebanggaan nasional,” kata Kamarudin. (jef)

Related For Menkop dan UKM Puspayoga Bersilaturahmi dengan Pengurus Koperasi Besar