Global News Indonesia
Menu
UMKM Perlu Branding yang Berkelanjutan dan Masif - BNI Tennis Open 2019 Siap Dimulai, Ajang Pemanasan Pemain Pelatnas Sebelum Sea Games Manila - KEJAR PSAK 71, BTN PERTEBAL PEMBENTUKAN CKPN - Menkop dan UKM Teten Masduki Ungkap Lima Masalah yng Sering Hambat Perkembangan UMKM - Kemenkop dan UKM Siap Dampingi Tasik Menjadi Kota Industri Kreatif UMKM - Ponpres Dinilai Strategis untuk Bangun ekonomi Umat - 2020 Suku Bunga KUR Turun Jadi 6 Persen, Plafon Kredit Naik Jadi Rp 190 Triliun - Koperasi Wadah Tepat Bentengi Perekonomian Nasional dari Kapitalisme - Anggaran UMKM 18 K/L Bakal Dikonsolidasikan ke Kemenkop dan UKM - Menkop dan UKM Sebut Sektor KUKM Diintegrasikan dalam Omnibus Law Penciptaan Lapangan Kerja

Menkop dan UKM Sebut Revolusi Industri 4.0 Buka Peluang Siapapun Jadi Pengusaha

September 21, 2019 | koperasi dan ukm

DENPASAR:(GLOBALNEWS.ID)- Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menyebut era revolusi industri 4.0 membuka peluang bagi siapapun untuk menjadi pengusaha dan membuka lapangan kerja baru yang lebih luas.

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga di Kampus IKIP PGRI di Denpasar, Bali, mengatakan revolusi industri 4.0 tidak boleh diabaikan namun harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk mencapai kesejahteraan bersama.

“Dengan revolusi industri 4.0 semua bisa jadi pengusaha. Dengan revolusi industri 4.0 memudahkan masyarakat, mau dagang pakai hp, belanja pake hp,” katanya.

Ia mengatakan sebelum era ini, misalnya untuk menjadi pengusaha hotel tidak sederhana karena harus memiliki aset dan properti hotel yang besar investasinya.

“Dulu mau jadi pengusaha hotel harus punya hotel, sekarang enggak perlu, cukup aplikasi. Pengusaha rental mobil pun demikian, sekarang cukup dengan handphone. Itulah namanya revolusi industri 4.0,” katanya.

Terlebih, ia kemudian menekankan, generasi milenial saat ini merupakan kaum yang sudah sangat melek teknologi sehingga potensi mereka untuk memanfaatkan era revolusi industri 4.0 sangat besar.

“Anak milenial bisa melihat potensi dengan lebih jeli. Anak saya sendiri pernah jualan baju online. Sekarang memilih mau jadi tukang cukur,” kata Puspayoga.

Pada kesempatan itu, diselenggarakan Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan IKIP PGRI Bali di Denpasar 19-21 September 2019.


Sejumlah kegiatan yang digelar pada kesempatan itu di antaranya Sosialisasi dan Bimtek Dana Bergulir LPDB KUMKM, Sosialisasi dan Pemberkasan Sertifikasi Hak Cipta Produk, Pelatihan Penilaian Kesehatan Koperasi, Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi bagi Koperasi, Sosialisasi Pola Kemitraan Usaha Rantai Nilai, Pelatihan Technopreneur, Pelatihan Kewirausahaan Digital Entrepreneur bagi Pemuda dan Mahasiswa, dan Pelatihan Vocational Berbasis E-Commerce.

Dalam acara tersebut, Puspayoga mengundang pakar marketing Hermawan Kartajaya dan Duta Koperasi Indonesia Dewi Motik Pramono untuk juga memberikan motivasi kepada ratusan hadirin yang sebagian besar pemuda dan mahasiswa asal Bali.

Sebelumnya, Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta,SH,M.Hum. pada kesempatan yang sama mengatakan banyak mahasiswa di kampusnya yang memiliki prestasi di berbagai bidang termasuk meraih medali emas dalam ajang olahraga Asian Games dan sederet prestasi lain.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi penyelenggaraan sinergi program yang diharapkan bisa melahirkan lebih banyak wirausaha baru dan SDM potensial dari Provinsi Bali.

Pada acara itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Menteri Koperasi dan UKM dengan Rektor IKIP PGRI Bali tentang Pengembangan Kewirausahaan di Kalangan Mahasiswa.(jef)

Related For Menkop dan UKM Sebut Revolusi Industri 4.0 Buka Peluang Siapapun Jadi Pengusaha